Rabu, 24 April 2019 13:14:54 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 227
Total pengunjung : 495293
Hits hari ini : 1710
Total hits : 4552761
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Terobosan Riset: Protein Ini Jadi Kunci Jinakkan Sel Kanker
Selasa, 01 September 2015 12:31:52
Terobosan Riset: Protein Ini Jadi Kunci Jinakkan Sel Kanker

Jakarta: Riset yang dilakukan ilmuwan Klinik Mayo di Florida, Amerika Serikat menjanjikan pengobatan kanker dengan cara baru. Dalam suatu percobaan, mereka berhasil membuat sel kanker payudara dan sel kandung kemih kembali jinak.

Mereka mengklaim, pengobatan itu merupakan strategi baru untuk terapi kanker. Memang, berbeda dengan obat kanker konvensional yang bekerja dengan cara membunuh sel kanker.

Seperti ditulis dailymail.co.uk edisi 24 Agustus 2015, teknik baru itu bertujuan melucuti dan membuat sel kanker tidak berbahaya. Terobosan ini berfokus pada protein bernama PLEKHA7 yang membantu sel yang masih sehat menggumpal.

Tim peneliti Klinik Mayo menunjukkan protein itu akan hilang atau rusak dalam berbagai kanker. Ketika hal ini terjadi, instruksi kunci genetika dari sel akan menggumpal dan mereka jadi bersifat kanker.

Mereka mampu mengatur ulang instruksi untuk mematikan sel kanker. Penelitian dalam sampel makanan menunjukkan bahwa sel manusia yang terkena kanker kandung kemih, dapat normal kembali.

"Percobaan awal dari beberapa jenis kanker yang bersifat agresif betul-betul menjanjikan," kata Panos Anastasiadis, ketua tim peneliti yang temuannya dipublikasikan dalam jurnal Nature Cell Biology.

Riset mereka akan diaplikasikan ke sejumlah penyakit kanker, terutama kanker darah dan otak. Termasuk juga kanker paru-paru yang menjadi kanker pembunuh terbesar di Inggris dan satu dari lima kanker yang mematikan.

Sejumlah ilmuwan Inggris terpesona dengan hasit riset Klinik Mayo. “Pengetahuan penting ini memecahkan misteri biologi jangka panjang, tapi ilmuwan harus tetap maju," kata Henry Scowcroft, manajer senior di bidang informasi pengetahuan dari Cancer Research Inggris.


DAILYMAIL.CO.UK/Tempo

dilihat : 1599 kali


  << Kembali   Sebelumnya >>
[1/8]

   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution