Sabtu, 21 Juli 2018 09:09:23 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 44
Total pengunjung : 407269
Hits hari ini : 299
Total hits : 3713238
Pengunjung Online : 8
Situs Berita Kristen PLewi.Net -ALLAH Adalah Berhala?
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 23 September 2006 00:00:00
ALLAH Adalah Berhala?
Tulisan ini pandangan Ir.Herlianto tentang Diskursus Tentang Kata Allah





"Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi TUHANlah yang menjadikan langit." (LAI, 1 Tawarikh 16:26).



++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +

KI KOL-'ELOHEY HA'AMIM 'ELILIM VAYHOVAH SYAMAYIM 'ASAH (tambahan

transliterasi dari Yohannes)

++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +



Ayat di atas sering digunakan oleh para pemuja nama Yahweh untuk menunjukkan bahwa 'Allah' adalah nama berhala, sedangkan nama Tuhannya Israel adalah 'Yahweh.' Dalam bahasa aslinya Ibrani kata 'allah' dalam ayat di atas adalah 'elohee' sedangkan kata 'TUHAN' aslinya adalah 'Yahweh,' karena itu kita harus menggunakan nama 'Yahweh' dan membuang kata 'allah' dari Alkitab, karena nama 'allah' adalah nama berhala. Benarkah klaim demikian?



Berbicara mengenai bahasa Ibrani, kita harus menyadari bahwa 'el/elohim' yang dalam dialek Arab disebut 'allah/ilah' bias berarti nama diri Tuhan, tetapi bisa juga berarti sebutan untuk 'Tuhan' atau 'sesembahan.' Dalam ayat di atas, kata 'allah' menunjukkan pengertian 'sesembahan' atau tepatnya 'sesembahannya bangsa-bangsa lain adalah berhala.' Ini tidak otomatis membuktikan bahwa nama 'allah' arab yang adalah perkembangan dialek 'el/elohim' sebagai salah.



Dalam ayat di atas, disebutkan bahwa nama 'Tuhan yang menjadikan langit' adalah 'YHVH' (LAI: TUHAN), tetapi kalau kita membaca kitab Kejadian sebagai rujukan, kita ketahui di situ disebutkan bahwa: "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi." (LAI: Kejadian 1:1)



++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +

BERE'SYIT BARA' 'ELOHIM 'ET HASYAMAYIM VE'ET HA'ARETS (tambahan

transliterasi dari Yohannes)

++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +



Pada ayat ini nama pencipta langit adalah 'Elohim' dalam bahasa Ibrani yang dalam dialek Arabnya yang digunakan LAI adalah 'Allah.' Jadi dengan memperbandingkan keduanya, kita mengerti untuk membedakan nama 'Allah' sebagai nama diri disamping 'YHVH' dengan 'allah' yang berarti sebutan untuk Tuhan (sesembahan) . Kalau keduanya disejajarkan, kita dapat melihat bahwa kesimpulan bahwa 'allah adalah nama berhala' jelas keliru dan merupakan kesimpulan yang dihasilkan penafsiran yang harfiah tanpa mengerti konteksnya.



"Sebab segala allah (elohey) bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi TUHAN (YHVH) lah yang menjadikan langit." (LAI, 1 Tawarikh 16:26).



"Pada mulanya Allah (elohim) menciptakan langit dan bumi." (LAI: Kejadian 1:1)



Jadi dari terang keduanya, kita dapat sampai pada kesimpulan bahwa yang adalah berhala adalah 'allah' (sesembahan) bangsa-bangsa lain yang mungkin bernama Baal, Dagon atau Astera; sedangkan 'allah' (sesembahan) bangsa Israel bernama 'El' (Allah) atau 'YHVH' (TUHAN).



Dari beberapa contoh ayat-ayat berikut kita dapat melihat bahwa nama Tuhan Israel itu ada dua, yaitu 'El' dan 'YHVH,' 'El' yang adalah nama Tuhan semitik yang semula diketahui oleh para nenek moyang Israel, sedangkan 'YHVH' menunjukkan nama Tuhan yang khas diperuntukkan untuk Israel yang baru diperkenalkan kepada Musa di Sinai (Keluaran 6:1-2). Namun, sekalipun sudah diberikan nama khas 'YHVH,' sepanjang kitab Perjanjian Lama, nama 'El' masih sering juga digunakan untuk menyebut 'Tuhannya Israel' (elohey Yisrael) selain 'YHVH.'



Dalam ayat-ayat berikut kita dapat melihat penggunakan kedua nama itu dalam pengertian yang sama:



"Allah Israel adalah Allah (El elohey Yisrael)" (Kejadian 33:20);



++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +

VAYATSEV-SYAM MIZBEAKH VAYIQRA'-LO 'EL 'ELOHEY YISRA'EL (tambahan

transliterasi dari Yohannes)

++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +



"Akulah Allah (El), Allah (elohey) ayahmu." (Kejadian 46:3).



++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +

* Lalu firman-Nya: "Akulah Allah, Allah ayahmu, janganlah takut pergi ke Mesir, sebab Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar di sana. (Kejadian 46:3, TB-LAI)



VAYO'MER 'ANOKHI HA'EL 'ELOHEY 'AVIKHA 'AL-TIRA' MEREDAH MITSRAYMAH

KI-LEGOY GADOL 'ASIMKHA SYAM

++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +



Bandingkan ini dengan:



"TUHAN (YHVH), Allah (elohey) Yisrael." (Keluaran 32:27)



++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +

* Berkatalah ia kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Baiklah kamu masing-masing mengikatkan pedangnya pada pinggangnya dan berjalanlah kian ke mari melalui perkemahan itu dari pintu gerbang ke pintu gerbang, dan biarlah masing-masing membunuh saudaranya dan temannya dan tetangganya. " (Bilangan 32:27, TB-LAI)



VAYO'MER LAHEM KOH-'AMAR YEHOVAH 'ELOHEY YISRA'EL SIMU 'ISY-KHARBO

'AL-YEREKHO 'IVRU VASYUVU MISYA'AR LASYA'AR BAMAKHANEH VEHIRGU

'ISY-'ET-'AKHIV VE'ISY 'ET-RE'EHU VE'ISY 'ET-QEROVO

++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +



"TUHAN (YHVH), Allah (elohey) Yisrael." (Yosua 8:30)



++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +

* Pada waktu itulah Yosua mendirikan mezbah di gunung Ebal bagi TUHAN, Allah Israel, (Yosua 8:30, TB-LAI)



'AZ YIVNEH YEHOSYUA' MIZBEAKH LAYHOVAH 'ELOHEY YISRA'EL BEHAR

'EYVAL

++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +



Dari terang beberapa kutipan ayat-ayat diatas kita tahu bahwa kita harus membedakan antara 'El/Elohim' sebagai nama diri (dialek Arab: Allah), dan 'Elohim' sebagai sebutan (dialek Arab: ilah). Kita harus sadar bahwa nama Allah adalah sekedar nama dalam bahasa Arab yang adalah sinonim El/Elohim Ibrani, dan nama ini sudah digunakan jauh sebelum ada agama Islam (abad-7 M) bahkan sudah digunakan satu milenium sebelumnya pada masa Ezra (abad-6 sM). Dalam kitab Ezra dalam bahasa Aram yang merupakan salah satu nenek moyang bahasa Arab, ada tertulis 'Alah/Elah Yisrael' (Ezra 5:1; 6:14).



++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +

* Tetapi nabi Hagai dan Zakharia bin Ido, kedua nabi itu, bernubuat terhadap orang-orang Yahudi yang tinggal di Yehuda dan di Yerusalem dalam nama Allah Israel, yang menyertai mereka. (Ezra 5:1, TB-LAI)



VEHITNABI KHAGAY NEVI'AH UZEKHARYAH VAR-'IDO' NEVI'AYA'

'AL-YEHUDAYE' DI VIHUD UVIRUSYELEM BESYUM 'ELAH YISRA'EL 'ALEYHON



Para tua-tua orang Yahudi melanjutkan pembangunan itu dengan lancer digerakkan oleh nubuat nabi Hagai dan nabi Zakharia bin Ido. Mereka menyelesaikan pembangunan menurut perintah Allah Israel dan menurut perintah Koresh, Darius dan Artahsasta, raja-raja negeri Persia. (Ezra 6:14, TB-LAI)



VESAVEY YEHUDAYE' BANAYIN UMATSLEKHIN BINVU'AT KHAGAY NEVI'AH

UZEKHARYAH BAR-'IDO' UVENO VESYAKHLILU MIN-TA'AM 'ELAH YISRA'EL

UMITE'EM KORESY VEDARYAVESY VE'ARTAKHSYASTE' MELEKH PARAS

++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +



Salam kasih dari Herlianto

http://www.yabina. org/

dilihat : 1067 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution