Kamis, 27 Juni 2019 13:10:04 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 186
Total pengunjung : 517281
Hits hari ini : 1309
Total hits : 4749521
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Monas dan GBK Tak akan Dijadikan Aset SBSN






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 05 September 2009 00:00:00
Monas dan GBK Tak akan Dijadikan Aset SBSN
Pemerintah tak akan

menggunakan barang milik negara atau BMN yang merupakan simbol-simbol kedaulatan negara dan mempunyai nilai budaya serta

sejarah sebagai underlying transaksi surat berharga syariah negara (SBSN), misalnya Gelora Bung Karno (GBK) dan Monas.

Keputusan itu merupakan kesepakatan rapat kerja Komisi XI DPR RI dengan Menteri Keuangan akhir Agustus 2009. Demikian

keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan seperti dikutip ANTARA, Sabtu

(5/9).



Rapat kerja itu memutuskan persetujuan penggunaan BMN senilai maksimal Rp 25,9 triliun untuk digunakan

sebagai aset SBSN. Pemberian persetujuan itu merupakan bagian dari mekanisme penerbitan SBSN sebagaimana diatur dalam UU Nomor

19 tahun 2009 tentang SBSN. Selanjutnya, atas persetujuan DPR, Menkeu melakukan penetapan atas BMN yang akan dijadikan

underlying asset.



Berdasar Peraturan Menteri Keuangan No.04/PMK.08/2009 tentang Pengelolaan Aset SBSN yang Berasal

dari BMN, seluruh BMN yang digunakan Kementerian dan Lembaga bisa dijadikan Aset SBSN kecuali Alat Utama Sistem Persenjataan

(Alutsista) dan BMN dalam

sengketa.(MW)



sumber:

http://berita.liputan6.com/politik/200909/243184/Monas.dan.GBK.Tak.akan.Dijadikan.Aset.SB

SN

dilihat : 440 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution