Senin, 25 Maret 2019 13:16:44 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 236
Total pengunjung : 485181
Hits hari ini : 1343
Total hits : 4459975
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Yesus Sang Revolusioner






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 17 April 2008 00:00:00
Yesus Sang Revolusioner
“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh

pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah…”(Rm 12:2)



Yesus merupakan agen perubahan,

bila kita mencermati Injil Matius pasal 5-7. Kita akan melihat suatu pengajaran yang gamblang. Ia tidak mengajarkan kita untuk

sekedar mentaati hukum-hukum agama tetapi “perubahan hati”. Yesus merupakan seorang revolusioner sebab Ia mengubah sistem dan

cara pandang keagamaan pada masaNya. Banyak sekali ahli Taurat yang tersinggung dengan cara-caraNya, Ia bukan hanya cakap

mengajar namun ada kuasa dari pengajaranNYa. Kuasa yang mengubah hati mereka yang mendengarkan dan mujizat menggenapi

pengajaranNya.



Pengajaran Yesus menekankan pada perubahan hati. Bila kita hanya sekedar melakukan hukum-hukum agama

maka hal itu tidak akan membawa dampak apa-apa, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat selain kita menjadi agamawi. Sedangkan

Yesus sendiri menghendaki setiap orang percaya mengetahui tujuan hidupnya saat berada di muka bumi tercinta

ini.



Menurut Injil Yohanes 4:34, tujuan hidup kita adalah mengerjakan kehendak Tuhan. Suatu pola kehidupan Tuhan

yang dialami sehari-hari. Kata makananKU menggambarkan pola kehidupan itu, sebab kita perlu makan setiap

harinya.



Mengapa kita perlu mengetahui tujuan hidup? Sebab Pencipta kita adalah Tuhan yang memiliki tujuan. Untuk

segala sesuatu di dunia ini ada tujuannya. Tidak semua orang memahami tujuan hidup mereka. Bila seseorang tidak mengetahui

tujuan hidupnya maka akan terjadi penyimpangan atau pelecehan fungsi. Sebagai gambaran saat seseorang menciptakan cangkir,

pasti sang pencipta tersebut memiliki sebuah tujuan. Tujuannya adalah untuk membuat sebuah wadah untuk menampung air yang

hendak diminum. Bisa saja ia menggunakan cangkir untuk melempar anjing tetangga yang menggonggong sepanjang malam. Namun tujuan

cangkir dibuat bukanlah untuk melempar seekor anjing tentunya.



Kita semua terlahir di muka bumi ini dengan tujuan,

Tuhan tidak pernah salah menciptakan kita. Ia memiliki tujuan bagi tiap kita. Bila kita belum tahu tujuan hidup kita, maka kita

perlu berdoa padaNya. Untuk dapat memahami tujuan selidiki pemikiran dari yang mencipta. Mengapa hal ini penting sebab tujuan

adalah kunci pencapaian dan keberhasilan.



Siapapun dirimu, Tuhan punya tujuan ilahi dalam kehidupanmu. Engkau unik

dan tidak ada yang seorangpun di muka bumi ini yang identik denganmu. Di dalam Kerajaan Allah tidak ada anggota tubuh Kristus

yang tidak berguna, semua berguna termasuk anda. Anda tidak dipanggil hanya untuk menjadi anggota gereja atau orang Kristen

biasa saja. Anda dipanggil untuk menjadi murid Kristus dan menjadi agen perubahan dimana anda berada. Sebagaimana Yesus

merevolusi sistem dunia yang bobrok dan memberikan nilai-nilai Kerajaan Allah, yaitu perubahan hati dan menemukan tujuan hidup

di dalam Dia.



Oleh : Dave Broos

dilihat : 415 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution