Rabu, 16 Oktober 2019 21:00:39 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 3
Total pengunjung : 520144
Hits hari ini : 1165
Total hits : 5025318
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Diet Sehat Menjadi Gaya Hidup Masa Kini
Selasa, 30 Juni 2015 18:59:46
Diet Sehat Menjadi Gaya Hidup Masa Kini

Surabaya,pl.net - Slogan ”Sehat Berawal dari Perut”, tentunya mengarah pada sehatnya pencernaan. Dan salah satu pendukung penting bagi sehatnya pencernaan adalah keberadaan serat makanan. Serat memegang peranan penting karena pola makan kaya serat tidak hanya membuat merasa kenyang dan melancarkan pencernaan, tetapi juga menjadi cara ampuh untuk melawan penyakit.

Beberapa penyakit yang mungkin diakibatkan oleh kurangnya serat antara lain kolesterol tinggi atau penyakit jantung, diabetes, kanker termasuk kanker usus dan anus, hemorrhoids atau vena yang membengkak di dekat anus dan usus besar bagian bawah yang dapat berkembang ketika dipaksa mendorong atau mengejan saat BAB.

Irritable bowel syndrome /IBS seperti kram perut, kembung, ingin buang angin terus karena penuh gas, diare, dan konstipasi termasuk dalam sindrom penyakit IBS, serta masalah kesehatan lainnya seperti kegemukan/obesitas.

Pada hasil riset Institute for Health Metrics and Evaluation /IHME tahun 2013 lalu, menyatakan bahwa Indonesia berada di peringkat ke-10 tingkat kegemukan/obesitas tertinggi dunia. Kegemukan/Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Meningkatnya kasus obesitas perlu diwaspadai karena obesitas dapat menyebabkan penyakit kronis seperti jantung, stroke, diabetes melitus, hipertensi, dan osteoarthritis.

Yang lebih mengkhawatirkan, saat ini obesitas bukan lagi milik usia dewasa. Anak-anak juga sudah terkena obesitas. Bahkan persentase kasus obesitas pada anak-anak cukup tinggi, yaitu 47% dibandingkan dengan orang dewasa yang sekitar 28% selama 33 tahun terakhir. Dari masalah diatas maka banyak orang yang berlomba-lomba melakukan program diet untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal kembali. Namun, apakah diet yang dilakukan itu benar dan sehatkah bagi kesehatan.

Head of Health Food CNI Dept Ronald Iskandar mengatakan kegemukan/obesitas dapat dicegah dengan menjalankan pola hidup sehat dengan diet sehat. Lakukan olahraga secara rutin, perbanyak minum air putih minimum 8 gelas/hari, istirahat yang cukup, hindari stres, konsumsi makanan bernutrisi dan cukupi kebutuhan serat. Serat merupakan bahan makanan yang tersusun dari karbohidrat kompleks yang tidak dapat dicerna saluran pencernaan manusia, tetapi sangat dibutuhkan untuk perawatan kesehatan serta pencegahan penyakit. "Mengonsumsi makanan kaya serat akan menghindarkan kita dari masalah kesehatan termasuk obesitas, oleh karena itu lakukan diet yang sehat sehingga tercipta gaya hidup yang sehat," kata Ronald.

Selain memberikan beberapa tips pola hidup sehat dengan diet sehat, Ronald juga menambahkan CNI memiliki produk kesehatan berupa suplemen serat seperti CNI Organik Dietary Fiber Powder yaitu suplemen serat yang terbuat dari beragam tanaman hasil pertanian organik dari Montana, Amerika Serikat. Beragam jenis serat di dalamnya membuat CNI Organik Dietary Fiber Powder menjadi solusi kebutuhan serat terpenuhi.

Ronald menjelaskan suplemen serat juga dapat membantu menambah asupan serat dalam tubuh. CNI Organik Dietary Fiber Powder dapat menjadi pilihan suplemen kaya serat. Terbuat dari 20 jenis tanaman, termasuk biji-bijian, serealia, kacang-kacangan, tanaman hijau, dan buah-buahan, kandungan serat dalam CNI Organik Dietary Fiber Powder terdiri dari serat larut air dan serat tidak larut air. Kedua jenis serat ini sama pentingnya dalam menjaga kesehatan pencernaan.

Gandum, beras merah, kacang hijau, kacang merah, kedelai, chlorella, spirulina, alfalfa, nanas, apel, pisang, jeruk, wortel, merupakan beberapa sumber serat yang terkandung dalam CNI Organik Dietary Fiber Powder. Serta kandungan lainnya seperti madu sebagai sumber tenaga sekaligus pencita rasa alami, dan prebiotik oligosakarida untuk memberikan lingkungan yang baik bagi pertumbuhan bakteri menguntungkan, serta enzim untuk membantu pencernaan dan pembuangan racun.

Selain itu CNI Organik Dietary Fiber Powder memiliki manfaat dan keunggulan membersihkan sistem pencernaan /detoksifikasi dari bahan cemaran dan racun. Menjaga kesehatan saluran pencernaan dan memperlancar buang air besar sehingga terhindar dari wasir, sembelit hingga kanker usus. Mengontrol dan menurunkan kolesterol untuk mencegah penyakit jantung dan stroke. Mengatur asupan kalori sehingga mengurangi risiko diabetes melitus, serta membantu program diet untuk menurunkan berat badan.

Ronald menjelaskan CNI Organik Dietary Fiber Powder bekerja dalam lambung, usus halus, dan usus besar. Di dalam lambung, suplemen ini mengikat air dan membentuk gel yang volumenya besar tetapi kandungan energinya rendah sehingga perut akan terasa lebih kenyang. Di dalam usus halus, dia melapisi dinding usus untuk menyerap glukosa serta mengikat asam empedu sehingga memperlambat penyerapan lemak dan kolesterol. Dalam usus besar, mengikat air hingga feses menjadi berat dan volumenya semakin besar, makanan dalam usus akan cepat terproses.

"Ayo konsumsi 2 stik CNI Organik Dietary Fiber setiap hari, 1 stik sebelum sarapan pagi dan 1 stik sebelum makan malam, dapat membantu memenuhi kebutuhan serat per hari dan mencegah obesitas," ujar Ronald. Pr/red/mwp

dilihat : 1649 kali


  << Kembali   Sebelumnya >>
[1/8]

   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution