Kamis, 27 Juni 2019 13:17:15 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 193
Total pengunjung : 517288
Hits hari ini : 1338
Total hits : 4749550
Pengunjung Online : 9
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Masa Lalu jangan Diungkit Lagi






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 10 September 2009 00:00:00
Masa Lalu jangan Diungkit Lagi
NAMA Nancy Walangitan (31) sempat terbawa-bawa dalam tuduhan terhadap kegiatan

Herman Kemala. Selain dikatakan telah kabur dari rumah, juga jadi selir Herman Kemala. Tadi malam, Nancy langsung mendatangi

redaksi koran ini. Berikut wawancara koran ini (MP) dengan Nancy Walangitan (NW).

MP: Syalom. Selamat malam

NW:

(Sambil tersenyum) Syalom.

MP: Bagaimana tanggapan Nancy soal tuduhan bahwa telah lari dari rumah dan menjadi selir Herman

Kemala.

NW: Tidak benar. Itu sebenarnya masa lalu. Jangan diungkit lagi. Saya tidak ada masalah dengan keluarga, terutama

orang tua.

MP: Bagaimana soal menjadi selir?

NW: Tidak benar itu. Itu fitnah. Pak Herman justru banyak membantu saya

dan keluarga saya. Saya dan juga teman-teman dibina untuk bisa mandiri. Buktinya, saya sudah bisa berusaha sendiri dan mandiri.

(Nancy kemudian menelepon orang tuanya dan berbicara langsung)

MP : Jadi hubungan dengan orang tua baik selama

ini?

NW: Saya tidak pernah berniat melawan orang tua, apalagi sampai dikatakan memberontak. Mungkin waktu itu karena

kegiatan yang padat maka kami sering tidak pulang ke rumah. Itu mungkin persoalannya. Saya memang tulus melayani dan ingin

mandiri dan ingin bekerja. (Nancy sendiri sejak usia 17 tahun sudah bekerja)

MP: Apa usaha anda selama ini.

NW: Saya

dulu melakukan usaha kecil-kecilan seperti multilevel marketing, jadi broker, jual tanah, jual pakaian dan jual rumah. Lewat

hasil itu memiliki rumah sendiri. Jadi tak ada salahnya jika saya tinggal di rumah sendiri. Keinginan saya untuk mandiri tidak

ada sangkut pautnya dengan pak Herman Kemala. Saya memang suka mandiri. Saya tidak pernah mengatakan tidak mengenal orang

tua.

MP: Bagaimana hubungan dengan orang tua sekarang?

NW: Hubungan kami sangat baik. Malahan waktu mami sakit, saya

bawa makanan, menjaga di rumah sakit. Saya tetap pulang ke rumah orang tua. Kami juga selalu bertelepon. Pak Herman justru

banyak membantu saya dan teman-teman. Kita justru harus salut dengan pak Herman yang mau mengangkat kami orang manado

(Minahasa) untuk bisa mandiri. Mercifull Building adalah garapan dari pak Herman yang sudah mengangkat wisata kuliner di Sulut

dengan menyandang urutan nomor kedelapan(MW)



sumber:

http://www.mdopost.com/

dilihat : 432 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution