Minggu, 08 Desember 2019 00:29:10 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520269
Hits hari ini : 25
Total hits : 5141195
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -JUNJUNGANKU HEBAT
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 17 Juli 2008 00:00:00
JUNJUNGANKU HEBAT
Wahyu 5 :1-5



???Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya.? ( ayat 5 )



Sebagai orang-orang yang mengabdi kepada satu pribadi yang percaya, maka sebuah kesukaan bagi para pengikutnya bila mereka dapat mengerti isi hati junjungannya. Itulah yang sedang dialami Yohanes dalam pasal ini, yaitu sebuah kerinduan untuk mengerti isi hati Junjungannya Tersebut. sekarang ada dalam gulungan kitab yang termeterai.



Namun setelah diusahakan, ternyata tidak seorangpun yang sanggup serta layak baik yang ada di Sorga, di bumi, dan yang di bawah bumi untuk membuka meterai tersebut serta membacakan ungkapan hati yang ada di dalamnya. Apakah isi gulungan itu. Gulungan itu tentu berisi isi hati Allah. Dan apakah isi hati Allah tersebut? Isi hatiNya adalah Firman-Nya.



Tenyata tidak seorangpun yang sanggup membuka rahasia firman itu. Rahasia firman tidak dapat dihasilkan oleh pikiran manusia. Tidak seorangpun yang ada di Sorga (ayat 3), yaitu para malaikat-malaikat dan orang-orang kudus sanggup membuka rahasia firman. Itu sebabnya kita tidak diajar untuk beribadah kepada malaikat-malaikat.



Jadi, jika ada malaikat atau yang mengaku diri malaikat atau makhluk di dunia ini menuntut penyembahan yang sama seperti penyembahan kepada Allah, maka usirlah dia. Malaikat yang benar akan menolak penyembahan yang diberikan kepadanya (Why. 22:8-9).



Demikian juga yang ada di bumi, yaitu para guru-guru agama, ahli Taurat, teolog, pendeta dan sejenisnya tidak dapat membuka rahasia firman. Ini memperlihatkan bahwa tidak seorangpun manusia sanggup membuka rahasia firman jikalau bukan karena anugerah Allah.



Setelah kita tahu bahwa tidak seorangpun dapat membuka meterai-meterai (rahasia) gulungan kitab itu apakah yang harus kita lakukan? Seperti Yohanes menangis dengan amat sedihnya (ayat 4) dan tangisnya didengar oleh orang-orang yang ada di hadapan Sang Junjungan dan memberikan penghiburan, sekaligus menjadi jawaban atas kerinduannya.



Demikian kita juga harus menangis dan memohon kemurahan Tuhan untuk mendapatkan rahasia itu supaya rohani kita dibangkitkan. Jika firman itu berasal dari buah pikiran manusia maka tidak akan mengubahkan. Tuhan Yang Sanggup Menyingkapkan Rahasia Firman.





Bahan Pendalaman ;

1. Apakah saudara berpikir bahwa saudara dapat membukakan rahasia firman itu dengan cara sendiri?

2. Sudah benarkah cara kita untuk memahami Firman?

3. Masih ragukah saudara pada Junjunganmu sekarang ini?



Doa

Tuhan Yesus, tolonglah kami supaya kami dapat mengerti rahasia Firman-Mu supaya itu mengubahkan kami. Dalam nama Tuhan Yesus Amin.



Pengirim : Ribka Tiny W.

Sumber : Renungan Harian Anggur Baru



dilihat : 467 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution