Sabtu, 24 Agustus 2019 03:10:56 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520083
Hits hari ini : 326
Total hits : 4896436
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Perubahan Pola Pikir dalam Gereja






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 14 September 2008 00:00:00
Perubahan Pola Pikir dalam Gereja
- dari fokus pertemuan/acara ke fokus

gayahidup

- dari pertumbuhan keatas (makin super dan tidak terjangkau) ke pertumbuhan keluar (makin ramah dan

rendah hati)

- dari organisasi super ke organisme sederhana/manusia biasa/rendah hati

- dari membawa orang ke

gereja menjadi membawa gereja kembali ke masyarakat

- dari tanggungjawab sosial (pasif, terkesan sbg beban) ke garam

dan terang (aktif, panggilan)

- dari mentalitas perpuluhan ke mentalitas total, semua ini bukan milikku tapi milik

God

- dari mentalitas jabatan ke mentalitas fungsi (bukan jabatannya yg penting tapi apa perannya)

- dari

gereja mandiri ke saling bergantung (dari gereja hanya selebar gedung menjadi gereja selebar kota, tidak ada batas

gedung)

- dari pemimpin2 rohani yg jauh dari jemaat menjadi pemimpin2 rohani yg membaur dgn jemaat (Kisah Rasul

15:22)

- dari pemimpin yg fokus gedung/materi menjadi pemimpin yg fokus masyarakat

- dari "pelayan-pelayan

khusus" menjadi "semua orang melayani" (1 Korintus 14:26)

- dari semua ditangani pendeta menjadi bagi tugas

diantara 5 macam pelayanan (Efesus 4:11)

- dari church houses menjadi house churces

- dari "aku aku aku" menjadi "God

God God"

- dari menyedot ke dalam menjadi menghambur keluar

- dari fokus acara ke fokus hubungan

- dari

pelayan masyarakat (terasa sbg beban) menjadi pembangun masyarakat (terasa sbg panggilan)

- dari consumers (hanya

menikmati sbg jemaat) menjadi contributors (semua mengambil perannya dan ikut melayani)

- dari mentalitas gereja dan

denominasi yg sempit ke mentalitas kerajaan yg universal dan bersatu (KerajaanMu datanglah)

- dari hidup di masa lalu

menjadi aktif di masa sekarang

- dari kotbah mengikuti pasar/tren menjadi kotbah mengikuti panggilan utama

-

dari jenjang birokrasi menjadi kerjasama apostolik antar bagian

- dari seperti selebriti ke menjadi saints (hidup sbg

anak2 Terang)

- dari ortodox yang kaku ke iman yang benar2 hidup

- dari mencari perhatian orang banyak menjadi

mencari yang terhilang

- dari belonging (merasa memiliki, merasa menjadi bagian dari) menjadi believing (percaya kepada

God)

- dari kumpulan jemaat biasa menjadi komunitas pencari God

- dari kekristenan ke Kristus (bukan sebuah

filosofi, gerakan, agama, tapi fokus ke Yesus sendiri)

- dari imam khusus ke semua orang adalah imam

- dari

menyembah penyembahan kita (mensakralkan ritual/liturgi) menjadi menyembah Yesus

- dari kotbah yg bangga dgn simbol-simbol

membingungkan ke kotbah yg menyampaikan inti

- dari bangga denominasi menjadi hubungan rendah hati yg dipimpin Roh

Kudus

- dari gereja kaku berbasis program menjadi gereja fleksibel berbasis komunitas kecil

- dari sistem

seminary (sekolah kependetaan) ke sistem apprentice (semua orang belajar melayani tanpa harus sekolah pendeta)

- dari

kepatuhan pada orang2 tertentu krn jabatannya menjadi saling menundukkan diri satu sama lain krn Roh Kudus bekerja

-

dari paper membership (anggota resmi sesuai akte jemaat) menjadi Body membership (semua orang adalah bagian dari Tubuh

Kristus)

- dari disatukan oleh organisasi ke disatukan oleh Roh Kudus yg sama dalam diri semua orang percaya

-

dari "kami dan mereka" menjadi "kami" (menolak mentah2 roh perpecahan masuk dalam KerajaanNya).





Oleh: PAULUS

WHEN



Sumber: http://www.sabdaspace.org/perubahan_pola_pikir_dalam_gereja



dilihat : 436 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution