Minggu, 16 Desember 2018 09:43:24 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 107
Total pengunjung : 450935
Hits hari ini : 791
Total hits : 4153976
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -MENYENANGKAN SIAPA?
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 14 September 2008 00:00:00
MENYENANGKAN SIAPA?
Efesus 6:6



Jangan hanya dihadapan mereka saja untuk menyenangkan hati orang, tetapi sebagai hamba-hambanya Kristus yang dengan segenap hati melakukan kehendak Allah



Hidup saya selalu diliputi tiga hal: ?menyenagkan, membuktikan dan mencapai.? Ini membuktikan bahwa saya adalah seorang ?penyenang orang lain,? saya selalu berusaha untuk menyenangkan hati orang lain. Saya berpikir, jika ada banyak orang yang menyukai saya, saya akan merasa lebih baik. Saya rindu menyenangkan setiap orang yang ada disekeliling saya, bahkan musuh saya sekalipun. Hal ini dapat disebut sebagai ? penyakit untuk menyenangkan orang lain.?



?Menyenangkan orang lain,? terkadang membuat saya harus mengorbankan kesenangan saya sendiri. Ini bukan berarti bahwa sikap ramah atau baik hati kepada orang lain itu salah. Bersikap ramah dan baik hati itu dikatakan salah bila, dilakukan dengan alasan atau motivasi yang salah. Jika keramahan kita kepada orang lain disebabkan karena takut mereka tidak menyukai kita atau menolak kita, itu adalah alasan yang salah. Menyenangkan orang lain pada dasarnya berarti membiarkan harapan imajinasi orang lain mengendalikan jawaban kita. Hal ini akan melelehkan kita, bila terus-menerus kita bersikap baik hati kepada orang lain, dengan alasan yang salah.



Berusaha menyenangkan hati semua orang, terkadang merupakan suatu usaha yang mustahil, karena sesuatu yang kita lakukan dapat menyenangkan bagi beberapa orang tetapi juga dapat menyinggung beberapa orang yang lain. Jika kita berhasil menyenangkan orang lain, mereka akan mengharapkan langkah luar biasa yang lebih lagi untuk taraf selanjutnya.



Menghendaki orang lain menyukai kita adalah hal yang wajar. Dan, wajar saja kita menghendaki orang lain menghormati dan berpikir baik tentang kita. Tetapi hal yang lebih utama, yang harus kita lakukan adalah bukan hanya kepada kita untuk: jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan hati orang, tetapi sebagai hamba-hamba Kristus yang dengan segenap hati melakukan kehendak Allah (Efesus 6;6)



Sebagai orang percaya, tugas utama kita adalah menyenangkan hati Tuhan dengan melakukan semua kehendak Tuhan.



Bahan Pendalaman;

1. Apa yang terjadi jika kita selalu ingin menyenangkan orang lain?

2. Apa tujuan yang sering dimiliki dalam menyenangkan orang lain?

3. Apakah motivasi saudara menyenangkan orang lain sudah benar?



Doa:

Tuhan Yesus, saya belajar menyenangkan Engkau lebih dari usaha saya menyenangkan manusia, Amin.





Sumber: Renungan Harian Anggur Baru







dilihat : 345 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution