Selasa, 16 Juli 2019 02:55:32 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520044
Hits hari ini : 205
Total hits : 4808111
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Castro Tuding Amerika Ingin Rebut Minyak Libya






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 23 Februari 2011 12:39:08
Castro Tuding Amerika Ingin Rebut Minyak Libya
TEMPO Interaktif, Havana -HAVANA-Kuba dan Nikaragua agaknya memilih membela pemimpin Libya Muammar Qadhafi. Fidel Castro, pagi tadi mengklaim bahwa Washington berencana memerintahkan suatu invasi NATO ke Libya untuk mencaplok minyaknya.

“Buat saya, ini sangatlah jelas bahwa pemerintahan Amerika Serikat tidak tertarik dengan perdamaian di Libya,” ujar mantan pemimpin Kuba berusia 84 tahun, yang masih memimpin Partai Komunis Kuba.

Washington, ujarnya, tak sungkan-sungkan mengerahkan NATO untuk menyerbu negeri kaya minyak tersebut, mungkin dalam beberapa hari jam atau hari ke depan. “Kita akan menunggu melihat 'kebenaran atau kebohongan' di balik laporan-laporan represi berdarah terhadap para demonstan, yang berlangsung di jalanan dalam beberapa hari terakhir dalam penentangan terhadap Qadhafi,” demikian Castro menegaskan dalam sebuah artikel yang untuk media resmi negara.

Kelompok-kelompok HAM dan media Arab melaporkan jumlah korban tewas antara 200-400 orang, menuding para tentara Libya dan tentara sewaan menggunakan peluru tajam dalam membrangus demonstrasi.

The Straits Times | dwi a

sumber: tempointeraktif.com http://www.tempointeraktif.com/hg/amerika/2011/02/23/brk,20110223-315426,id.html

dilihat : 441 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution