Selasa, 17 Juli 2018 14:32:31 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 108
Total pengunjung : 406228
Hits hari ini : 886
Total hits : 3703061
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -HIDUPMU DALAM MASALAH BESAR
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 21 Juli 2008 00:00:00
HIDUPMU DALAM MASALAH BESAR
Wahyu 2 ;4-5



?? engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula? Bertobat dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang? mengambil kaki dianmu dari tempatnya, ?



Sebagian besar orang, akan menjadi sedemikian terganggu hidupnya dengan permasalahan- permasalahan yang dihadapinya, mulai dari permasalahan keuangan, kesehatan, keluarga serta hubungan dengan sesamanya. Tanpa disadari permasalahan hidup itu menghimpit kita sehingga kita tidak memahami permasalahan apa yang seharusnya dapat kita kategorikan sebagai permasalahan utama dalam hidup ini.



Hari-hari hidup kita hanya akan lenyap dengan masalah-masalah sepele yang begiru menyita waktu hidup tanpa kita berfikir apa maunya Tuhan dalam hidup ini. Seperti sebuah kapal di tengah laut yang sedang terombang-ambing yang akhirnya kapal tersebut tenggelam dihantam ombak. Kapal kehidupan kita akan mudah tenggelam jika :



1. Kehilangan visi dari Allah. Visi dalam kehidupan rohani kita bagaikan kompas yang menunjukkan arah kemana kita harus melangkah. Jika kita kehilangan visi dari Allah berarti arah hidup kita harus dapat dipastikan akan suram, tidak jelas kemana kita harus melangkah.



2. Kehilangan panggilan pelayanan. Alkitab menuliskan dengan jelas setiap hamba-hambaNya memiliki panggilan untuk melayani Tuhan. Yunus saja yang lari dari panggilanNya untuk memberitakan hukuman Tuhan atas Niniwe harus dengan rela hati kembali melaksanakan tugas panggilanNya meski ia harus kembali setelah ia tinggal diperut ikan selama tiga hari tiga malam (Yunus 1:17).



Bagaimana dengan panggilan pelayanan kita hari ini? Apakah kesibukan, permasalahan kita telah menyita waktu maupun perhatian kita sehingga kita melupakan tugas utama kita dalam hidup ini. Kasih kita yang sejati kepada Tuhan telah tawar. Walaupun nampaknya kita sedang melakukan pekerjaan Tuhan dan berbagai hal rohani, namun semuanya itu dijalankan secara rutin saja tanpa didasari oleh kasih yang tulus kepada Tuhan.



Sudah seharusnya kita kembali kekasih mula-mula dan berfikir keras untuk menemukan visi itu kembali serta melaksanakan tugas pelayanan kita secara maksimal jika tidak, hidup kita dalam masalah besar. Kehilangan Kasih Akan Menguburkan Visi Dan Pelayanan.



Bahan Pendalaman :

1. Apakah permasalahan utama yang saudara rasakan dalam hidupmu?

2. Apakah pelayanan dan hal rohani engkau lakukan atas dasar yang benar?

3. Apakah kasih mula-mulamu kepada Tuhan tetap ada?



Doa :

Tuhan Yesus, Biarlah kasih mula-mula terhadapMu terus berkobar, apapun yang terjadi dalam hidupku,.Amin.





Pengirim : Tiny Ribka W.

Sumber : Renungan Harian Anggur Baru

dilihat : 355 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution