Jum'at, 19 Oktober 2018 22:05:43 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 297
Total pengunjung : 430940
Hits hari ini : 1492
Total hits : 3975315
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -WVI Sosialisasikan Pendidikan Antikorupsi di NTT






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 04 September 2009 00:00:00
WVI Sosialisasikan Pendidikan Antikorupsi di NTT
JAKARTA, KOMPAS.com - Sejalan dengan upaya pemerintah untuk menangani tingginya tingkat korupsi

yang terjadi di masyarakat, World Vision Indonesia bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mensosialisasikan UU

Antikorupsi dan Pendidikan Anti Korupsi kepada masyarakat sejak dini.



Sebanyak 70 guru yang merupakan perwakilan

dari Kabupaten Manggarai, Alor, Flores Timur, Sumba Timur, Kupang, Timor Tengah Utara dan Rote di Wilayah NTT diberikan

pencerahan dalam seminar selama dua hari, Jumat (4/9) dan Sabtu (5/9) di Balai Diklat Dinas Sosial Propinsi NTT, Kupang.

"Selain para guru, seminar ini juga dihadiri oleh dinas pendidikan setempat, tokoh agama dan beberapa NGO lainnya," kata John

Nelwan, Marketing Public Relations Manager World Vision Indonesia, Jumat (4/9) di Jakarta.



Amsal Ginting, Pejabat

Kepala Kantor Regional World Vision ADP NTT, wakil dari World Vision Indonesia yang memfasilitasi pelaksanaan program ini

mengatakan, World Vision dan KPK mempunyai visi yang sama untuk membangun pendidikan nilai atau karakter sejak dini tentang

pendidikan antikorupsi.

Program yang baru pertama kalinya diselenggarakan di Wilayah NTT ini dibuka oleh Yoseph A.

Mamulak, Asisten Pemerintahan Setda Propinsi NTT (mewakili Gubernur NTT) dan Bapak Yudi Purnomo, Fungsional Deputi Direktorat

Pendidikan dari Pelayan Masyarakat KPK.



Menurut Amsal Ginting, KPK menyambut baik inisiatif ini dan mendukung tekad

World Vision untuk memfasilitasi upaya sosialisasi pendidikan antikorupsi sejak dini tersebut. "Kami sangat antusias terhadap

pelaksanaan sminar ini, mengingat yang hadir adalah para guru SD, yang kelak akan meneruskan pendidikan anti korupsi kepada

murid-muridnya," ungkapnya.



Visi World Vision Indonesia adalah anak yang hidup seutuhnya, selain cukup sehat,

bersekolah, juga harus memiliki ahlak yang baik. Kerja sama dengan KPK ini akan memberdayakan masyarakat khususnya menyiapkan

generasi penerus yang anti korupsi.



John Nelwan menambahkan, pihaknya menyadari bahwa pendidikan antikorupsi harus

dilakukan sejak dini untuk menciptakan masa depan bangsa yang lebih baik. "Mari didik anak-anak kita untuk bisa menumbuhkan

karakter yang dibangun berlandaskan nilai-nilai kejujuran, integritas dan keluhuran. Mari berikan pendidikan terbaik untuk

mereka. Stop Korupsi!" ujarnya.



Pelaksanaan program ini akan terus dikembangkan untuk jangka waktu ke depan sehingga

kesadaran publik mengenai anti korupsi dapat terus

ditingkatkan.(MW)



sumber:

http://regional.kompas.com/read/xml/2009/09/04/19101092/wvi.sosialisasikan.pendidikan

.antikorupsi.di.ntt..

dilihat : 291 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution