Minggu, 16 Desember 2018 02:09:31 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 32
Total pengunjung : 450857
Hits hari ini : 121
Total hits : 4153306
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Dukacita Yang Membawa Pada Pertobatan
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 05 Juni 2007 00:00:00
Dukacita Yang Membawa Pada Pertobatan
II Kor 7:9 ?namun sekarang aku bersukacita, bukan karena kamu telah berdukacita, melainkan karena dukacitamu membuat kamu bertobat. Sebab dukacitamu itu adalah menurut kehendak Allah, sehingga kamu sedikitpun tidak dirugikan oleh karena kami.?



Seorang pembaca setia dari tulisan-tulisan saya mengatakan bahwa saya cenderung lebih menekankan penderitaan, kemiskinan dan kegagalan dibandingkan dengan keberhasilan dan kemakmuran dalam tulisan-tulisan tersebut.



Sebenarnya saya bukanlah seseorang yang memuja penderitaan, kesakitan atau kemiskinan.



Saya tidak menentang pengajaran keberhasilan dan kemakmuran ekonomi sebab itu memang ada di Alkitab.



Akan tetapi saya juga percaya bahwa penderitaan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari hidup Kekristenan.



Saya percaya bahwa penderitaan, penyakit dan kemiskinan tidak selalu karena akibat kutuk melainkan bisa juga karena kehendak Allah seperti yang terjadi pada jemaat di Smirna.



Saya percaya Bapa di surga pasti juga turut menderita saat anak-anakNya mengalami penderitaan.



Hati Bapa menangis saat melihat anak-anakNya yang sedang meratap dalam kesakitan.



Bukankah bapa di dunia ini yang tidak sempurna saja akan merasa menderita bila ada anaknya yang sedang menderita ?



Namun Dia mengijinkan hal itu terjadi karena dukacita tersebut akan membawa kita pada pertobatan yang mendalam dimana hal itu akan membuat kita semakin mengenalNya dan mengalami keindahan kasihNya.



Tujuan Tuhan mengijinkan kita mengalami dukacita, kesakitan dan kekecewaan hanyalah untuk membawa kita untuk mendekat padaNya.



Bapa rindu berbagi kasih dengan setiap kita sebab kita ini merupakan anak-anakNya yang sangat dikasihiNya.



Seringkali kita ini lebih suka bekerja untuk Tuhan dibanding bersekutu dan mencari wajahNya.





Menurut Larry Crabb pertobatan yang sejati hanya akan terjadi bila kita mengalami cukup penderitaan.



Supaya pertobatan cukup mendalam untuk membersihkan banyak kekotoran kita, kita harus menanggung beberapa kesukaran.



Anak yang hilang itu tidak akan memutuskan untuk pulang ke rumah bapanya bila ia tidak mengalami cukup kesukaran.



Sama seperti anak yang terhilang itu banyak diantara kita yang tidak berpaling kepada Tuhan sampai kita mengalami jalan buntu dalam kehidupan ini.



Saya bersyukur untuk setiap penderitaan dan kesulitan yang Tuhan ijinkan menimpa diri saya sebab tanpa itu saat ini saya pasti akan sangat jauh dariNya.



Setelah lebih dari 14 tahun mengikuti dan melayani Yesus, saya mengalami bahwa Dia itu merupakan pribadi yang sangat baik.



Dia telah mengubah saya dari seorang pribadi yang depresi dan kesepian menjadi seorang yang dipenuhi oleh kasih dan sukacita ilahi.



Dia telah mengubah ratapanku menjadi tari-tarian.



Proses untuk mengalami perubahan itu memang sangat menyakitkan, kadang sampai harus mencucurkan air mata.



Namun dukacita tersebut membawa saya pada pertobatan yang sejati yang akhirnya menghasilkan buah kedamaian.



Biarlah kita semua mengalami dukacita yang menurut kehendak Allah ini!



Oleh: Sunanto

dilihat : 349 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution