Kamis, 19 Juli 2018 01:23:25 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 275
Total pengunjung : 406671
Hits hari ini : 2397
Total hits : 3707478
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -HUKUMAN DUA KALI LIPAT
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 22 Juli 2008 00:00:00
HUKUMAN DUA KALI LIPAT
Yeremia 16:18



?Aku akan mengganjar dua kali lipat kesalahan dan dosa mereka, oleh karena mereka telah menajiskan negeriku dengan bangkai dewa-dewa mereka yang menajiskan?.. ?



Seorang anak diperingatkan oleh ayahnya ?Nak sekali lagi kamu pulang terlambat dari sekolah, maka ayah tidak segan-segan mengusir kamu dari rumah?. Ancaman ini agaknya berlebihan sebab menurut kita tidaklah sepatutnya sang ayah tersebut melakukan itu. Namun disisi lain kita bisa menangkap esensi dari hukuman itu adalah pendidikkan kepada sang anak.



Tidak berapa lama setelah nasehat dan juga ancaman itu dilontarkan, maka kejadian serupa dilakukan oleh sang anak, akhirnya sang bapak mengusir anak itu dari rumah tanpa membekali apapun kepadanya.



Dalam Yeremia 16:18, memberikan petunjuk yang jelas bahwa minimal ada beberapa alasan mengapa Tuhan bisa menghukum seseorang dengan ganjaran dua kali lipat. Hal itu bisa disebabkan,



PERTAMA, menajiskan negeri Tuhan dengan dewa-dewa. Negeri Tuhan menunjuk kepada negeri yang di diami oleh umatNYA. Jika umatNYA melakukan hal-hal yang najis, kotor dan tidak memuliakan Tuhan, maka Dia sendiri akan bertindak. Dalam konteks kita, maka hidup kita, keluarga kita dan pekerjaan kita adalah pemberian Tuhan, jangan pernah dikotori dengan penyembahan berhala yang membuat kita jauh dari hadapan Tuhan. Hal yang lain dimaksudkan disini adalah jangan menduakan Tuhan Allah dalam keseharian kita, misalnya kita ke gereja sembah Dia tapi juga terlibat dengan kuasa-kuasa gelap lainnya, atau kita berdoa kepada Tuhan, tapi disisi lain juga percaya kepada kata dukun, orang pintar atau peramal.



KEDUA, bangsa itu melakukan perbuatan keji. Dalam pasal 17 kitab Yeremia merinci apa saja yang dimaksud sebagai perbuatan keji antara lain: memelihara mezbah-mezbah berhala, mengandalkan manusia dan kekuatan manusia, hatinya diliputi kedegilan. Dalam point yang kedua ini jelas bahwa Tuhan sangat menentang setiap pribadi yang mengandalkan kekuatan manusia, bahwa Dia juga tidak menghendaki kita tidak melibatkanNya dalam hidup ini.



Ada satu warning yang kita dapatkan dari renungan ini yakni jangan sekali-kali meremehkan perintah dan larangan Tuhan, agar kita terhindar dari hukuman / ganjaran yang ganda.

Hukuman Adalah Akibat Dosa



Bahan Pendalaman :

1. Apa yang dimaksud dengan hati yang degil? Bagaimana bentuk-bentuknya dalam kehidupan sehari-hari?

2. Menurut saudara apa yang dimaksud dengan ganjaran dua kali lipat?



Doa :

Tuhan Yesus, Oleh pertolonganMu, maka saya dimampukan untuk terhindar dari hukuman karena dosa,.Amin.





Pengirim : Ribka Tiny W.

Sumber : Renungan Harian Anggur Baru

dilihat : 413 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution