Kamis, 27 Juni 2019 19:10:09 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 257
Total pengunjung : 517353
Hits hari ini : 2103
Total hits : 4750315
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Allah menilai baik kesetian kita
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 06 November 2011 00:16:26
Allah menilai baik kesetian kita

“Kiranya hati mereka selalu begitu, yakni takut akan Daku dan berpegang pada segala perintah-Ku, supaya baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya!” Ulangan 5 : 29

Seperti pada penyampaian yang lalu bahwa Allah menanggapi baik akan pernyataan bangsa Israel yang menyatakan kesediaan untuk melakukan segala yang dititahkan oleh Allah melalui perkataanNya kepada Musa bahwa apa yang sudah dinyatakan oleh umat Israel dinilai baik oleh Allah.
Puji Tuhan…kalau Tuhan memberikan penilaian yang baik terhadap apa yang telah kita nyatakan atau ucapkan terhadap saudara – saudara kita di dalam Tuhan.
Tuhan ingin perjalan hidup kita semakin hari semakin naik..dan semakin sempurna ( Amsal 4:18 )
Hati tetap kuat bukan sekedar saat menghadapi masalah masalah hidup..lebih penting lagi adalah hati tetapkuat dalam memelihara danmelakukan firman Tuhan.
Bisa diberi istilah “ menginvestasikan masa depan kita “ dengan berpegang pada firman Tuhan supaya dapat menikmati janji – janji Tuhan ( Ayub 42:2 )
Tidak ada rencana Allah yang gagal. Allah sanggup melakukan segala sesuatu.
Begitu indah rencana Allah bagi setiap anak – anakNya namun sering kali kita yang menjadi faktor utama rencana Allah gagal terlaksana. Bukan Allah yang menggagalkannya, kita sendirilah yang acap kali tidak merespon dengan baik apa yang Tuhan kehendaki dalam kehidupan kita.
Terhadap Allah yang mahatinggi kita seringkali mengambil sikap tidak mau diatur apalagi terhadap sesama manusia…baik terhadap gembala sidang…terhadap suami atau istri dan lain-lain.
Dari antara kita,prosesnya tidak sama antara yang satu dengan yang lainnya..tapi yang penting dalam menjalaninya: Tetap mengucap syukur.
Sama seperti perjalanan hidup Daud (1 Samuel 7: 28,34 ) tidak serta merta langsung menjadi raja.
Ia menanggapi pernyataan bangsa Israel tersebut maka Allah berkata kepada Musa bahwa apa yang sudah dinyatakan oleh umat Israel dinilai baik oleh Allah harus melewati perjalanan yang panjang dan berliku-liku.
Saudara – saudara dan orang tuanya tidak memperhatikan kesehariannya..ia dibiarkan sendirian di padang rumput menggembalakan 2-3 ekor domba saja.
Sebenarnya sebagai seorang remaja yang masih ingin bermain,pekerjaan menggembalakan domba bukanlah hal yang sangat penting.
Sebenarnya Daud bisa saja beralasan untuk meninggalkan tanggung jawab tersebut. Mungkin pengalaman Daud ini juga menjadi sesuatu yang harus saudara jalani..tahun demi tahun..bulan berganti bulan..itu-itu saja yang saudara harus lakukan dan kerjakan..dan tidak tahu sampai kapan pengalaman seperti itu akan berakhir.
Masih belum cukup dengan hal itu..datanglah ancaman singa dan beruang yang akan menerkam kambing domba yang digembalakan oleh Daud. Semuanya dihadapi dengan gagah berani oleh Daud.
Ternyata pengalaman di padang gurun adalah sebagai persiapan untuk menuju proses yang besar dan indah pada masa yang akan datang, yaitu untuk menjadi seorang raja.
Oleh sebab itu jangan remehkan proses Tuhan pada hari ini. Mari kita lihat jauh ke depan…Allah tidak merencanakan sesuatu yang membuat kita lemah dan hancur.
Allah membuat jalan kita menjadi rata. Allah menjadi tempat pengungsian yang kuat. Allah mengajar tangan kita untuk berperang ( 2 Samuel 22:33-35)
Yang penting kita berserah, berserah utuk mencapai kemenangan demi kemenangan.
Ujian hidup datang…untuk mengajar kita tetap berserah.
Daud memulai dengan setia akan hal – hal kecil dan pada akhirnya menerima kepercayaan menjadi seorang raja. Bersama dengan Allah..akan berani melompati tembok – tembok persoalan..bersama dengan Allah akan sanggup mengalahkan gerombolan – gerombolan musuh ( Mazmur 18: 30 )

Puji Tuhan ..!!

Pdt Robert J.Runtukahu
Gembala Sidang GPdI Alfa Omega
Surabaya

dilihat : 437 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution