Rabu, 21 November 2018 16:55:29 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 116
Total pengunjung : 441123
Hits hari ini : 543
Total hits : 4071868
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kalsium, Tabungan Masa Depan Tulang Anda
Jum'at, 03 Juli 2015 18:26:10
Kalsium, Tabungan Masa Depan Tulang Anda

Surabaya,pl.net - Bagi yang sering makan daging-dagingan atau minum soft drink. Hati-hati, makanan dan minuman tersebut bersifat asam pH di bawah 7 dan untuk menetralkan asam dari makanan, tubuh secara otomatis akan mengambil kalsium dari tulang. Kondisi asam yang berlebih dan berlangsung terus menerus, bisa membuat tulang keropos.

Kalsium merupakan mineral yang paling banyak ditemukan dalam tubuh manusia. Rata-rata tubuh manusia dewasa mengandung sekitar 1 kg unsur kalsium, sekitar 99% terdapat pada jaringan tulang dan gigi, sisanya ada dalam darah dan jaringan lunak. Selain sebagai pembentuk dan pelindung tubuh, tulang juga memiliki fungsi sebagai reservoar (penyimpan cadangan) kalsium dalam tubuh.

Head of Health Food Dept PT CNI Ronald Iskandar mengemukakan, bahwa kebutuhan kalsium setiap orang berbeda-beda, anak-anak membutuhkan sekitar 800 mg/hari, remaja 1.200 mg/hari, dewasa 1.000 mg/hari, ibu hamil dan menyusui 1.200 mg/hari, dan usia lanjut/menopause 1.200 mg/hari. “Apa yang terjadi jika tubuh kita kekurangan kalsium? kekurangan kalsium dalam jumlah besar akan memicu terjadinya pengeroposan tulang osteoporosis. Kalsium dalam tubuh berperan sebagai elemen kepadatan tulang. Oleh karena itu, kalsium mampu membentuk kerangka yang mampu menanggung berat badan,” jelas Ronald.

Setelah usia 20 tahun, tubuh manusia mulai mengalami kekurangan kalsium sebanyak 1% per tahun, dan terjadi penyusutan yang lebih besar di atas usia 50 tahun, sebesar 30%. Kehilangan akan mencapai 50% saat mencapai usia 70 tahun dan selanjutnya akan terus mengalami masalah kekurangan kalsium. Perusakan tulang lebih cepat daripada perbaikan tulang. Dan kepadatan tulang maksimal dibentuk pada usia 30 tahun.

Saat tubuh kekurangan kalsium, pergerakan tidak normal akan terjadi pada seluruh otot licin dan otot jantung sehinga tubuh kehilangan kelincahan, keseimbangan, gerakan, dan kemampuan koordinasi. Gerakan tubuh ditentukan oleh stimulasi otot tulang, sementara rangsangan otot tulang timbul karena peran kalsium. Jadi, jika asupan kalsium dalam tubuh tidak memadai, maka dapat terjadi nyeri pada otot tulang. Kekurangan kalsium juga dapat memicu penurunan kekebalan tubuh sehingga imunitas tubuh berkurang dan tubuh lebih mudah diserang penyakit.

Menurut data, rata-rata konsumsi kalsium orang Indonesia adalah sekitar 254 mg/hari, sedangkan rata-rata kebutuhan kalsium adalah 1.000 mg/hari. Artinya, kadar konsumsi kalsium tersebut masih sangat kurang. Untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian, bahkan dari makanan yang kaya kalsium, belumlah cukup, karena itu diperlukan tambahan dari suplemen kalsium.

Ronald menjelaskan, bahwa PT Citra Nusa Insan Cemerlang /CNI memilik produk makanan kesehatan unggulan seperti suplemen kalsium dari bahan alami yang aman di konsumsi, yaitu CNI Marine Organic Calcium MOC yang merupakan sumber kalsium alami /organik, yaitu kalsium coral yang berasal dari coral laut (hewan-hewan kecil laut) perairan kepulauan Okinawa, Jepang. Hewan ini memakan ion mineral laut dan kemudian mengeluarkannya dalam bentuk coral.

Selain alami, produk ini kaya kalsium beserta 73 mineral lainnya antara lain magnesium, fluor, besi, mangan, selenium, seng /zinc, dan lain-lain. Kalsium dalam MOC tersedia dalam partikel kecil dalam bentuk ion sehingga mudah diserap tubuh. Dalam tubuh, kalsium juga diedarkan melalui aliran darah dalam bentuk ion.

Ronald juga menambahkan dalam MOC juga dilengkapi vitamin D3 untuk membantu penyerapan kalsium. Setiap tablet MOC mengandung 200 mg kalsium dan 100 iu vitamin D3. Untuk pencegahan osteoporosis, dapat dikonsumsi 3 x 1 tablet sehari, anak-anak 2 x 1 tablet sehari, ibu hamil/menyusui/menopause 3 x 2 tablet sehari. “Nah, penuhi kebutuhan kalsium harian Anda dan mulailah ”menabung” kalsium sejak usia dini agar terhindar dari osteoporosis. Tentunya dibarengi dengan olahraga dan gaya hidup sehat, misalnya tidak merokok dan tidak minum alkohol,” kata Ronald.

Salah satu konsumen setia CNI Septina Dwiputranti F yang berasal dari Blitar mengatakan awalnya dia merasa yakin dengan kesehatan tulangnya. Di usianya yang menginjak 37 tahun, dia merasa bahwa tidak mungkin terserang osteoporosis. Apalagi dia tidak pernah merasakan keluhan apa pun pada tulang. “Di benak saya, osteoporosis pastilah diderita oleh orang lanjut usia (di atas 40 tahun). Setelah mengikuti seminar kesehatan tentang osteoporosis dan CNI Marine Organic Calcium /MOC, saya pun tersadar,” ungkapnya.

Septina menyadari bahwa osteoporosis ternyata dapat menyerang segala usia dan tiada gejala apa pun di awalnya sehingga disebut juga the silence disease. “Saya menjadi buktinya! Ketika pemeriksaan kepadatan tulang dengan alat BDM /Bone Density Meter, ternyata skor kepadatan tulang saya –2,4,” ungkapnya.

Hal itu berarti dirinya sudah terkena osteopenia /gejala awal osteoporosis. Setelah mengetahui keadaan tersebut, Septina mengonsumsi CNI Sun Chlorella 3x2, Ester-C Plus 2x2, dan MOC 2x2 tablet/ hari secara rutin. “Luar biasa! Pada pemeriksaan berikutnya kondisi kepadatan tulang saya menunjukkan peningkatan,” ujarnya senang.

Sebulan setelah pemeriksaan pertama, skor kepadatan tulang Septina -1,8 dan sebulan kemudian skornya -1,1. “Kini saya lebih optimis akan melewati hidup dengan tulang yang kuat,” yakinnya. Pr/red/mwp

dilihat : 1874 kali



   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution