Kamis, 23 Mei 2019 15:59:06 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 796
Total pengunjung : 506315
Hits hari ini : 5411
Total hits : 4636867
Pengunjung Online : 12
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Berelasi Dengan Tuhan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 24 Oktober 2008 00:00:00
Berelasi Dengan Tuhan
Itulah Iman, iman itu tidak statis tapi selalu dinamis. Iman

harus senantiasa bertumbuh terus sepanjang hidup kita sebagai anak-anak Allah, untuk itulah kita harus senantiasa berelasi

dengan Tuhan, hingga terjadi ikatan dan persekutuan dengan-Nya.



Tanpa berelasi dengan Tuhan, dipastikan iman akan

menjadi "KERDIL". Berelasi dengan Tuhan bukanlah berbicara dengan Tuhan hanya tentang hal-hal apa saja yg bisa kita dapatkan

dari Tuhan, tetapi juga apa yang bisa kita berikan kepada Tuhan. Tuhan mengharapkan kita untuk: "Sebab semua orang yang

dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia,

Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara" (Rom 8:29). Tuhan menghendaki kita bertumbuh terus kearah

keserupaan dgn Yesus Kristus.



Proses hubungan dengan Tuhan. Supaya Tuhan sungguh-sungguh hadir dalam diri kita,

semua itu memang membutuhkan waktu, tapi kita tetap harus teguh dan tekun memurnikan tubuh yang penuh dosa ini dengan

menyangkal diri, memanggul salib-Nya, berdoa, berpantang dan berpuasa. Pada detik-detik dimana Roh Kudus itu datang dan hadir

didalam diri kita, anda akan mendengar gemuruh angin yang luar biasa, Ia akan masuk, sehingga tubuh-jiwa kita ini akan

digetarkan dan dibakar habis-habisan, dimurnikan dan segala macam kekotoran batin serta roh-roh jahat, susuk-susuk, jimat-jimat

yg diisi yg ada dalam tubuh kita dibakar, dilenyapkan dan diusir keluar, sehingga tubuh menjadi ringan, batin pun menjadi

bahagia dan damai tentram, demikian juga kehangatan tubuh itu sungguh-sungguh sangat dirasakan serta nyala api itu benar-benar

membuat kita menggebu-gebu, tiada lagi ketakutan dan kemelekatan sebab semua itu secara otomatis kita "disadari", bahwa apa

yang ada didunia ini adalah milik-Nya dan kita adalah sebagai perantaraan titipan-Nya!



Dan kita pun akan merasakan

tidak pernah ada lagi ketakutan terutama didalam mewartakan kabar gembira itu kepada siapapun, karena perkataan Yesus selalu

mengiang-ngiang dilubuk hati kita yang dalam, "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" (Mat 14:27). Itulah tanda2 bahwa "Iman kita"

sedang dan sudah tumbuh! Yesus katakan : "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!" (Luk 7:50). Kuncinya :

"Berelasi lah senantiasa dengan Tuhan supaya Iman itu makin bertumbuh dan makin bertambah BESAR" (Bdk Lukas

7:1-50)





Oleh: Eddy TG

dilihat : 430 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution