Sabtu, 24 Agustus 2019 18:45:00 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520083
Hits hari ini : 1807
Total hits : 4897917
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Cara Bijaksana Atur Uang Ala Raja Salomo






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 22 November 2008 00:00:00
Cara Bijaksana Atur Uang Ala Raja Salomo
Mungkin investor terbaik yang

pernah dikenal dunia adalah Raja Salomo. Ratu Sheba menyebutkan bahwa apapun yang disentuhnya mendatangkan kemakmuran.

Kelihatannya masuk akal, seandainya Anda dapat mengumpulkan nasihat investasi Salomo maka persentase keuntungan Anda pun dapat

bertambah. Beruntung, Salomo banyak berbicara tentang filosofi keuangan-nya sebagaimana hal lain dalam hidupnya. Tuhan

mengatakan pada Salomo bahwa ia akan memberkatinya dengan kekayaan, kehormatan dan kebijaksanaan. Selama berabad-abad ia

dicatat sebagai orang yang paling bijaksana yang pernah hidup. (Anda dapat membaca mengenai Salomo dalam kitab Pengkhotbah dan

Amsal).



Prinsip Investasi 1: DIVERSIFIKASI Salomo



menulis, berikanlah bagianmu pada tujuh bahkan

delapan, karena kamu tidak tahu kemalangan apa yang akan terjadi di atas bumi (Pengkhotbah 11:2). Bagi kekayaan Anda (investasi

uang) dalam tujuh bagian dan jangan menaruh resiko hanya pada satu tempat. Diversifikasi (pengelompokan/ pembagian) perlu

dilakukan tanpa memAndang umur, pendapatan, kerangka waktu, atau kepribadian seseorang. Jika tabungan Anda bertambah,

pembagiannya pun harus bertambah pula. Diversifikasi tidak menjamin kesuksesan namun dapat mengurangi resiko. Tanamkan uang

Anda dalam berbagai bentuk investasi: obligasi, saham asing atau domestik, real estate. Perusahaan pengelola dana ('Mutual

Fund') menawarkan beragam diversifikasi hanya dalam satu jenis pengelolaan dana. Selain itu investasikan dalam beberapa jenis

pengelolaan dana: baik kecil, menengah dan besar, pada pasar modal, pendapatan meningkat atau pendapatan tetap

dll.



Prinsip Investasi 2: ETIKA BERINVESTASI Nasihat



Salomo, Kesimpulan dari segala yang didengar

adalah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada segenap perintah-perintahNy a, karena pernyataan ini merupakan kewajiban

setiap orang percaya untuk melakukannya (Pengkhotbah 12:13).



Ini merupakan nasihat yang baik untuk semua orang,

terlebih orang Kristen. Tanyakan pada diri Anda, apakah hal yang akan kukerjakan menyenangkan Tuhan? Jika tidak, jauhilah -

seberapapun besar keuntungan yang akan diperoleh. Ada banyak investasi yang memberikan keuntungan tinggi dengan resiko kecil

ataupun tanpa resiko. Masalahnya adalah investasi tersebut memanfaatkan kelemahan pihak lain. Orang-orang Kristen harus

mempertimbangkan lebih dalam jika akan berinvestasi di perusahaan pengelola dana yang tidak memiliki etika sosial. Sulit untuk

mewujudkan hal tersebut, terutama bila diterapkan dalam perusahaan pengelola dana karena investasinya berupa persentase

kepemilikan. Sebuah laporan berkala bernama Social Investment Forum mencatat perusahaan-perusaha an pengelola dana yang

memperjuangkan nilai-nilai Kristen-Judeo dalam kegiatannya. Anda dapat juga mencari dalam terbitan Sound Mind Investing.

Barangkali cara yang lebih efektif untuk menyatakan ketidak-setujuan Anda adalah dengan memboikot produk-produknya.





Prinsip Investasi 3: PENASIHAT YANG BAIK



Hal ini perlu guna perencanaan yang baik. Rancangan gagal

kalau tidak ada pertimbangan, tetapi terlaksana kalau penasihat banyak (Amsal 15:22). Dapatkan rekomendasi yang baik melalui

penasihat investasi dan perencana keuangan. (Seringkali orang Kristen tidak memberikan penilaian yang jujur tentang kemampuan

seseorang, dan tidak mau memberitakan laporan yang jelek. Inilah ketidak-jujuran) Gunakan lebih dari satu penasihat setiap

saat, masukkan juga pasangan Anda. Katakan Anda menghendaki kejujuran mereka sebagaimana mereka pun mengharapkannya dari Anda.





Sumber : Christian Answer/VM

dilihat : 436 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution