Minggu, 22 Juli 2018 03:52:15 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 154
Total pengunjung : 407380
Hits hari ini : 2332
Total hits : 3715271
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Mengapa Perempuan itu mendapat Perlindungan Allah ?
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 09 Juli 2007 00:00:00
Mengapa Perempuan itu mendapat Perlindungan Allah ?
Bacaan : Wahyu 12:1-6, 13-17



Syalom,



?Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan dibawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang diatas kepalanya, ia sedang mengandung dan ?berteriak kesakitan? Perempuan itu lari ke padang gurun, supaya dia dipelihara di situ??



Ini adalah salah satu penglihatan rasul Yohanes di pulau Patmos. Perempuan yang sedang hamil tua ini diawasi oleh mata naga atau setan yang siap menelan anak laki-laki yang akan dilahirkan, namun anak laki-laki tersebut dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan Tahta-Nya, sedangkan perempuan ini mendapat sayap burung nazar sehingga ia dapat lari (terbang) ke padang gurun jauh dari mata ular (terj. lama) dan dipelihara oleh Allah.



?Perempuan? di sini merupakan gambar/perlambang bagi gereja Tuhan (bnd. 2Kor. 11:2 Why. 19:7 dll.). Kalau demikian, ia juga bisa merupakan ?perorangan? (individu) laki-laki maupun wanita; tua/muda dstnya (dalam tubuh Kristus). Perempuan itu (akan) melahirkan, demikian juga gereja Tuhan hendaknya bisa ?melahirkan? jiwa-jiwa baru (bnd. 1Kor. 4:15 Gal. 4:19 dan 1Tes. 2:7-8).



?Naga merah padam besar? sudah jelas disebut adalah: si ular tua, Iblis atau Satan (Why. 12:9), dan yang semakin ganas terhadap perempuan maupun turunannya.



Jika demikian (akan) jadinya terhadap gereja Tuhan, maka perhatikan mengapa ?perempuan? yang sedang kesakitan hendak melahirkan (saat-saat tak berdaya sama sekali!) bahkan sedang di ancam oleh si Satan tapi (luar biasa!) bisa lolos dari mara bahaya?



Tidak terlalu sulit sebenarnya, sebab ?perempuan? yang hamil itu memiliki 3 (tiga) benda terang yang menyelubungi seluruh kehidupannya: dari kepala, tubuh sampai ke kaki. Itulah yang membuat Allah memberi dua sayap burung nazar yang besar kepadanya agar dapat lari (terbang) dan terpelihara dari ancaman dan incaran mata si ular naga merah alias Satan!



Seperti ?perempuan? itu adalah gambar baying/perlambang dari Gereja Tuhan, maka benda-benda terang itu juga gambar bayang / perlambang dari sifat Allah Tritunggal:



Matahari ? menunjuk pada (sifat) Allah Bapa (Mzm. 84:11)



Bulan ? menunjuk pada (sifat) Allah Sang Putra dalam korban-Nya (bnd. Mzm. 72:7 terj. lama & BIS)



Bintang ? menunjuk pada (sifat) Allah Roh Kudus dgn. karunia-karunianya (bnd. Mat. 2:2, 9-10; 1Kor. 15:41)



Kini pertanyaannya, bilakah kita (gereja Tuhan) bisa memiliki/memakai benda-benda (sifat) terang itu ?



Fungsi benda-benda Penerang (Kej. 1:14-19)



Ketika Allah menciptakan langit bumi dan isinya, maka matahari, bulan dan bintang-bintang diciptakan-Nya pada hari ke-empat. Dan fungsi dari benda-benda terang tsb adalah untuk:



?Memisahkan terang dari gelap, menguasai siang dan malam, dan untuk menunjukkan (menentukan) saat mulainya hari, tahun, dan musim??? (BIS)



Jadi, kita (gereja Tuhan) yang mau mendapat perlindungan Allah dari ancaman si Satan, hendaknya berselubungkan atau berpakaian terang atau cahaya! Dari kepala (pikiran dan panca indera), tubuh (pakaian = perbuatan) sampai kaki (pendirian & perjalanan hidup) tidak ada tanda-tanda kegelapan, cakap untuk memisahkan, menguasai dan menunjuk hari-hari hidup ini.



Karena akan terjadi pada suatu waktu, matahari berubah menjadi gelap, bulan menjadi darah, dan bintang-bintang berguguran, ini menunjukkan kehidupan yang berubah menjadi gelap... kapan? Yaitu pada saat kedatangan Tuhan yang kedua kali (Mat. 24:29-31 bnd. Why. 12:4). Hal ini juga diperingatkan khusus untuk kaum muda, oleh Pengkhotbah 12:1-2 ?Ingatlah pada Penciptamu selagi engkau muda, sebelum tiba tahun-tahun penuh sengsara. Pada masa itu engkau akan berkata, "Hidupku tidak bahagia. Bila tiba saat itu matamu tak lagi terang, sehingga pudarlah sinar surya, bulan dan bintang. Awan mendung pembawa hujan, tetap menyertaimu bagai ancaman.BIS



I. Kenakan Pakaian Matahari



Pada waktu siang, sinar matahari memberi cahaya/penerang kepada permukaan bumi dan tidak ada satupun yang terlewatkan. Kita orang-orang benar (mempelai perempuan Anak Domba) juga (akan) bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa (bnd. Why. 21:9-11), jika kita mengasihi musuh kita ??Sebab Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik ? Karena itu haruslah kamu sempurna seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna? (Mat. 5:43-48)



Khasiat dari sinar matahari juga menyembuhkan. ?Tetapi bagi kamu yang taat kepada-Ku, kuasa-Ku yang menyelamatkan akan terbit laksana matahari, dan sinarnya membawa penyembuhan.? (Mal. 4:2 BIS)





II. Berdiri tegak atas Bulan



?Engkau membuat bulan menjadi penanda waktu, matahari tahu saat terbenamnya. Bila Engkau menurunkan gelap, hari menjadi malam, dan semua binatang hutan berkeliaran. Singa-singa muda mengaum mencari mangsa, meminta makanan yang disediakan Allah. Bila matahari terbit, mereka menyingkir dan berbaring di tempat persembunyiannya. (Mzm. 104:19-23 BIS)



?Singa? identik dengan Satan/Iblis (1Pet.5:8). Sasaran dari singa yang mengaum-aum adalah domba-domba (lebih-lebih yang tidak tergembalakan! ? Yeh. 34:5), oleh sebab itu kita harus seperti perempuan yang berdiri di atas bulan yaitu berdiri teguh pada Korban Kristus, dengan iman yang teguh lawanlah dia, sebab janji Tuhan: ?Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kalian tahu bahwa saudara-saudara sesama Kristen lainnya di seluruh dunia juga menderita seperti kalian. Tetapi sesudah kalian menderita sebentar, Allah sendiri akan membuat kalian menjadi sempurna. Ia akan menegakkan dan menguatkan kalian serta mengo-kohkan kalian. Sebab Ia adalah Allah yang sangat baik hati, yang sudah memanggilmu untuk turut merasakan keagungan-Nya yang abadi melalui Kristus. Ialah yang berkuasa sampai selama-lamanya! Amin. (1 Pet. 5:7-11)





III. Bermahkotakan 12 Bintang-Bintang



Bintang-bintang mempunyai fungsi yang tidak kalah pentingnya. Bagi seorang pelaut, bintang-bintang merupakan penunjuk jalan yang jitu di tengah samudera luas, karena bintang semacam itu (sebagai penunjuk arah) tidak pernah bergeser dari tempatnya. Bintang belantik, bintang Kartika atau bintang kulburuj dlsbnya adalah bintang-bintang yang disebut dalam Alkitab yang mempunyai tempat yang tidak berubah-ubah (Ayub 38:7,31-33). Jika ?bintang-bintang? itu suka berkeliaran akan disebut bintang meteor yang berakhir pada kelam yang paling gelap untuk selama-lamanya (Yudas 1:13b). Dan terseret oleh ekor naga (Satan) serta dilemparkannya ke bumi !



Anak-anak Tuhan hendaknya tidak bergeser dari tempatnya (tidak suka pindah-pindah model pelayanan, tapi mengetahui karunia yang dianugerahkan kepadanya) laksana bintang - bintang bercahaya selamanya yang menuntun orang lain kepada kebenaran (Dan 12:3). Artinya, dimanapun kita berada (di kota, desa, pedalaman sekalipun), fungsi dari ?bintang? yang tetap adalah memberi petunjuk dan arah yang pasti dan tepat !



Angka 12 menunjukan persekutuan dan persatuan dari jemaat Tuhan, sehingga kita sebagai hamba Tuhan atau sidang jemaat membawa orang lain (jiwa baru) hanya kepada Yesus (bnd. Mat. 2:2, 9-10) dan bukan kepada seorang pendeta atau siapa saja !



12 bintang juga berbicara tentang karunia-karunia Roh Kudus. Walau setiap ?bintang? mempunyai kemuliaan yang berbeda-beda (1 Kor. 15:40-41) bukan berarti kita boleh dan mengkultus-individukan seorang (dari yang lain), atau kita memberi diri dikultuskan atau merasa kita sangat penting (lebih dari yang lain), sehingga memicu persaingan dan menciptakan pengelompokan seperti yang terjadi pada jemaat Korintus (1Kor. 3:1-5).



Hendaknya pikiran dan panca indera kita terfokus pada perkara di atas di mana Kristus ada duduk disebelah kanan Bapa (Kol. 1:1-4 bnd. Flp. 4:8-9) dan seluruh pekerjaan Tuhan (di bumi) dikerja-kembangkan oleh masing-masing kita, anggota tubuh-Nya dalam kapasitas karunia-karunia yang diberikan. Walau berbeda tapi bukan untuk persaingan namun untuk kepentingan bersama dalam membangun tubuh Kristus (1Kor. 12:7, 12-27).



Kenakanlah sekarang juga ?matahari, bulan dan bintang-bintang? yaitu (sifat) Allah Tritunggal dalam Tuhan Yesus Kristus dalam seluruh kehidupan kita, maka Anda pasti memperoleh perlindungan Allah yang tak ada taranya sekarang sampai selamanya!



Amin.



Oleh : Pdt. Paulus Budiono Minggu, 10 Juni 2007



Sumber : http://www.gkga-sby.org/index.php?option=com_content&task=view&id=464&Itemid=48

dilihat : 614 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution