Selasa, 18 Desember 2018 16:48:43 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 283
Total pengunjung : 451714
Hits hari ini : 1439
Total hits : 4159503
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Mengenal Bayam






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 10 Juli 2009 00:00:00
Mengenal Bayam
Bagi anda yang menyukai bayam, kenalilah hal-hal apa saja yang

terkandung di dalamnya, dari mulai dipanen hingga dimasak agar bisa menyajikannya secara benar:



Bayam mengandung zat

besi yang berupa Fe2+ (ferro). Kalau terlalu lama kontak dengan O2 (Oksigen), Fe2+ akan teroksidasi menjadi Fe3+ (ferri). Meski

sama-sama zat besi, yang berguna bagi kita adalah Ferro, sedangkan Ferri bersifat toxid pada bayam. Jadi, kalau bayam dipanasi,

akan berlaku oksidasi tersebut. Selain mengandung zat yang disebut tadi, bayam juga mengandung zat nitrat (NO3). Kalau

teroksidasi dengan udara, maka akan menjadi NO2 (Nitrit). Nitrit adalah senyawa yang tidak berwarna, tidak berbau dan bersifat

racun bagi tubuh manusia. Jangan pernah mengkonsumsi bayam lebih dari 5 jam.



Menurut John S Wishnok, bayam segar

yang baru dicabut dari persemaiannya telah mengandung senyawa nitrit kira-kira sebanyak 5 mg/kg. Bila bayam disimpan di lemari

es selama 2 minggu, kadar nitrit akan meningkat sampai 300 mg/kg. Dengan kata lain, dalam 1 hari penyimpanan, senyawa nitrit

akan meningkat 21 mg/kg (7%). Efek toksid (meracuni tubuh) yang ditimbulkan oleh Nitrit bermula dari reaksi oksidasi Nitrit

dengan zat besi dalam sel darah merah, tepatnya di dalam Hemoglobin (Hb).



Salah satu tugas hemoglobin adalah

mengikat oksigen untuk disalurkan ke seluruh organ tubuh. Ikatan Nitrit dengan hemoglobin, disebut Methemoglobin, mengakibatkan

hemoglobin tidak mampu mengikat oksigen. Jika jumlah methemoglobin mencapai lebih dari 15% dari total hemoglobin, maka akan

terjadi keadaan yang disebut Sianosis, yaitu suatu keadaan di mana seluruh jaringan tubuh manusia kekurangan oksigen. Jika hal

ini terjadi pada bayi dikenal dengan nama "Blue Baby".



Efek toksid lainnya adalah kemampuan Nitrit bereaksi dengan

amino sekunder dapat membentuk senyawa yg dapat menyebabkan kanker! Jangan memasak bayam pakai panci aluminium, soalnya bisa

bereaksi dengan zat besi yang ada di bayam dan jadi racun.



Tips mengkonsumsi bayam:



Pilih bayam yang baru

dipetik dan masih segar. Hendaknya langsung diolah setelah mendapat bayam segar, jangan terlalu lama disimpan di lemari es.





Jadi takut mengkonsumsi bayam? Jangan, soalnya kandungan nutrisinya sangat besar, bahkan bayam disebut sebagai King

of Vegetables. Cukup mengetahui sifat dan unsur dari bayam itu sendiri dapat membuat sayur bayam menjadi nikmat, apalagi pakai

sambel jeruk nipis plus ikan asin. Hmm... *



Written by terangdunia.com

dilihat : 269 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution