Selasa, 21 Mei 2019 01:24:25 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 28
Total pengunjung : 504492
Hits hari ini : 123
Total hits : 4623976
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Malaysia Tidak Pernah Mengklaim Tari Pendet






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 08 September 2009 00:00:00
Malaysia Tidak Pernah Mengklaim Tari Pendet
Pihak Konsulat Jenderal (Konjen) Malaysia di Medan menyatakan, Pemerintah Malaysia tidak pernah mengklaim

tari Pendet asal Bali dan Pulau Jemur, yang berada di Provinsi Riau milik mereka.



Konsul Jenderal Malaysia di Medan,

Fauzi Omar, Senin mengatakan, wacana mengenai isu pengklaiman tari Pendet asal pulau Dewata dan termasuk Pulau Jemur yang

berada di Provinsi Riau itu tidak benar.



Pihak swasta yang mempublikasikan Tarian asal Bali itu yang kemudian

didokumentasikan melalui film dokumenter. "Pemerintah Malaysia tidak pernah membuat film dokumenter itu,"

katanya.



Pada film dokumenter yang dipublikasikan oleh pihak swasta itu, diakuinya memang ada tayangan yang

menunjukkan tari Pendet, namun tidak ada mengatakan bahwa tarian itu milik Malaysia.



Ia menyesalkan sikap masyarakat

di Indonesia khususnya di Sumatera Utara (Sumut) yang terkesan emosional ketika mendengarkan wacana yang dianggapnya belum

tentu kebenarannya.



Mengenai tidak ada pihak Konjen Malaysia di Medan yang menerima para pengunjuk rasa menuntut

klarifikasi masalah tarian itu, yang terjadi sepekan terakhir, ia mengaku tidak berada di Medan. "Bukan maksud untuk tidak

menerima para pengunjuk rasa, saya sedang tidak berada di Medan," katanya.



Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI

asal Sumut, Parlindungan Purba yang berada di Konjen Malaysia mengatakan, ada indikasi untuk merusak hubungan antara Indonesia

- Malaysia dengan berkembangnya wacana tersebut, tanpa menjelaskan siapa yang dimaksud.



Ia mengatakan, sebuah

penghargaan jika budaya Indonesia dimainkan oleh negara-negara di dunia. "Asal jangan di klaim" katanya.



Pada

tanggal 27 dan 28 Agustus lalu, pihak DPD RI telah melakukan pertemuan ke Malaysia secara resmi kepada pihak yang membuat

tayangan film dokumenter tersebut.



Namun berdasarkan, penjelasan pembuat film dokumenter tersebut mengaku tidak

pernah memasukkan tari Pendet ke dalam tayangan tersebut.



"Pihak Discovery Channel yang memasukkan adengan tari

Pendet itu, dan juga telah meminta maaf atas kejadian itu," katanya.



Ia minta kepada masyarakat di Indonesia

khususnya di Sumut agar tidak terpancing dengan isu yang dapat merusak hubungan baik antar kedua

negara.(MW)



sumber:

http://oase.kompas.com/read/xml/2009/09/08/01564790/Malaysia.Tidak.Pernah.Mengklaim.Tari.Pe

ndet



dilihat : 428 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution