Senin, 16 Juli 2018 02:15:35 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 182
Total pengunjung : 405925
Hits hari ini : 3142
Total hits : 3698966
Pengunjung Online : 8
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Manfaat Kunjungan Orang Tercinta bagi Penderita Alzheimer
Minggu, 03 Januari 2016 13:16:54
Manfaat Kunjungan Orang Tercinta bagi Penderita Alzheimer

Surabaya - Alzheimer Society menyatakan kunjungan keluarga terhadap penderita alzheimer atau demensia dapat merangsang rasa bahagia, nyaman, dan aman. Dalam kondisi itu, seseorang dengan demensia masih bisa membangun memori emosional.

Lembaga amal untuk demensia itu mengatakan, menghabiskan waktu dengan orang yang dicintai oleh demensia penting, walaupun mereka gagal mengenali wajah teman-teman atau keluarganya. Sebuah survei menemukan bahwa 42 persen publik berpikir bahwa tidak ada gunanya menjaga kontak dengan seseorang yang terkena demensia.

Dalam sebuah survei terpisah oleh badan amal terhadap 300 orang yang terkena demensia, lebih dari setengah mengatakan mereka tidak lagi mengambil bagian dalam kegiatan sosial. Sebanyak 64 persen dari mereka menyatakan bahwa mereka terisolasi setelah didiagnosis. Hidup mereka menjadi suram dan kesepian.

Jeremy Hughes, kepala eksekutif Alzheimer Society mengatakan, Tahun Baru dapat menjadi waktu yang suram dan kesepian bagi orang-orang dengan demensia. "Dan wali mereka sangat penting bagi penderita demensia agar merasa terhubung sepanjang tahun," ujarnya dikutip dari BBC.

"Mengeluarkan waktu dengan orang yang dicintai dan mengambil bagian dalam kegiatan yang berarti, dapat memiliki dampak yang kuat dan positif. Bahkan jika mereka tidak ingat acara itu sendiri," ujar Jeremy. "Kami mendesak orang untuk berhubungan dengan kami dan mengetahui bagaimana kami dapat membantu Anda tetap terhubung."

Harapan agar kontak tersebut terjalin sebenarnya ada. Sebuah survei terhadap lebih dari 4.000 orang menunjukkan bahwa 68 persen masih akan mengunjungi seseorang dengan demensia, meski penderita tidak lagi mengenali mereka. Namun, kehidupan orang-orang tersebut yang sibuk kerap membuat niat baik ini tak terlaksana.

Ada sekitar 850.000 orang dengan demensia di Inggris.


BBC/Tmp/red

dilihat : 1462 kali


  << Kembali   Sebelumnya >>
[1/8]

   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution