Kamis, 12 Desember 2019 00:11:53 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 20597
Hits hari ini : 96
Total hits : 560048
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pada mulanya Allah menciptakan. Langit dan bumi
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 11 September 2008 00:00:00
Pada mulanya Allah menciptakan. Langit dan bumi
Kejadian 1:1



Perikop ini dimulai dengan kalimat ?Pada mulanya Allah menciptakan?? artinya segala sesuatu dimulai, diciptakan, dan diadakan oleh Allah, tidak ada sesuatu yang terjadi tanpa Allah. Allah ada sebelum segala sesuatu ada, dan segala sesuatu ada karena Allah yang mengadakan. Yang alkitab mau ajarkan lewat nats ini adalah segala sesuatu harus dimulai oleh Allah. Mengapa? Ada dua alasan:



Pertama, Segala sesuatu yang dimulai oleh Allah, baik dan sungguh amat baik adanya (Ayat 5b, 10b,18b, 25b, dan 31b). Allah itu baik dan segala hasil karyaNya baik, hanya dosa dan Iblislah yang membuat segala sesuatu menjadi tidak baik.



Setiap orang pasti memiliki cita-cita atau rencana dengan tujuan yang baik bahkan memuaskan, tetapi pada kenyataannya tidak demikian, justru banyak hal yang tidak baik terjadi dalam hidup orang Kristen. Mengapa? Karena bukan Tuhan yang mulai, tetapi kita sendiri. Kalau membangun keluarga, bisnis, masa depan dan lain-lain diawali oleh Tuhan, pasti sangat baik, saya pastikan kita akan melihat segala yang baik sekalipun kita menghadapi tantangan dan pergumulan. Memulai dengan Roh hasilnya buah Roh, memulai dengan daging akhirnya kebinasaan. Dimulai oleh siapakah segala yang Anda rancangkan?



Kedua, ketergantungan terus menerus antara yang menciptakan dengan yang diciptakan. Dalam ayat 1 dapat juga disimpulkan bahwa ?segala sesuatu itu ada karena rencana Allah yang mengadakan?. Tanpa Allah tidak ada sesuatu yang jadi. Perlu disadari dengan sungguh bahwa kita harus bergantung sepenuhnya kepada Allah sumber segala ciptaan. Itulah sebabnya Allah ingin selalu berkomunikasi dengan ciptaanNya.



Kejahatan terbesar dalam dunia ini apabila manusia, ciptaan Allah tidak mengerti dan meninggalkan Allah. Banyak kali kita gagal membangun sesuatu karena kita tidak bergantung sepenuhnya kepada Allah. Nabi Yeremia berkata, ?Barang siapa yang mengandalkan Allah akan diberkati. Tetapi terkutuklah mereka yang tidak mengandalkan Allah? (Yeremia 17:7& 5). Mulailah sesuatu bersama Tuhan dan bergantunglah sepenuhnya kepada Dia supaya kita kuat dan tetap diberkati.

Jika Allah yang memulai maka akhirnya pasti baik.



Bahan Pendalaman ;

1. Siapakah yang memulai segala sesuatu di bumi ini?

2. Ketergantungan apa yang kita miliki dengan Allah?

3. Apakah saudara selalu memulai bersama Allah dan bergantung kepadaNya?





Doa

Tuhan Yesus, saya mau sepenuhnya bergantung kepadaMu dan hidup mengandalkan Engkau, Amin.



Pengirim: Warntiadja.

Sumber: Renungan Harian Anggur Baru









dilihat : 457 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution