Sabtu, 15 Desember 2018 13:08:58 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 139
Total pengunjung : 450742
Hits hari ini : 742
Total hits : 4152180
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pernikahan Tanpa Anak
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 13 April 2007 00:00:00
Pernikahan Tanpa Anak
Pasangan yang menikah tanpa anak sepertinya sudah menjadi masalah yang menarik di mata publik. Karena setiap kali publik melihat sebuah keluarga yang menikah tanpa momongan, maka mereka akan mereka-reka banyak hal di dalam pikiran mereka. Khususnya di Indonesia, anak sudah menjadi ?anugerah khusus? yang harus dimiliki oleh sepasang suami isteri. Bahkan ada banyak opini yang mengatakan, khususnya mereka yang tidak mengenal Yesus, bahwa pasangan yang menikah tanpa momongan adalah pasangan yang tidak beruntung atau tidak diberkati.



Ada sebuah kisah tentang sepasang suami isteri yang telah menikah selama 5 tahun. Mereka masih belum dianugerahi anak. Alice, isteri Louis, selalu mendapat pertanyaan yang sama dari beberapa orang selama bertahun-tahun,?Bukankah kamu tahu jika anak itu anugerah Tuhan? Bertanyalah kepada Tuhan ada apa dengan kamu.? Alice dan suaminya selalu berdoa kepada Tuhan agar dianugerahi seorang anak, mereka juga melakukan banyak terapi dan menjalani pengobatan medis, tapi Tuhan masih belum memberi jawaban. Alice ingin sekali menikmati pernikahannya dengan Louis meskipun mereka masih belum diberi momongan. Tetapi kata-kata dan pertanyaan orang lain akan keberadaan mereka kerap kali membuat Alice bersedih, kecewa, dan merasa tidak diberkati oleh Tuhan.



Ada banyak pasangan suami isteri yang memilih untuk bercerai karena tidak dikaruniai anak. Khususnya di Indonesia, anak seperti sebuah harta yang sangat berarti. Jika sebuah keluarga tidak dianugerahi seorang anak, maka hal itu dianggap sebagai aib atau kutuk. Sehingga banyak pasangan yang mengagung-agungkan anak. Tapi ada yang salah dalam hal ini, anak tidak pernah menjamin masa depan!



Jika ada pasangan suami isteri yang tidak dikaruniai anak, maka kita harus belajar memahami bahwa dibalik semua itu ada rencana Tuhan yang sangat indah. Ada beberapa hal yang harus kita mengerti tentang rencana Tuhan jika memang sepasang suami isteri belum juga dikaruniai seorang anak.



- Salah satu cara untuk menjalin keintiman dengan Tuhan adalah di saat kita berdoa sungguh-sungguh dan berharap sepenuhnya kepada-Nya. Pasangan suami isteri yang sangat mendambakan kehadiran seorang anak pasti akan terus menjaga keintiman hubungan mereka dengan Tuhan.

- Bagaimana manusia bisa melihat mujizat yang besar dan luar biasa jika ia tidak melewati sebuah tantangan yang besar. Seorang suami atau isteri yang mandul akan mengerti arti kuasa mujizat saat Tuhan bekerja dan menganugerahi mereka anak. Sesuatu yang mustahil di mata manusia namun berhasil dikerjakan oleh Tuhan akan menjadi kesaksian besar bagi pasangan suami isteri terhadap dunia.

- Tuhan terkadang suka dengan kejutan. Ia menantikan waktu yang tepat dimana pemberian-Nya yang spesial siap diterima pada waktu yang tepat sesuai dengan waktu-Nya.

- Visi utama sebuah pernikahan bukanlah anak, melainkan melayani Tuhan.



Iblis selalu mengelabui kita. Ia membisikkan di telinga kita, ?Rahimmu terkutuk. Engkau tidak diberkati. Engkau tidak layak mendapatkan anak. Tuhan telah melupakan Engkau.? Tetapi tolak semua masukan si iblis (Yakobus 4:7). Tuhan menciptakan kita dengan ajaib (Mazmur 139:14). Tidak ada yang terkutuk di dalam tubuh kita. Jika kita hanya memandang kepada Tuhan, maka kita akan memahami arti sukacita yang sejati. Kebahagiaan rumah tangga tidak terjamin dengan kehadiran seorang anak. Tetapi anak melengkapi sukacita yang telah kita miliki bersama pasangan hidup kita.



Mari kita perbaharui pemikiran kita yang mengatakan bahwa pernikahan tanpa momongan adalah pernikahan yang tidak diberkati Tuhan. Namun pikirkanlah bahwa pernikahan itu akan selalu indah dengan atau tanpa anak, karena segala sesuatu telah diatur oleh-Nya demi kebaikan kita.



Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah ( Roma 8:28)



Vlorin. - "VIVI HO"

dilihat : 440 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution