Selasa, 18 Desember 2018 19:24:55 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 297
Total pengunjung : 451728
Hits hari ini : 1575
Total hits : 4159639
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Mengasihi Dengan tulus
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 03 Oktober 2007 00:00:00
Mengasihi Dengan tulus
Bacaan: Lukas 10: 25 - 37



Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.



Belajar mengasihi memang bukanlah pekerjaan mudah. Tapi juga bukan pekerjaan sulit. Sebab, mengasihi berarti melakukan sesuatu dengan kerelaan yang sungguh. Kita kerap mendengar bahwa orang Kristen harus bertindak berdasarkan kasih. Namun, kerap pula kita tahu banyak orang Kristen yang bertindak seenaknya dan sembarangan.



Dalam komitmen kita mungkin pernah mencuat pernyataan bahwa hati kita sangat mengasihi seseorang, apakah itu pacar, orang tua, anak, atau teman. Tetapi, seiring berjalannya waktu, perasaan dan komitmen tersebut bisa berubah. Seringkali kita mendengar yang terjadi di kemudian hari adalah pengkhianatan belaka. Ini tentu sangat bertolak belakang dengan pernyataan kita sebelumnya.



Banyak yang dapat kita lihat dari perkataan dan perbuatan Kristus sebagai pelajaran tentang kasih yang tulus. Seperti yang diperupamakannya melalui perbuatan orang Samaria yang menolong orang yang terluka karena dirampok. Juga, saat ini mengatakan bahwa kita harus mengasihi musuh kita. Bahkan, ketika Ia dengan rela mengorbankan nyawanya untuk keselamatan kita. Ketulusan kasih Kristus sungguh nyata dan kekal.



Sebagai manusia biasa kita memang tidak bisa melakukan hal yang sama persis dengan yang dilakukan Yesus Kristus. Tetapi, kita dapat menjadikan apa yang dilakukan Kristus sebagai model, sehingga segala perkataan dan tindakan kita tidak menyimpang. Kesempurnaan dan ketulusan kasih kita kepadaNya dan sesama hendaknya kian hari bertumbuh dan kuat. Kita harus terus belajar memahami pelbagai tindakan dan perkataanNya. Dengan demikian, prinsip kasih tersebut dapat menjadi berkat bagi orang lain.



Memang kasih yang ditunjukkan Kristus sungguh dahsyat, tak mungkin ada manusia mampu melakukan seperti itu. Tetapi, sebagai orang percaya, kita tahu pasti bahwa Allah sendiri yang menyempurnakan segala sesuatu perbuatan kita yang dilakukan dengan tulus. Untuk itu, tetaplah teguh dan bertindak dalam kasih Kristus, sehingga segala sesuatunya berkenan dihadapan Allah.



Doa: Ajar kami Tuhan Yesus untuk melakukan segala sesuatunya dengan dasar kasih yang murni dan tulus. Beri kami hati untuk bisa selalu mengasihi. Amin!



KEKUATAN KASIH MAMPU MERAJUT KELUKAAN DAN KEMARAHAN SEBESAR APAPUN!



Sumber: "Dewi Kriswanti" echa_feup96@yahoo.com

dilihat : 1285 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution