Kamis, 13 Desember 2018 02:21:54 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 318
Total pengunjung : 449733
Hits hari ini : 1848
Total hits : 4146045
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -MUI: Pemerintah Kembali ke Jaman Orde Baru






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 23 Agustus 2009 00:00:00
MUI: Pemerintah Kembali ke Jaman Orde Baru
VIVAnews - Markas Besar Kepolisian RI berencana mengawasi dakwah-dakwah selama bulan Ramadan.

Rencana ini ditolak tegas Majelis Ulama Indonesia.



"Tidak perlu ada pengawasan khusus," kata Ketua MUI, Ma'ruf

Amin, saat dihubungi VIVAnews, Minggu 23 Agustus 2009. "Kalau itu dilakukan, justru akan kembali ke jaman Orde

Baru."



Menurut Ma'ruf Amin, seharusnya pemerintah melakukan pengawasan pada oknum-oknum yang dicurigai saja.

Pengawasan, lanjut dia, tidak perlu dilakukan secara detil. "Yang diawasi itu oknum yang dicurigai saja tidak perlu

keseluruhan," ujarnya. "Dakwah itu kan mengajak ke jalan yang benar."



Apakah MUI akan melakukan protes keputusan

pemerintah tersebut? "Kita belum akan melakukannya, karena kita akan bahas terlebih dahulu," jelasnya. Secara pribadi, menurut

Ma'ruf Amin, para ulama bahkan sudah menyatakan keberatan atas keputusan tersebut.



Sebelummnya juru bicara

kepolisian Inspektur Jenderal Nanan Soekarna, menyatakan polisi akan menggelar operasi 'Cipta Kondisi' selama bulan Ramadan

ini. Tujuannya adalah untuk meminimalisir dakwah yang bersifat provokatif pada tindakan terorisme.



Menurutnya,

pengawasan itu tujuannya bukan untuk membatasi dakwah. Namun polisi akan memastikan dakwah itu tidak mengandung provokasi untuk

melakukan pelanggaran hukum. Nanan menilai operasi ini merupakan operasi kemanusiaan sehingga umat Islam dapat melakukan ibadah

puasa dengan tenang dan

tentram.(MW)



sumber:

http://nasional.vivanews.com/news/read/84676-mui__pemerintah_kembali_ke_jaman_orde_baru

>

dilihat : 278 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution