Senin, 22 Oktober 2018 19:34:53 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 208
Total pengunjung : 431852
Hits hari ini : 2628
Total hits : 3983623
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Doa Orang Benar Pengaruhi Hati I Allah
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 01 November 2005 00:00:00
Doa Orang Benar Pengaruhi Hati I Allah
Dasar Renungan : YESAYA 38:1-8, "Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos dan berkata kepadanya: 'Beginilah firman TUHAN: Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi.' Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada TUHAN..... Sesungguhnya, bayang-bayang pada penunjuk matahari itu mataharipun mundurlah ke belakang sepuluh tapak dari jarak yang telah dijalaninya."



Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos dan berkata kepadanya: "Beginilah firman Tuhan: Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi." Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada Tuhan, Ia berkata: "Ah Tuhan, ingatlah kiranya bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu".



Kemudian menangisiah Hizkia dengan sangat. Maka berfirmanlah Tuhan kepada Yesaya : "Pergilah dan katakanlah kepada Hizkia: Beginilah firman Tuhan, Allah Daud, bapa leluhurmu: Telah kudengar doamu dan telah kulihat air matamu. Sesungguhnya Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi, dan Aku akan melepaskan engkau dan kota ini dari tangan raja Asyur dan Aku akan memagari kota ini. Inilah yang akan menjadi tanda bagimu dari Tuhan, bahwa Tuhan akan melakukan apa yang telah dijanjikan-Nya: Sesungguhnya, bayang-bayang pada penunjuk matahari buatan Ahas akan Kubuat mundur ke belakang sepuluh tapak yang telah dijalaninya" Maka pada penunjuk matahari itu matahari pun mundurlah ke belakang sepuluh tapak dari jarak yang telah dijalaninya.



Melalui Yesaya, Allah menubuatkan bahwa Hizkia akan mati sebagai akibat tidak terelakkan dari penyakitnya. Tetapi dalam Alkitab banyak nubuat dinyatakan dengan bersyarat, misalnya, dalam Yeremia 18:7-10, "Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan mencabut, merobohkan dan membinasakannya. Tetapi apabila bangsa yang terhadap siapa Aku berkata demikian telah bertobat dari kejahatannya, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak menjatuhkan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka. Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan membangun dan menanam mereka. Tetapi apabila mereka melakukan apa yang jahat di depan mata'Ku dan tidak mendengarkan suara-Ku, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak mendatangkan keberuntungan yang Kujanjikan itu kepada mereka."



Allah tidak bertindak secara gegabah, tetapi Ia dapat mengubah rencana-Nya sesuai dengan tanggapan kita terhadap firman-Nya. Allah tetap bebas untuk mengubah keputusan-Nya yang sudah diumumkan dan mengatur tindakan-tindakan" Nya terhadap kita, baik secara pribadi maupun sebagai bangsa, sesuai dengan tanggapan kita kepada tawaran pengampunan atau ancaman hukuman dari-Nya.



Sekalipun Allah sendiri tidak berubah (Bilangan 23:19; Yakobus 1:17), Ia tetap berhak untuk mengubah pikiran-Nya dan janji-janji serta ancaman yang telah dinyatakan-Nya.



Pernyataan Allah bahwa Hizkia harus siap untuk mati dan doa Hizkia kepada Allah mengandung berbagai implikasi penting bagi hubungan kita dengan Allah.

1. Segala sesuatu yang dinyatakan Allah tentang masa depan belum tentu tidak dapat dibatalkan. Contoh, bagaimana bangsa Niniwe, karena mereka mau bertobat, Allah membatalkan rencana hukuman-Nya. (Yunus 3:1-10).

2. Doa-doa kita dapat mempengaruhi hati Allah, rencana-Nya, dan pelaksanaan rencana-Nya yang berdaulat



Sikap Hizkia dalam menanggapi pernyataan Allah dengan tetap menunjukkan kesetiaannya, ketulusan hatinya dan ketaatannya dalam melakukan firman-Nya serta ketekunannya dalam doa, sangat mempengaruhi hati Allah dan tindakan Allah; terbukti Hizkia diberi bonus 15 tahun menikmati kehidupan, bahkan dampak dari sikap hidup Hizkia sangat besar di mana Allah akan melepaskan kota dari tangan raja Asyur dan juga akan memagari kota di mana Hizkia tinggal.



BAMAG kota setiap bulan pada Selasa, Minggu pertama, berusaha mempertemukan kita sebagai keluarga Allah melalui doa bersama dengan tujuan supaya, ketika kita merendahkan

diri berdoa dan mencari wajah Tuhan, serta berbalik dari jalan kita yang salah, Allah akan memulihkan negeri kita (2 Tawarikh 7:14).



Mari kita pelihara keutuhan hidup sebagai keluarga Allah (Gereja-Nya) dengan tetap mempertahankan iman, percaya kita dan meningkatkan kualitas dan kuantitas doa kita, pasti Allah akan memulihkan keadaan bangsa dan negara kita. Tuhan memberkati.



Pdt. Drs. EN. Sumargono Hutagalung, MA

Dikutip dari warta BAMAG Kota Surabaya No. 54/Th.V-BMGSBY/11/2005

dilihat : 469 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution