Senin, 16 Juli 2018 02:14:18 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 182
Total pengunjung : 405925
Hits hari ini : 3137
Total hits : 3698961
Pengunjung Online : 8
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Hukum Taurat
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 19 Februari 2007 00:00:00
Hukum Taurat
Hukum Taurat





Mat 5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.



Sesempurna apa seorang manusia dapat memenuhi tuntutan hukum dari Allah? Perjanjian antara Allah dengan manusia telah diturunkan berabad-abad lamanya, sejak bangsa Israel pertama kali keluar dari perbudakan di Mesir. Bangsa itu telah melihat kedahsyatan Allah yang luar biasa, mendengar sendiri suara-Nya, dan melihat bagaimana pemimpin mereka, Musa, bersinar-sinar wajahnya setelah bertemu muka dengan TUHAN, Allah semesta alam. Hukum-hukum- Nya sempurna, namun dapatkah manusia juga cukup sempurna untuk melakukannya?



Yang paling keras usahanya untuk memenuhi segala tuntutan hukum Allah ada di antara ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Namun lihatlah: setelah beberapa abad, mereka pun mulai menambahi dan mengurangi hukum itu. Tuhan Yesus berkata bahwa orang yang mengajarkan hukum yang telah diubah akan menduduki tempat yang paling rendah di Sorga. Karena itu, jika hidup keagamaan manusia tidak lebih baik daripada mereka, maka orang tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Kalau begitu, siapa yang bisa? Siapa yang sanggup memenuhi Perjanjian dengan Allah?



Tuhan Yesus, hanya Dialah yang sanggup. Karena Dia mengerti, bukan saja apa yang tertulis --dan diubah-- oleh ahli Taurat, melainkan apa yang dikatakan oleh Allah Bapa di Sorga. Dia tahu seperti apa tuntutan sebenarnya, ketika Allah menghendaki bangsa itu hidup kudus, seperti Allah sendiri yang kudus.



Tuhan Yesus datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya, memenuhinya dengan sempurna. Perjanjian yang pertama dipenuhi seluruhnya dalam Yesus, sehingga Perjanjian itu selesai, lengkap seluruhnya. Maka Allah memulai sebuah Perjanjian Baru bagi kita sekarang, keselamatan yang dianugerahkan- Nya bagi kita yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.



Bagi orang yang setulusnya dan sungguh-sungguh percaya kepada Kristus, ia mendapat karunia untuk hidup beragama lebih baik daripada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sehingga dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Terpujilah TUHAN!



Salam kasih,

Donny

dilihat : 355 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution