Senin, 20 Agustus 2018 02:43:57 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 194
Total pengunjung : 414535
Hits hari ini : 1593
Total hits : 3800208
Pengunjung Online : 2
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kuasa yang menyelamatkan adalah kuasa yang menyembuhkan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 25 September 2008 00:00:00
Kuasa yang menyelamatkan adalah kuasa yang menyembuhkan
Banyak orang kristen yang alergi terhadap

kesembuhan dan di saat yang sama mereka menerima apa yang disebut dengan keselamatan. Saya meragukan orang-orang ini apakah

mereka sungguh-sungguh sudah diselamatkan atau tidak. Kesembuhan dan Keselamatan adalah Karya yang dikerjakan oleh Roh yang

sama. Tidak peduli seberapa kuat anda mengupayakan berbagai ayat-ayat Alkitab untuk mendukung pernyataan anda bahwa kesembuhan

tidak penting. Fakta bahwa ketika damai sejahtera ada, maka akan ada keselamatan dan kesembuhan, baik secara bersama-sama

maupun secara sendiri-sendiri. Itulah yang dilakukan Yesus Kristus ketika melayani di bumi, menyelamatkan jiwa dan menyembuhkan

orang-orang.



Saya pernah geli membaca tulisan dari pendeta-pendeta terkenal yang mengutip perikop dalam Alkitab

mengenai Abraham-Lazarus-orang kaya. Pada waktu orang kaya meminta kepada bapa Abraham untuk mengutus Lazarus kepada

keluarganya, Abaraham tidak mengizinkan karena Firman ada di tengah-tengah mereka. Para teolog ini menjadikan perikop ini

sebagai bahan untuk mendukung doktrin mereka. Mereka berpendapat, kalau Lazarus pergi ke keluarga orang kaya tersebut, itu

berarti menyatakan pemberitaan Injil melalui mujijat dan dengan demikian, itu berarti suara dari neraka. Teolog-teolog ini

pantas dikasihani, mereka tidak mengerti sedikitpun tentang Kuasa. Sekilas memang mereka seperti orang-orang saleh kalau

melihat latar belakang mereka, tetapi hal yang tidak mereka sadari adalah: bahwa kita tidak hidup berdasarkan masa lalu, kita

hidup sekarang.



Ada pesan penting buat anda, jangan pernah anda membanggakan masa lalu anda di Hadapan Tuhan,

kalaupun ada yang hebat di sana, itu semua adalah Kemurahan Tuhan dalam hidup anda. Apakah anda tetap mempertahankan Kemurahan

itu dengan hidup sesuai kehendak Tuhan, atau malah anda menjauh dari Tuhan dengan hidup berdasarkan pemikiran-pemikiran anda,

itulah yang penting. Apabila anda tidak menyadari bahwa anda hidup dalam kemunafikan, maka bisa dipastikan bahwa anda sudah

rusak berat. Tak peduli, seberapa banyak anda berkotbah dan seberapa banyak ayat-ayat Alkitab yang anda kutip, tapi kalau anda

hidup dalam kemunafikan, maka anda akan semakin jauh dari damai sejahtera. Ketika ada damai sejahtera dalam hidup anda, makan

ada Kuasa di sana. Kuasa itulah yang menyembuhkan dan kuasa itu juga yang menyelamatkan. Apabila anda sadar dan ingin

memperoleh damai sejahtera itu kembali, berhentilah sejenak dari pelayanan anda, nantikanlah Tuhan dan pada saatnya mulailah

kembali melayani dalam damai sejahtera Allah. Apabila hal ini terjadi, pada saatnya anda akan takjub, betapa dahsyatnya

perbedaan hidup dalam kuasa dan hidup dalam doktrin dan itu akan tampak pada buah dari pelayanan anda.



Ketika anda

dalam pelayanan mestinya anda ada dalam Kerajaan Allah dan ketika anda ada dalam Kerajaan Allah, maka di sana ada kuasa yang

menyelamatkan, menyembuhkan dan memulihkan, itu adalah Kuasa yang sama yang dikerjakan Roh Kudus.

I Korintus 4:20 Sebab

Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa.





Oleh: Jackson Damanik



Dikutip Dari

Milis Pustakalewi

dilihat : 285 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution