Rabu, 22 Mei 2019 12:37:28 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 241
Total pengunjung : 505079
Hits hari ini : 1538
Total hits : 4627584
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pola Tidur Pengaruhi Kemampuan Olah Raga
Selasa, 03 Februari 2015 21:03:54
Pola Tidur Pengaruhi Kemampuan Olah Raga

London,pl.net - Kemampuan olah raga setiap manusia sangat berkaitan dengan pola tidur masing-masing. Misalnya, seseorang yang biasa bangun pagi hari, kemampuannya akan memuncak pada pukul 12 siang, demikian ungkap sebuah hasil penelitian.

Penelitian yang dilakukan sekelompok ilmuwan dari Universitas Birmingham, Inggris, melibatkan 20 pemain perempuan hoki. Mereka diminta untuk berlari sejauh 20 meter dengan kurun waktu yang makin lama makin pendek. Aksi itu kemudian dilakukan dalam enam periode terpisah antara pukul 7 pagi dan 10 malam.

Hasil tes tersebut menunjukkan kemampuan para atlet memuncak pada sore hari. Namun, ketika para ilmuwan menelisik setiap orang secara lebih khusus, mereka mendapatkan hasil yang spesifik.

Atlet yang punya kebiasaan bangun tidur pagi-pagi buta, kemampuannya akan memuncak pada pukul 12 siang. Lalu, kemampuan atlet yang bangun tidur tidak terlalu pagi bakal mencapai level tertinggi sekitar pukul 4 sore.

Adapun atlet yang terbiasa tidur larut malam, performanya bakal memuncak sebelum pukul 8 malam.

"Para atlet dan pelatih akan diuntungkan jika mereka tahu kapan performa mereka mencapai taraf optimal atau sub-optimal," kata ketua tim peneliti, Dr Roland Brandstaetter, kepada BBC.

Apabila atlet mengetahui jam tubuh dengan baik, mereka dapat menyesuaikan kondisi badan saat kompetisi berlangsung pada waktu tertentu.

"Jika Anda adalah tipe orang yang terbiasa bangun tidur pagi hari dan berkompetisi pada malam hari, performa Anda akan menurun. Karena itu, Anda harus menyesuaikan waktu bangun tidur demi kompetisi tersebut," kata Dr Brandstaetter.

Jam tubuh, lanjutnya, sangat berkontribusi pada penampilan para pemain klub-klub Inggris dalam ajang Liga Champions. Pasalnya, pada kompetisi Liga Primer mereka terbiasa berlaga pukul 3 sore.

"Lalu tiba-tiba mereka tampil tidak begitu bagus dalam pertandingan Liga Champions yang diselenggarakan pada malam hari," ujarnya.

Sebaliknya, kondisi itu cocok bagi para pemain klub Spanyol yang memang terbiasa bermain pada malam hari. inlh/mwp

dilihat : 1296 kali


  << Kembali   Sebelumnya >>
[1/8]

   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution