Jum'at, 17 Agustus 2018 20:54:01 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 116
Total pengunjung : 414102
Hits hari ini : 2229
Total hits : 3795063
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Cerita tentang seorang ayah & anak gadisnya.
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 06 September 2007 00:00:00
Cerita tentang seorang ayah & anak gadisnya.
Kisah ini terjadi disuatu pagi yang cerah, yaah... mungkin tidak begitu cerah untuk seorang ayah yang kebetulan memeriksa kamar putri nya...



Dia mendapati kamar itu sudah rapi, dengan selembar amplop bertuliskan untuk ayah diatas kasurnya.. perlahan dia mulai membuka surat itu...



--



Ayah tercinta,



Aku menulis surat ini dengan perasaan sedih dan sangat menyesal. Saat ayah membaca surat ini, aku telah pergi meninggalkan rumah.



Aku pergi bersama kekasihku, dia cowok yang baik, setelah bertemu dia... ayah juga pasti akan setuju meski dengan tatto-tatto dan piercing yang melekat ditubuhnya, juga dengan motor bututnya serta rambut gondrongnya. Dia sudah cukup dewasa meskipun belum begitu tua (aku pikir jaman sekarang 42 tahun tidaklah terlalu tua).



Dia sangat baik terhadapku, lebih lagi dia ayah dari anak di kandunganku saat ini. Dia memintaku untuk membiarkan anak ini lahir dan kita akan membesarkannya bersama.



Kami akan tinggal berpindah-pindah, dia punya bisnis perdagangan extacy yang sangat luas, dia juga telah meyakinkanku bahwa marijuana itu tidak begitu buruk. Kami akan tinggal bersama sampai maut memisahkan kami. Para ahli pengobatan pasti akan menemukan obat untuk AIDS jadi dia bisa segera sembuh.



Aku tahu dia juga punya cewek lain tapi aku percaya dia akan setia padaku dengan cara yang berbeda.



Ayah.. jangan khawatirkan keadaanku. Aku sudah 15 tahun sekarang, aku bisa menjaga diriku.



Salam sayang untuk kalian semua. Oh iya, berikan bonekaku untuk adik, dia sangat menginginkannya.



----



Masih dengan perasaan terguncang dan tangan gemetaran, sang ayah membaca lembar kedua surat dari putri tercintanya itu...



ps: Ayah,... tidak ada satupun dari yang aku tulis diatas itu benar, aku hanya ingin menunjukkan ada ribuan hal yang lebih mengerikan daripada nilai Rapotku yg buruk. Kalau ayah sudah menandatangani rapotku di atas meja, panggil aku yah...



Aku tidak kemana2 saat ini aku ada di tetangga sebelah.

dilihat : 373 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution