Jum'at, 19 Juli 2019 08:25:03 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520047
Hits hari ini : 739
Total hits : 4815962
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -KESIA-SIAAN DALAM HATI
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 03 November 2008 00:00:00
KESIA-SIAAN DALAM HATI
?Kesia-siaan belaka, kata pengkhotbah, kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia (Ayat 1)?

Pengkhotbah 1:1-2



Ada saatnya didalam hidup kita dimana masalah kita begitu berat, atau sebaliknya dimana kita tidak kekurangan apa-apa tiba-tiba ada suatu pertanyaan: ?Sebetulnya saya hidup untuk apa??. Kita akhirnya hidup dalam kesia-siaan dalam hati. Salomo mengatakan bahwa: ? Hidup ini sia-sia?. Bagaimana menghadapi kesia-siaan dalam hidup dan bagaimana kesia-siaan dapat terjadi dalam hidup ini?



Salomo berkata bahwa: ?Matahari terbit, matahari terbenam, lalu terburu-buru menuju tempat ia terbit kembali? (ayat 5). Salomo berkata bahwa semua yang terjadi hanyalah rutinitas. Kesia-siaan dalam hati akan terasa, ketika kita merasa bahwa semua dalam hidup kita adalah rutinitas. Dan kesia-siaan akan membuat semangat kita turun, kesia-siaan membuat kita merasa bahwa tidak ada lagi yang berarti dalam hidup ini. Kesia-siaan akan terjadi dan dirasakan oleh kita apabila:



1. Hubungan kita dengan Tuhan tidak kita jaga (Wahyu 2;4). Orang yang tidak menjaga hubungan dengan Tuhan sama dengan dia telah meninggalkan kasih yang mula-mula. Setiap orang yang hidup diluar kasih Tuhan akan menjalani hidup dalam kesia-siaan.



2. Jika kita hanya mengejar kepuasan daging (Pengkhotbah 1:8). Orang Kristen boleh mencari uang banyak, tapi jangan lupa kehendak Tuhan dan tujuan hidup sebenarnya. Kita berharga karena Kristus ada dalam hidup kita, bukan karena apa yang kita miliki.



3. Jika kita mau berusaha untuk menyelidiki segala sesuatu (pengkhotbah 1:13). Dalam hidup ini ada yang bernama rahasia Allah yang tidak bisa kita mengerti. Beriman adalah kita harus percaya dan percaya itu terjadi karena kita tidak mengerti. Bila kita bisa mengerti bersyukurlah. Apabila kita tidak mengerti hal-hal tertentu yang masih misteri, maka berserahlah karena Tuhan selalu memberi yang terbaik kepada kita. Banyak orang bisa dia mengerti. Usaha memahami sesuatu yang merupakan misteri ilahi merupakan sebuah usaha yang sia-sia dan mengecewakan kita.

Kesia-siaan dalam hidup dirasakan oleh orang diluar Tuhan



Bahan Pendalaman:

1. Apa yang dimaksud oleh Pengkhotbah bahwa segala sesuatu adalah sia-sia?

2. Hal-hal apa yang membuat kita merasa sia-sia?

3. Apakah saudara merasa hiudpmu berarti atau sia-sia?



Doa:

Tuhan Yesus, hidup saya akan menjadi sangat berarti dan tidak sia-sia jika hidup dalam kehendakMu dan rencanaMu, Amin.





Sumber: Renungan Harian Anggur Baru













dilihat : 447 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution