Rabu, 19 Desember 2018 14:39:59 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 239
Total pengunjung : 452009
Hits hari ini : 1761
Total hits : 4162268
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -HINDARI GAYA HIDUP MEWAH
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 27 November 2008 00:00:00
HINDARI GAYA HIDUP MEWAH
?Orang yang suka bersenang-senang akan kekurangan, orang yang gemar terhadap minyak dan anggur tidak akan menjadi kaya? (Amsal 21:17).



Gaya hidup mewah adalah sebuah penyakit yang harus dihindari oleh orang percaya. Gaya hidup yang konsumtif membuat banyak orang menyingkirkan kebutuhan pokoknya hanya untuk keperluan lux. Misalnya, seorang ibu yang mestinya menggunakan uang belanjanya untuk membeli makanan bergizi untuk anaknya, malah membeli sebuah tas baru. Atau seorang ayah yang mestinya menabung untuk dana pendidikan sang anak, malah menghabiskan uangnya untuk membeli mobil baru demi sebuah gengsi. Atau seorang pemuda yang menghabiskan seluruh gajinya untuk berfoya-foya di mall-mall dan caf?-caf?.



Tentu anda juga pernah dengar kisah si Tono yang dikejar-kejar deb kolektor kartu kredit, padahal ia bisa membeli jaket kulit yang harganya jutaan rupiah. Atau Bobby yang rela makan ikan asin asal kesana-sini naik taxsi. Atau Voni yang sanggup membeli handphone termahal, padahal ia masih menunggak uang kuliah. Bukankah ini adalah sebuah gaya hidup yang benar-benar keliru?



Salomo, raja terkaya di dunia justru menasehatkan: ?Orang yang suka bersenang-sengan akan kekurangan, orang yang gemar terhadap minyak dan anggur tidak akan menjadi kaya? (Ams. 21:17). Dalam kemegahannya, Salomo sadar bahwa gaya hidup mewah akan mmebuat manusia miskin dan berkekurangan.



Orang Kristen haruslah dapat mempergunakan berkat yang diberikan Tuhan secara bijaksana dengan prioritas penggunaan yang tepat. Tentulah bukan hidup berfoya-foya. Apakah artinya hidup berfoya-foya kalau akhirnya kita memiliki banyak hutang? Akan lebih bahagia ketika kita hidup sederhana namun memiliki uang tabungan yang cukup. Sehingga jika ada kebuatuhan mendesak dan ada hal-hal yang tidak kita harapkan terjadi, kita tidak akan pontang-panting mencari pinjaman.



Sebagai orang Kristen yang bijaksana, kita harus mempersiapkan masa depan secara bijaksana. Ketika menerima gaji atau berkat dari Tuhan, kelolalah secara arif. Ada bagian untuk Tuhan, ada bagian untuk kebutuhan pribadi dan keluarga, dan ada juga bagian yang harus ditabung utnuk dana kesehatan, pendidikan dan masa depan. Hiduplah dengan cukup dan tidak berlebihan



Bahan Pendalaman;

1. Apa yang dimaksud dengan gaya hidup?

2. Apa akibat dari gaya hidup mewah?

3. Bagaimana hidup bijaksana itu?



Doa:

Tuhan Yesus, saya mau hidup dengan menghindari hal-hal yang berorientasi pada kesenangan, Amin.





Sumber: Renungan Harian ?Anggur Baru?









dilihat : 439 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution