Sabtu, 21 Juli 2018 08:43:56 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 29
Total pengunjung : 407254
Hits hari ini : 165
Total hits : 3713104
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pukulan Fisik Picu Penurunan IQ Anak






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 28 September 2009 00:00:00
Pukulan Fisik Picu Penurunan IQ Anak
Pukul anak sebagai medium penyadaran

ternyata tidak hanya berdampak buruk terhadap psikologis tetapi juga tingkat kecerdasan. Penelitian yang dilakukan Universitas

New Hampshire, AS melaporkan, sebagian besar dari anak yang kerap dipukul orang tua memiliki tingkat intelegensia (IQ) yang

rendah.



Lebih dari itu, penelitian juga mencatat hasil lain mengejutkan dimana anak yang mengalami perlakuan keras

akan mengalami kesulitan untuk mengikuti jenjang pendidikan yang lebih tinggi.



"Semua orang tua pasti ingin anak

mereka pintar. Penelitian ini menunjukan bagaimana efek negatif dari perlakukan keras orang tua dan koreksi kesalahan perlakuan

dilain pihak guna mencegah hal itu terjadi," tukas salah satu peneliti. Murrat Strauss dari Universitas New Hampsphire, AS

seperti yang dikutip Yahoonews, pekan lalu.



Penelitian menggunakan metodologi yang menghubungkan antara perlakuan

keras dan intelegensia. Metodologi ini mengaitkan sejumlah hubungan lain semisal status ekonomi.



"Anda mungkin akan

mengatakan buktikan, tapi saya pikir metode ini akan memberikan berapa laternatif. Saya yakin bahwa perlakukan keras dari orang

tua akan membuat perkembangan mental dan kemampuannya menurun secara perlahan," tegasnya.



Penelitian mengambil

sampel 1510 anak yang terbagi menjadi dua grup rentang usia. Grup pertama berpopulasi 806 anak dengan rentang usia 2-4 tahun

dan grup kedua berpopulasi 704 anak dengan rentang usia 5-9 tahun. Peneliti lalu memberikan tes IQ diawal dan 4 tahun

kemudian.



Kedua grup masing-masing terdiri dari anak yang mendapatkan perlakukan keras dan tidak dari masing-masing

orang tua anak. Hasilnya, kata Strauss, tercatat hal yang siginifikan. Sebagian dari anak-anak yang mengalami perlakuan keras

mengalami keterlambatan perkembangan IQ dari tes awal dan tes lanjutan 4 tahun kemudian. Peningkatan IQ justru terjadi pada

anak yang tidak mengalami perlakuan keras.



Menurut Pengamat Anak dan Keluarga dari Duke Univesity, Jennifer Lansford

menilai hasil penelitian begitu menarik. Dia juga berpendat, penelitian yang dilakukan memiliki dasar fondasi yang kuat.

"Mengacu pada perkembangan anak, dimungkinkan bahwa anak dengan IQ rendah berkaitan dengan masalah displin secara fisik yang

berlebih," tukasnya.



Faktor Psikologis



Penelitian lantas mencari cara mengapa IQ anak secara siginifikan

mengalami penurunan usai mendapatkan perlakukan keras. Kesimpulan mengacu pada faktor psikologis anak selama mendapatkan

perlakuan keras.



"Setiap orang pasti percaya, dipukul oleh orang tua tentu memberikan bekas trauma mendalam pada

anak," papar Strauss. Lebih jauh dia menjelaskan, trauma itu berefek stress pada anak saat menghadapi situasi sulit dan kondisi

tersebut membuat anak kesulitan mengeluarkan kemampuannya.



"Dengan memukul, orang tua hanya bisa mendapatkan

perhatian dan sikap patuh si anak saat dipukul saja. Ini menghalangi anak untuk berpikir bebas," komentar Elizabeth Gershoof,

Pakar Anak asal Universitas Texas. Sehingga, kata dia, anak hanya berprilaku benar saat dipukul saja atau anak hanya melakukan

sesuatu karena teringat akan pukulan, bukan inisiatif.



Sebab itu, Gershoff menyarankan kepada para orang tua untuk

segera menghentikan kebiasaan memukul saat anak melakukan kesalahan atau ketika sikap anak tidak

pantas.(Jj)





Sumber : http://www.republika.co.id/berita/78368/Pukulan_Fisik_Picu_Penurunan_IQ_Anak

dilihat : 228 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution