Selasa, 18 Desember 2018 19:35:21 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 298
Total pengunjung : 451729
Hits hari ini : 1601
Total hits : 4159665
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Komunikasi Dengan Tuhan
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 25 Januari 2008 00:00:00
Komunikasi Dengan Tuhan
Bagaimana kita bisa yakin Tuhan mendengar doa kita?



"Dan apabila kamu berseru dan datang untuk BERDOA KEPADAKU, maka AKU AKAN MENDENGARKAN KAMU; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati." - Yeremia 29-12, 13.



Jaminan apa yang Yesus berikan bahwa Ia akan mendengar dan menjawab doa kita?



"Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu." - Lukas 11:9.



Doa merupakan komunikasi dua arah. Itu sebabnya Yesus berjanji:



"Lihat, Aku beridiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suaraKu dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku." - Wahyu 3:20.



Bagaimana kita bisa duduk dengan nyaman, bercakap-cakap dan menikmati santapan malam bersama Kristus? Pertama, dengan mencurahkan segala sesuatu yang ada dalam hati kita di dalam doa. Kedua, mendengar dengan seksama. Pada saat bermeditasi dalam doa, Allah dapat berbicara langsung kepada kita. Dan dalam membaca dan merenungkan firmanNya, Allah akan berbicara kepada kita melalui lembaran-lembaran itu. Doa dapat menjadi jalan kehidupan bagi orang Kristen.



"BERDOA TANPA BERKESUDAHAN; Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." - 1 Tesalonika 5:16-18.



Bagaimana kita dapat berdoa "tanpa berkesudahan" ? Apakah kita harus terus berlutut sepanjang hari atau terus mengulangi pujian dan permohonan kita? Tentu saja tidak. Namun kita harus hidup dekat dengan Yesus dan tidak sungkan berbicara denganNya kapan saja, di mana saja. "Dalam kebisingan di jalan, di tengah pekerjaan bisnis, kita dapat menaikkan permohonan kita kepada Tuhan dan meminta bimbinganNya. .. Kita harus terus membuka pintu hati dan mengundang kehadiran Yesus dan tinggal sebagai tamu surgawi di hati kita." Steps to Christ halaman 99. Salah satu cara terbaik untuk mengembangkan hubungan akrab adalah dengan belajar melakukan renungan pada saat kita berdoa.



"Biarlah renunganku manis kedengaran kepadaNya! Aku hendak bersukacita karena Tuhan." - Mazmur 104:34.



Jangan terburu-buru dengan daftar permintaan saat berdoa. Tunggu. Dengar. Perenungan kembali dalam doa akan sangat memperkaya hubunganmu dengan Tuhan.



"Mendekatlah kepada Allah dan Ia akan mendekat kepadamu." - Yakobus 4:8.



Semakin dekat kita datang kepada Yesus, semakin mampu kita merasakan kehadiranNya. Karena itu tetaplah berbicara dengan Yesus dan jangan kuatir tentang mencari kata-kata yang tepat. Berbicaralah dengan jujur dan terbuka. Bicarakan segala sesuatu. Ia sudah merasakan penderitaan dan kematian itu sendiri seperti untuk dapat menjadi sahabatmu.(eddh)





dilihat : 436 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution