Jum'at, 14 Desember 2018 16:50:37 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 206
Total pengunjung : 450472
Hits hari ini : 1356
Total hits : 4150089
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pengakuan Iman Kristen Fundamental






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 10 Agustus 2008 00:00:00
Pengakuan Iman Kristen Fundamental
1. Percaya bahwa Allah Tritunggal: Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah Pencipta

langit dan bumi beserta seluruh isinya dalam enam hari secara literal (Kej.1&2).



2. Percaya bahwa manusia telah

jatuh ke dalam dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, serta semua manusia mewarisi sifat dosa, dan menempati posisi orang

berdosa (Rom.3:10, 23).



3. Percaya bahwa hanya ada satu cara untuk membereskan dosa yaitu dengan penghukuman. Dosa

tidak dapat dihapus dengan perbuatan baik, ritual ibadah dan berbagai kerajinan keagamaan (II Kor.4:23,

Rom.6:23).



4. Percaya bahwa Yesus Kristus diutus untuk menanggung dosa semua manusia. Dosa manusia yang belum

memiliki kesadaran diri (bayi), bahkan dosa Adam hingga dosa manusia terakhir telah ditanggung oleh Tuhan di kayu salib

(Yoh.1:29, Ibr.2:9, I Yoh.2:2).



5. Percaya bahwa kepada manusia yang telah memiliki kesadaran diri dan melakukan

dosa atas kesadaran diri diserukan untuk bertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat untuk mendapatkan pengampunan

dosa atau pengaplikasian anugerah keselamatan (Mat.4:17, Yoh.3:16, Ef.1:7, Kol.1:14).



6. Percaya bahwa tidak ada

jalan keselamatan lain selain Injil Yesus Kristus karena siapapun yang berada di luar Kristus akan menanggung hukuman atas dosa

dirinya. Tidak ada satu manusia pun bisa masuk Surga tanpa percaya kepada Yesus Kristus dari Adam hingga manusia terakhir

(Yoh.14:6, Ibr.8:6, I Tim.2:5).



7. Percaya bahwa Injil yang murni adalah Injil yang tidak ditambahkan dengan

tradisi, percaya kepada Maria, upacara baptisan, kerajinan ibadah dan apa saja (Gal.1:8, 5:3-4). Dan tidak menekankan

kesuksesan duniawi atau yang mengurangi aspek seruan bertobat (I Kor.15:19).



8. Percaya bahwa orang yang telah

diselamatkan tidak akan kehilangan keselamatannya karena terjatuh ke dalam dosa. Tetapi yang bersangkutan harus tetap tinggal

di dalam kasih karunia Yesus Kristus dan tidak menyangkal Tuhan (Rom.11:22, I Kor.15:2, II Kor.6:6, II Tim.2:12, Yak.5:19, I

Yoh.2:24,27, II Yoh 9).



9. Percaya bahwa ada Surga bagi orang yang bertobat serta menerima Kristus sebagai

Juruselamatnya, dan ada Neraka bagi orang yang menolak anugerah Allah. Surga dan Neraka benar-benar nyata.



10.

Percaya bahwa Alkitab (66 Kitab) dari Kejadian 1:1 sampai Wahyu 22:21, adalah satu-satunya firman Allah yang tidak ada salah.

Di luar Alkitab tidak ada firman Allah baik tertulis maupun lisan. Percaya bahwa Ineransi dan Infalibilitas Alkitab pada naskah

Asli dan Naskah salinan (yaitu Masoretic Text untuk PL dan Textus Receptus untuk PB) dipelihara oleh Allah tanpa salah

sedikitpun. (Verbal Plenary Inspiration= VPI dan Verbal Plenary Preservation= VPP)



11. Percaya bahwa Alkitab

bersifat kanon tertutup. Kitab Wahyu 22:21 adalah firman Allah yang terakhir. Sesudah Wahyu 22:21 dituliskan, maka Allah telah

menghentikan proses pewahyuan dan juga menghentikan semua karunia yang berhubungan dengan pewahyuan.



12. Percaya

bahwa penafsiran Alkitab yang benar adalah literal-grammatical -historikal. Penerapan cara penafsiran alegoris hanya kalau

secara akal sehat cara literal-grammatical tidak mungkin diterapkan. Ini tidak berarti bahwa di dalam Alkitab tidak ada

alegori. Alegori di dalam Alkitab memang ada, dan akan ditafsirkan sebagai alegori. Alegori dalam Alkitab dapat dikenal dari

konteks, dan juga aturan bahasa yang lazim berlaku.



13. Percaya bahwa setiap orang percaya harus menggabungkan diri

ke dalam salah satu gereja lokal untuk membentuk tubuh Kristus serta bertumbuh di dalam Kristus (Ef.4:11-16) .



14.

Percaya bahwa gereja harus terpisah total dari negara dan pemerintah dan gereja tidak boleh terlibat politik praktis

(Mat.22:21).



15. Percaya bahwa gereja yang benar adalah gereja yang bersifat lokal bukan yang bersifat

universal/katolik/am (Ef.1:1), dan otonomi penuh, tidak tunduk kepada kuasa apapun bahkan kuasa alam maut

(Mat.16:18).



16. Percaya bahwa tubuh Tuhan Yesus itu bukan seluruh kekristenan, melainkan tiap-tiap gereja lokal

(Ef.1:23).



17. Percaya bahwa hubungan satu gereja lokal dengan gereja lokal lain bukan sebagai atasan dan bawahan

(vertikal) melainkan sebagai sahabat dan saudara (horisontal) .



18. Percaya bahwa Tuhan hanya mendirikan gereja

lokal dan gereja lokallah yang mendirikan yayasan, sekolah dan berbagai sarana pemberitaan Injil. Parachurch yang alkitabiah

adalah yang didirikan gereja lokal serta tunduk kepada gereja lokal (Mat.16:18).



19. Percaya bahwa jabatan Nabi dan

Rasul telah dihentikan sejak wahyu terakhir diberikan dan kini tinggal jabatan Penginjil, Gembala, dan Guru sebagai jabatan

pengajar firman (Ef.4:11) serta Diaken sebagai jabatan pelayan jemaat (Kis.6:1 dst.).



20. Percaya bahwa wanita tidak

dipanggil untuk mengajar firman Tuhan dan memimpin laki-laki dewasa dalam jemaat (I Tim.2:12-13, I Kor.14:34), sebagaimana

istri harus tunduk kepada suami dan suami harus mengasihi istri (Ef.5:22-27) .



21. Percaya bahwa baptisan tidak

menyelamatkan melainkan hanya salah satu upacara yang diperintahkan untuk dilaksanakan oleh gereja lokal. Dan baptisan yang

benar adalah baptisan yang dilakukan terhadap orang yang sudah lahir baru (orang benar), dimasukkan ke dalam air (cara yang

benar), dan oleh gereja yang benar (doktrinnya benar) (Mrk.16:16, Mat.28:19, Rom.6:3-4).



22. Percaya bahwa hanya ada

dua upacara yang diperintahkan untuk dilaksanakan oleh gereja lokal, yaitu upacara baptisan dan upacara perjamuan Tuhan.

Kedua-duanya tidak esensi untuk keselamatan melainkan hanya untuk mengingat akan kematian dan kebangkitan Tuhan yang

menyelamatkan (Mat.3:11, Mat 28:19, I Kor.11:24-25) .



23. Percaya bahwa ibadah yang bersifat lahiriah dengan

berbagai ritualnya telah digantikan dengan ibadah dalam roh dan kebenaran. Tidak ada simbol lahiriah dalam ibadah selain

keteraturan dan kesopanan (Yoh.4:23-24, I Kor.14:40).



24. Percaya bahwa segala syair lagu pujian harus ditujukan

kepada Allah, menunjukkan iman jemaat dan sesuai dengan kebenaran Alkitab. Sedangkan jenis musik yang menyenangkan Tuhan adalah

jenis musik rohani, yang tidak terkontaminasi oleh dunia ini (misalnya Rock and Roll), dan juga tidak bertujuan entertainment

manusia.



25. Percaya bahwa perpindahan anggota jemaat adalah cerminan kebebasan berpikir dan

memutuskan.



26. Percaya bahwa anggota jemaat harus menjalani kehidupan kekristenan yang memuliakan nama Tuhan, yang

sopan, teratur, dan kudus (Ibr.12:14).



27. Percaya bahwa anti-Kristus akan mempersatukan politik, ekonomi, dan agama

serta menguasainya (Wah.13:11-18) .



28. Percaya bahwa hari pengangkatan orang percaya (rapture) terjadi sebelum masa

penganiayaan (pretribulation). Dan penampakan Kristus terjadi sebelum kerajaan seribu tahun (Premillennium)

.





disadur dari GBIA Graphe



Pengirim : Dede Wijaya



Dikutip dari milis Pustakalewi.

dilihat : 269 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution