Senin, 17 Desember 2018 09:22:59 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 123
Total pengunjung : 451289
Hits hari ini : 992
Total hits : 4156316
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Umat Kristiani Haram Membenci Hari Senin






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 13 Juni 2009 00:00:00
Umat Kristiani Haram Membenci Hari Senin
Sudah sering kita mendengar ungkapan

“ I Hate Monday ” karena di hari senin itu kita mulai melaksanakan pekerjaan rutin kita, dan pada bidang-bidang tertentu

pekerjaan di hari senin jauh lebih banyak / lebih berat jika dibandingkan dengan pekerjaan di hari lainnya, bagi sebagian dari

kita memang sering membenci hari Senin apalagi jika di hari libur (Minggu atau Sabtu hingga Minggu) kita menikmati dengan

nyamannya, senyaman-nyamannya.



Sudah sering pula kita mendengar pernyataan dari sesama umat maupun dari pendeta

yang mengatakan bahwa : “Hidup di surga itu serba mengenakkan, kita tidak perlu bekerja lagi !”.



Bagaimana Alkitab

menjawab hal seperti ini ?



Allah menciptakan manusia sebagai mahluk sosial dan mahluk pekerja, mahluk yang berjuang

untuk menghidupi dirinya dan keluarganya, mahluk yang bekerja untuk mendapatkan penghasilan dan penghargaan oleh karena itu

manusia dikarunia Akal Budi dan kesempurnaan fisik..



Ternyata saat Adam dan Hawa menghuni taman Eden bukannya

bersenang-senang dan bermalasan saja, tapi mereka diwajibkan mengelola taman itu, mereka diberi tanggung jawab untuk memelihara

dan mengusahakan (meningkatkan) agar taman Eden itu menjadi lebih indah dan lebih bermanfaat lagi.



KEJADIAN 2 :

15



TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman

itu



Tuhan tidak pernah ingin menguasai pikiran dan kehendak manusia seturut dengan kehendakNYA, Tuhan menciptakan

manusia dan memberi manusia kebebasan untuk memilih atau berkehendak, Tuhan tidak menciptakan robot robot tetapi manusia !!

oleh karena banyak kehendak atau banyak kemauan atau banyak impian maka manusia manusiapun mulai mengembangkan kemampuan dan

keahliannya sesuai dengan talentanya masing masing. Manusia saling melengkapi, saling bekerja sama, saling menghargai akan

karya atau keahlian insan lainnya.



KELUARAN 35 : 35



Ia telah memenuhi mereka dengan keahlian, untuk

membuat segala macam pekerjaan seorang tukang, pekerjaan seorang ahli, pekerjaan seorang yang membuat tenunan yang

berwarna-warna dari kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus, dan pekerjaan seorang tukang tenun, yakni

sebagai pelaksana segala macam pekerjaan dan perancang segala sesuatu.



Siapa yang bekerja baik maka iapun

mendapatkan upahnya (nilainya/ penghargaan), jika karya / pekerjaannya baik maka besarlah nilai yang didapatnya, dia layak

mendapatkannya layak menikmati hasilnya, begitupun sebaliknya bagi seorang yang pemalas.



PENGKHOTBAH 2 :

24



Tak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada makan dan minum dan bersenang-senang dalam jerih payahnya. Aku

menyadari bahwa ini pun dari tangan Allah..



AMSAL 12:27



Orang malas tidak akan menangkap buruannya,

tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.



Tetapi sebagai mahluk Ciptaan dan mahluk sosial maka kitapun

harus menyediakan waktu khusus buat melakukan penyembahan, pengucapan syukur kepada Tuhan Allah kita. Sebagai mahluk yang

terbatas maka kitapun memerlukan waktu untuk beristirahat, sebagai mahluk sosial maka kitapun perlu membina hubungan dengan

keluarga, kelompok atau masyarakat lainnya. Jangan kita diperbudak oleh pekerjaan sehingga melupakan tanggung jawab pembinaan

kepada keluarga kita, hubungan dengan pencipta kita.



KELUARAN 34 : 21



Enam harilah lamanya engkau

bekerja, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah engkau berhenti, dan dalam musim membajak dan musim menuai haruslah engkau

memelihara hari perhentian juga.



Manusia memerlukan kesehatan dan kesimbangan hidup, manusia pekerja haruslah dalam

kondisi yang prima, untuk itu harus memanfaatkan waktu beristirahat sebaik baiknya. Pola hidup dan pola makan yang tertata.

Kenapa Tuhan hanya menetapkan atau meminta khusus 1 hari saja untuk beristirahat agar memuliakan namaNYA ? Tuhan tahu bahwa

kita adalah mahluk sosial, kita hidup di bumi, kita berpijak dan berkarya di bumi, segala karya kita dilandasi oleh cerminan

Kasihnya, karya kita adalah pujian bagi DIA, karya kita adalah bukti tanggung jawab kita pada Sang Pencipta.. Persoalan Surga

hanya sedikit diulas di Alkitab yang banyak adalah persoalan & perjuangan hidup kita di bumi, karena kita ditugaskan menarik

suasana surga agar melingkupi kehidupan kita dibumi, Jadikanlah hidup lebih hidup lagi sama seperti Adam dan Hawa dipercaya

untuk mengelola, merawat taman Eden. Jangan harap kita dapat mencapai surga kalau kita menjadi bagian dari orang orang neraka

yang menerakakan bumi.



Kita adalah wakil-wakil / anak-anak Allah, jadi bekerjalah dengan baik dan bertanggung jawab,

jangan berkompromi melakukan hal hal yang tidak baik seperti korupsi, mencelakakan orang lain, yang melanggar hukum dan Norma

Agama. Jangan berbangga diri jadi Robinhood yang merampok orang kaya dan memberikan pada yang miskin. Karena cukup banyak dari

kita yang melakukan hal yang senada dengan yang dilakukan oleh Robinhood, yaitu merampok uang negara dan membagikan hasil

kurupsi itu ke panti asuhan hingga gereja.. Lucunya ada pendeta yang menerima hal itu bergembira dan tambah giat mendoakan agar

orang itu diberi rejeki yang berkelimpahan (baca; mengkurop yang banyak lagi) !!.



Konsep Tuhan, manusia adalah

manusia sosial, manusia pekerja, manusia yang berkarya, manusia yang berguna, manusia yang saling mengisi atau melengkapi,

tidak ada sesuatu yang dihasilkan tanpa sebuah usaha ! karena Allah Sang Penciptapun tiada henti bekerja, Allah memberi teladan

yang sempurna bagi ciptaanNYA



YOHANES 5 : 17



Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Bapa-Ku bekerja sampai

sekarang, maka Aku pun bekerja juga.”



Jadi apakah kita pantas mengucapkan : I Hate Monday ?



Apakah kita

masih beranggapan bahwa kita akan hidup ongkang ongkang disurga kelak ? apakah kita berharap para malaekat Tuhan yang melayani

dan menyuapi kita ?



Mari kita Songsong fajar Senin dengan puja dan puji kepada Tuhan.



GOD Bless YOU…

dilihat : 267 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution