Kamis, 19 Juli 2018 01:24:20 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 275
Total pengunjung : 406671
Hits hari ini : 2407
Total hits : 3707488
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -YUDAS ISKARIOT VS SIMON PETRUS
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 28 Juli 2008 00:00:00
YUDAS ISKARIOT VS SIMON PETRUS
Matius 27 : 1 ? 10 ; Yohanes 21 : 1 -14.



? Maka ia pun melempar uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi darisitu dan menggantung diri.?



(Matius 27 : 25)



Yudas Iskariot dan Simon Petrus adalah murid Tuhan Yesus yang namanya tentu ada dalam ingatan orang-orang percaya. Mereka memiliki persamaan. Persamaannya adalah keduanya sama-sama melukai hati Yesus dalam peristiwa penangkapan dan penyaliban Yesus. Yudas Iskariot menjual Yesus kepada tua-tua Israel untuk memperoleh 30 keping perak (Mat 26:14-16) dan Petrus menyangkal Yesus sebanyak tiga kali (Mat. 26: 69-75).



Keduanya juga sama-sama menyesali perbuatannya. Yudas menunjukkan penyesalannya dengan mendatangi iman-iman kepala dan tua-tua Israel untuk mengembalikan 30 keping perak yang telah diterimanya dari hasil menjual Yesus (Mat. 27:3) dan Petrus menunjukkan penyesalannya melalui tangisan kesedihan setelah ayam berkokok dan teringat akan perkataan Yesus (Mat. 26 :27-75).



Namun terdapat perbedaan yang sangat besar antara penyesalan Petrus dan Yudas. Penyesalan Yudas membawanya jauh dari Yesus, ia menjauh dari Yesus dan melakukan tindakan yang bodoh yaitu bunuh diri (Mat. 27:5). Tetapi berbeda dengan Petrus, penyesalannya justru membuatnya ingin mendekat kepada Yesus. Hal ini terlihat dari responnya ketika melihat Yesus di tepi danau Tiberias.



Petrus yang saat itu sedang berada dalam perahu bersama dengan murid-murid yang lain menyadari kehadiran Yesus. Ia tidak menunggu sampai perahunya menepi, tetapi melompat ke danau lalu berenang kearah Yesus (Mat. 21:7-8). Petrus ingin segera berjumpa dan mendekat kepada Yesus.



Semua manusia di dunia ini pernah berbuat dosa, dan terkadang kesalahan yang kita perbuat akan memunculkan penyesalan terdalam di hati kita. Namun hendaklah kita belajar dari kisah Yudas Iskariot dan Simon Petrus ini. Penyesalan itu janganlah membuat kita semakin menjauh dari Tuhan yang kudus. Ingat! Tuhan mencari orang-orang yang berdosa untuk dibenarkan (Luk. 19:10).



Jadi jika Anda merasa tertekan oleh penyesalan atas semua dosa yang Anda lakukan, datanglah kepada Yesus. Dia akan menanggalkan dosa-dosa Anda dan membenarkan Anda.

Penyesalan harus disertai dengan perubahan positif



Bahan Pendalaman :

1. Apa perbedaan penyesalan Yudas dan Petrus ?

2. Kesalahan siapa yang lebih besar antara Yudas dan Petrus ?

3. Jika saudara menyesal dari dosa. Apa yang harus dilakukan ?



Doa :

Tuhan Yesus, Biarlah penyesalan karena kesadaran akan dosa, membuat hidup saya lebih baik dari hari sebelumnya, Amin.





Pengirim : Ribka Tiny W.



Sumber : Renungan Harian Anggur Baru.





dilihat : 1066 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution