Minggu, 16 Desember 2018 08:32:51 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 100
Total pengunjung : 450927
Hits hari ini : 641
Total hits : 4153826
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Asal Usul dan Sejarah Gereja Advent






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 20 Juli 2008 00:00:00
Asal Usul dan Sejarah Gereja Advent
Antara tahun 1831 dan

1844, William Miller - seorang pengkhotbah awam dari Gereja Baptis dan mantan kapten angkatan laut dalam Perang tahun 1812 -

melontarkan “kebangunan kedatangan kedua kali yang besar” yang akhirnya tersebar ke hampir seluruh dunia Kristen. Berdasar pada

penyelidikannya tentang nubuat dalam Daniel 8:14, Miller memperhitungkan bahwa Yesus akan datang kembali ke dunia ini pada

tanggal 22 Oktober 1844. Ketika Yesus tidak tampak di awan-awan pada tanggal tersebut, para pengikut Miller mengalami apa yang

disebut dengan “Kekecewaan Besar.”



Kebanyakan dari orang yang telah bergabung dengan pergerakan ini meninggalkanya

dengan kekecewaan yang dalam. Namun, sedikit dari antaranya kembali ke Alkitab mereka untuk mencari tahu mengapa mereka harus

mengalami kekecewaan. Segera mereka menyadari bahwa tanggal 22 Oktober 1844 sebenarnya adalah tanggal tepat, tetapi ternyata

Miller telah meramalkan peristiwa yang salah untuk tanggal itu. Mereka yakin bahwa nubuatan Alkitab tidak meramalkan bahwa

Yesus akan datang kembali ke dunia pada tahun 1844, tetapi bahwa pada saat itu, Yesus akan memulai satu pelayanan khusus di

surga bagi umat manusia.



Kelompok kecil “orang-orang yang menunggu kedatangan Yesus” ini mulai bertumbuh terutama di

negara bagian New England, Amerika Serikat, dimana pergerakan Miller telah dimulai. Dari kelompok kecil ini, yang menolak untuk

menyerah sesudah “Kekecewaan Besar” muncul beberapa pemimpin yang mendirikan dasar dari apa yang kemudian dikenal dengan Gereja

Masehi Advent Hari Ketujuh. Ellen G. White, seorang yang masih sangat muda pada waktu terjadinya “Kekecewaan Besar,” bertumbuh

menjadi seorang penulis, pembicara dan administrator yang berbakat, yang menjadi seorang penasihat rohani bagi Gereja Advent

selama tujuh puluh tahun sampai kematiannya pada tahun 1915. Orang Advent yang mula-mula percaya seperti yang dimiliki orang

Advent sekarang ini bahwa Ellen G. White menerima tuntunan khusus Tuhan sementara dia menulis nasihat-nasihatnya untuk

perkumpulan orang percaya yang sedang bertumbuh itu.



Pada tahun 1860, di Battle Creek, Michigan, perkumpulan yang

tidak terikat dari orang-orang yang menunggu kedatangan Yesus ini memilih nama Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dan pada

tanggal 21 Mei 1863 secara resmi mengorganisasikan perkumpulan mereka menjadi sebuah organisasi Gereja dengan 3.500 anggota.

Pada mulanya, pekerjaan ini sebagian besar terbatas hanya untuk wilayah Amerika Utara sampai tahun 1874 hingga misionari Gereja

Advent yang pertama, J.N. Andrews, diutus ke Swiss. Kemudian Afrika dengan segera dimasuki pada tahun 1879 ketika Dr. H.P.

Ribton, yang baru saja bertobat di Italia, berpindah ke Mesir dan membuka sekolah, tetapi proyek itu berakhir ketika kerusuhan

terjadi di sekitar mereka.



Negara bukan Kristen Protestan pertama yang dimasuki adalah Rusia, saat seorang pendeta

Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh pergi pada tahun 1886. Pada tanggal 20 Oktober 1890, sebuah kapal bernama Pitcairn

diluncurkan dari galangan kapal di San Fransisco dan segera digunakan membawa beberapa misionari ke Kepulauan Pasifik. Para

pekerja Masehi Advent Hari Ketujuh pertama kali memasuki negara-negara bukan Kristen pada tahun 1894 - Ghana, Afrika Barat, dan

Matabeleland, Afrika Selatan. Pada tahun yang sama pekerja-pekerja misionari memasuki Amerika Selatan, dan pada tahun 1896

sudah ada perwakilan di Jepang. Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh sekarang ini telah mendirikan pekerjaannya di 209

negara.



Pencetakan dan penyebaran buku-buku adalah faktor utama dalam pertumbuhan pergerakan Advent. Majalah The

Advent Review and Sabbath Herald (sekarang The Adventist Review), surat kabar gereja secara umum, diluncurkan di Paris, Maine,

pada tahun 1850; majalah Youth’s Instructor di Rochester, New York, pada tahun 1852; dan majalah Sign of the Times, di Oakland,

California, pada tahun 1874. Percetakan pertama milik organisasi di Battle Creek, Michigan]], mulai beroperasi pada tahun 1855

dan telah menjadi Yayasan berbadan hukum sebagaimana mestinya pada tahun 1861 di bawah nama Asosiasi Percetakan Gereja Masehi

Advent Hari Ketujuh (Seventh-day Adventist Publishing Association).



Lembaga Pembaruan Kesehatan, kemudian dikenal

dengan Battle Creek Sanitarium, membuka pintunya pada tahun 1866, dan pekerjaan misi bagi masyarakat untuk lingkup negara

bagian dibentuk pada tahun 1870. Jaringan sekolah Gereja sedunia yang pertama didirikan pada tahun 1872, dan pada tahun 1877

diusahakanlah pembentukan asosiasi Sekolah Sabat untuk lingkup negara bagian. Pada tahun 1903, Kantor Pusat Organisasi

dipindahkan dari Battle Creek, Michigan, ke Washington, D.C., dan pada tahun 1989 berpindah ke Silver Spring,

Maryland.





Sumber : http://roganda.wordpress.com/2008/06/03

dilihat : 486 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution