Minggu, 16 Desember 2018 09:42:20 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 107
Total pengunjung : 450935
Hits hari ini : 789
Total hits : 4153974
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Tidur Samping Smartphone Bikin Otak Jadi Pikun
Senin, 07 Maret 2016 15:12:43
Tidur Samping Smartphone Bikin Otak Jadi Pikun

Surabaya - Tidur berdekatan dengan smartphone bisa merusak otak manusia. Mitos itu telah lama bergulir, namun penelitian untuk membuktikannya masih terus dilancarkan.

Satu hal yang pasti, kilau biru [blue light] dari semua layar perangkat elektronik -termasuk smartphone- akan mengganggu kualitas tidur sehingga otak tidak bisa beristirahat maksimal.

Padahal, menurut peneliti dari University of Rochester dan Massachusetts Institute of Technology [MIT] dalam laporan yang dirangkum Quartz dan dihimpun KompasTekno, Senin 7 Maret 2016, kualitas tidur penting buat menjaga kinerja otak.

Organ di kepala ini butuh istirahat sekitar 6-8 jam per hari. Kalau kurang, bakal ada penumpukan neurotoksin bernama "beta-amyloid" di otak. Senyawa beracun ini ditemukan di penderita gangguan otak seperti demensia dan alzheimer.

Demensia adalah istilah yang merujuk pada penurunan fungsional dalam berpikir dan bekerja sehari-hari. Adapun alzheimer merupakan salah satu jenis demensia. Gejala awalnya adalah penurunan daya ingat alias menjadi pikun.

Pendek kata, tidur berdekatan dengan smartphone yang menghasilkan blue light bisa mengganggu kualitas istirahat. Pada gilirannya, kekurangan istirahat bisa memicu gangguan otak seperti tersebut di atas.

Pencegahannya sederhana saja, yakni smartphone mesti dijauhkan dari tubuh saat sedang tidur. Seberapa jauh? Para peneliti belum begitu yakin. Yang pasti, mereka mengajurkan agar tidak meletakkan ponsel di samping kepala.

kmp/red/mwp

dilihat : 1703 kali



   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution