Sabtu, 21 Juli 2018 08:53:48 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 34
Total pengunjung : 407259
Hits hari ini : 215
Total hits : 3713154
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Lembut Suaranya, Manis Bisikannya
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 18 Juli 2008 00:00:00
Lembut Suaranya, Manis Bisikannya
1 Petrus 5:8



?Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-ngaum dan mencari orang yang dapat ditelannya.?



Kalau Anda suka mendengar siaran radio Kayu Manis Jakarta, maka Anda pasti akrab dengan lirik lagu pengantar radio ini: ?lembut suaranya, manis bisikkannya.? Artinya suara radio ini mampu membuat para pendengarnya larut dalam menikmati setiap acara yang dihidangkannya, sampai-sampai lupa mengerjakan hal-hal lain kalau sudah mengudara di gelombang radio Kayu Manis.



Lupa akan hal-hal yang lain, mungkin adalah kalimat yang tepat untuk orang-orang yang terbuai dengan sesuatu yang sebenarnya bukan prioritas dalam hidupnya. Mereka menjadi kurang waspada dan akhirnya terseret kedalam berbagai pencobaan dan keinginan-keinginan yang tidak jelas dan tidak pasti.



Hal seperti ini yang dijadikan Petrus dalam suratnya 1 Petrus 5:8, bahwa iblis berjalan kian kemari ?seperti singa yang mengaum-ngaum? dan siap menerkam orang yang dapat di telannya (baca: orang yang lengah). Yang dibutuhkan dalam situasi ini adalah kesadaran dan kewaspadaan akan strategi iblis yang licik.



Tetapi fakta menunjukkan bahwa banyak orang Kristen telah ditelan oleh iblis. Pertanyaannya, apakah mereka tidak mendengar ?auman? iblis? Iblsi sesungguhnya tidak ?mengaum? seperti seekor singa tetapi sebenarnya ? berbisik lembut dan manis?. Bisikkan lembut dan manis inilah yang menjerat dan membuai banyak orang Kristen. Mereka bertekuk lutut terhadap apa yang ditawarkan iblis.



Petrus dalam suratnya memberi gambaran betapa haus, ganas, lapar dan bernafsunya iblis dalam menyesatkan orang-orang percaya. Faktanya adalah bahwa iblis ?berbisik lembut dan manis? ditelinga Anda. Suaranya mendayu-dayu menyuruh, mengajak, menggoda Anda ketika dalam kondisi lemah. Ketika perasaan Anda sedang labil, penderitaan datang silih berganti dan sesuatu begitu menggoda hati Anda.



Iblis berbisik dengan lembut; ?ayo? lakukan, toh isterimu, anak-anakmu, sahabatmu, pendetamu, temanmu gak ada yang tahu? toh cuma sebentar aja?gak bakal kamu rugi. Dan seperti kerbau yang dicocok hidungnya kita pun tunduk dan taat pada rayuan iblis. Ketika Anda sadar semuanya telah hancur. Oleh karena itu sadarlah dan berjaga-jagalah!

Waspadalah ! Auman Iblis Adalah Bisikkan Lembut Ditelinga Anda.



Bahan Pendalaman ;

1. Dalam hal apa sajakah Anda sering mendengar bisikan iblis?

2. Bagaimana sikap dan perasaan Anda ketika iblis berbisik lembut ditelinga anda?

3. Apa tindakan Anda untuk melawan godaan tersebut?



Doa :

Tuhan Yesus, oleh pertolonganMu, saya akan waspada terhadap godaan iblis. Amin.





Pengirim : Ribka Tiny W.



Sumber : Renungan Harian Anggur Baru

dilihat : 430 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution