Senin, 16 Juli 2018 02:14:44 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 182
Total pengunjung : 405925
Hits hari ini : 3139
Total hits : 3698963
Pengunjung Online : 8
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Massa Geruduk GKI Bogor






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 26 Desember 2010 11:48:06
Massa Geruduk GKI Bogor
BOGOR - Puluhan orang mengepung Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan KH Abdullah Binnuh, Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, malam ini. Padahal, jemaah sedang beribadah merayakan Hari Natal.

Massa warga sekitar gereja itu berkumpul di depan GKI sekitar pukul 18.30 WIB. Mereka menolak kegiatan keagamaan jemaah GKI.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor Kota Ajun Komisaris Indra Gunawan menjelaskan pihaknya akan menjaga tanpa melakukan penangkapan terhadap massa. "Mudah mudahan bisa diselesaikan dan tidak terjadi anarkis," ujarnya.

Namun, Sekretaris Kota Bogor Bambang Gunawan menolak memberikan penjelasan mengenai penolakan warga terhadap pendirian gereja. "Tidak, tidak sekarang," katanya.

Warga menuding pemerintah daerah sebagai biang keladi persoalan karena begktu saja memproses perizinan gereja. Menurut tokoh warga KH Ahmad Iman, putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) tentang perizinan gereja itu tidak menyentuh esensi permasalahan. "Sudah jelas ada manipulasi data, pada saat mengajukan perizinan," kata Iman. Bahkan, warga kaget setelah mengetahui ada tanda tangan mereka dalam surat tidak keberatan warga. "Padahal mereka tidak menyetujui keberadaan gereja."

Menurut anggota tim mediasi GKI, Bona Sigalinggih, tidak alasan bagi warga untuk menghalang-halangi proses kegiatan keagamaan itu. Berdasarkan putusan PTUN Nomor 41/G/2008/PTUN/G, mengabulkan para penggugat untuk seluruhnya, menyatakan batal surat Kepala Dinas Tata Kota perihal pembekuan izin IMB, memerintahkan kepada tergugat (pemerintah kota) untuk mencabut surat pembekuan izin 503/208-DKT.

"Jadi pembekuan izin dari Pememerintah Kota Bogor gugur dengan putusan PTUN," tutur Bonar. "GKI sudah mengantungi IMB. Karena itu biarkan kami beribadat," katanya.

Massa masih berada di depan gereja. Puluhan petugas Polres Bogor Kota menjaga ketat gereja agar tak terjadi tindak kekerasan. Warga mengancam mengerahkan massa yang lebih besar jika permasalahan tak selesai malam ini.

Sumber: http://tempointeraktif.com/hg/layanan_publik/2010/12/25/brk,20101225-301535,id.html

dilihat : 327 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution