Sabtu, 21 Juli 2018 12:44:26 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 78
Total pengunjung : 407304
Hits hari ini : 685
Total hits : 3713624
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Bunuh Diri
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 20 Oktober 2008 00:00:00
Bunuh Diri
Matius 27:1-10



Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri.- Matius 27:5



Angka kematian dengan cara bunuh diri hampir menyamai angka kecelakaan di darat. Tentu saja data ini membuat kita ikut prihatin melihat kenyataan betapa rapuhnya manusia di masa sekarang ini. Beberapa waktu yang lalu, ketika saya hendak pergi ke gereja, tampak kerumunan massa di sebuah gang sempit. Karena penasaran saya sempat turun dan melihat apa yang terjadi sebenarnya. Setelah saya bertanya pada seorang ibu, akhirnya saya mendapat jawabannya. Ternyata seorang gadis yang masih belia mati dengan cara gantung diri. Menurut kabar, gadis itu bunuh diri karena ia mengalami sebuah penolakan, baik cinta dan pekerjaan yang ia dambakan.



Sebenarnya sangat sayang jika hidup yang sedemikian indah harus diakhiri dengan bunuh diri. Sungguh suatu perbedaan yang mencolok ketika banyak orang sakit takut mati, sementara banyak orang sehat yang ingin mati. Hal yang sangat ironis, bukan? Sementara ada orang yang berjuang sedemikian rupa untuk hidup, di sisi lain ada orang yang sedemikian mudah mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri hanya untuk lari dari masalah hidup.



Tak seharusnya masalah dan pergumulan hidup membuat kita menyerah kalah, atau bahkan membuat kita mengambil keputusan untuk bunuh diri. Hanya orang-orang yang berjiwa kecil dan terlalu pengecut untuk menghadapi kenyataan hiduplah, yang akan mengambil keputusan untuk bunuh diri. Sebagai orang percaya, kita harusnya memiliki jiwa besar dan memiliki mentalitas pemenang pada saat dihadapkan dengan masalah-masalah hidup. Bukan menyerah kalah, tapi berani berjuang menghadapi masalah-masalah itu. Lagi pula, bukankah Tuhan sudah berjanji bahwa pencobaan yang kita alami adalah pencobaan biasa yang tidak akan pernah melebihi kekuatan kita. Yakinlah bahwa segala perkara dapat kita tanggung bersama Dia yang memberikan kekuatan kepada kita. Jadi, jangan pernah mengambil keputusan untuk bunuh diri, terlintas di benak pikiran kita pun jangan pernah! Hanya orang yang berjiwa kecillah yang mengambil keputusan untuk bunuh diri.





Sumber: Renungan Harian Spirit





dilihat : 391 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution