Rabu, 19 September 2018 08:09:50 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 37
Total pengunjung : 421461
Hits hari ini : 333
Total hits : 3879254
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Ada Apa dengan Melkisedek ?






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 29 Maret 2008 00:00:00
Ada Apa dengan Melkisedek ?
Menarik memang

membaca Alkitab mengenai kisah Melkisedek yang hanya tampil sementara atau referensi Alkitab tentangnya tidak begitu mendetail,

sehingga kita kadang bertanya-tanya siapakah Melkisedek sebenarnya? Apakah dia Kristus Yesus atau hanya simbol dari Kristus

Yesus? Apakah dia hanya manusia biasa yang menjadi imam Allah Yang Mahatinggi?



Kejadian 14:18-20

14:18

Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 14:19 Lalu ia memberkati Abram,

katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi,

14:20 dan terpujilah Allah

Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.





Ibrani 7:1-10 berkata

7:1. Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi

menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia.

7:2 Kepadanyapun Abraham

memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem,

yaitu raja damai sejahtera. 7:3 Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak

berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.

7:4 Camkanlah

betapa besarnya orang itu, yang kepadanya Abraham, bapa leluhur kita, memberikan sepersepuluh dari segala rampasan yang paling

baik. 7:5 Dan mereka dari anak-anak Lewi, yang menerima jabatan imam, mendapat tugas, menurut hukum Taurat, untuk memungut

persepuluhan dari umat Israel, yaitu dari saudara-saudara mereka, sekalipun mereka ini juga adalah keturunan Abraham.

7:6

Tetapi Melkisedek, yang bukan keturunan mereka, memungut persepuluhan dari Abraham dan memberkati dia, walaupun ia adalah

pemilik janji.

7:7 Memang tidak dapat disangkal, bahwa yang lebih rendah diberkati oleh yang lebih tinggi.

7:8 Dan

di sini manusia-manusia fana menerima persepuluhan, dan di sana Ia, yang tentang Dia diberi kesaksian, bahwa Ia hidup.



7:9 Maka dapatlah dikatakan, bahwa dengan perantaraan Abraham dipungut juga persepuluhan dari Lewi, yang berhak menerima

persepuluhan,

7:10 sebab ia masih berada dalam tubuh bapa leluhurnya, ketika Melkisedek menyongsong bapa leluhurnya

itu.



Arti nama Melkisedek yaitu Raja Kebenaran/Keadilan (Bhs. Ibrani: Sedek=Raja/Dewa, Melek=adil). Raja Salem

(=Yerusalem) yaitu Raja Damai Sejahtera.





Dia punya 2 jabatan Raja dan Imam.



The question as to

who this mysterious personage was has given rise to a great deal of modern speculation. It is an old tradition among the Jews

that he was Shem, the son of Noah, who may have survived to this time. Melchizedek was a Canaanitish prince, a worshipper of

the true God, and in his peculiar history and character an instructive type of our Lord, the great High Priest Heb 5:6,7 6:20

One of the Amarna tablets is from Ebed-Tob, king of Jerusalem, the successor of Melchizedek, in which he claims the very

attributes and dignity given to Melchizedek in the Epistle to the Hebrews.



Pertanyaan siapakah orang terkemuka yang

misterius ini, menimbulkan banyak spekulasi. Tradisi Lama diantara orang-orang Yahudi mengatakan bahwa Melkisedek adalah Sem,

anak Nuh, yang masih hidup pada waktu itu. Melkisedek adalah pangeran Kanaan (Canaanitish) , penyembah Allah Yang Benar, dan

sejarah hidupnya yang misterius dan karakternya mengandung pelajaran/perlamban gan tipe Tuhan kita, Imam Besar Allah Yang

Mahatinggi.



Salah satu Tablet Amarna dari Raja Yerusalem, Ebed-Tob, penerus Melkisedek, mengakui seluruh atribut

dan martabat diberikan ke Melkisedek dalam surat Ibrani kepada Orang Yahudi. Raja Israel disebut "imam menurut peraturan

Melkisedek" (Mazm 110:4).



Gelar itu diterapkan kepada Yesus Kristus sehingga Ia menjadi Imam yang lebih tinggi dari

pada Lewi atau Harun (Ibr 7:1-28). Di dalam PL disebutkan sebanyak dua kali. Ia adalah seorang raja dari Salem (=Yerusalem) dan

Imam dari El-Elyon (Allah yang tertinggi). Melkisedek dipakai untuk menghubungkan tradisi Abraham dengan Yerusalem dan untuk

mendasari persembahan sepersepuluh kepada imamat Yerusalem. Episode kurban Melkisedek (roti dan anggur) barangkali adalah

sebuah legenda ibadat dari bait kudus Yerusalem, yang diubah menjadi tradisi Israel pada zaman Daud. Mengenai para raja Israel

maupun semua raja di daerah Timur tengah, nampaknya mereka (raja-raja Israel) sekaligus dipandang menjadi imam pengganti

imamat para Imam di Israel di Yerusalem. Hal itu nampak dalam teks yang kedua, yaitu ucapan Allah pada Mzm 110:4. Di dalam PB.

Surat Ibr (Ibr 5:6,10; 6:20; 7:1-28) mengartikan putusan Allah itu secara kristologis. keparalelan antara Yesus - Melkisedek

ditarik sedemikian luasnya, sehingga Melkisedek menjadi pralambang sempurna untuk Yesus. Dengan demikian dipandang telah

terbukti keagungan imamat Yesus di atas imamat Lewi, sebab imamat mereka di dalam Abraham membayar persembahan perpuluhan

kepada Melkisedek.



Keimamatan menurut aturan Melkisedek (Keimamatan Kristus) lebih tinggi dari keimamatan

Harun/Lewi karena:

1. Bapa Abraham memberikan persembahan perpuluhan

2. Melkisedek memberkati Abraham (Kej 14:19, Ibr

7:7)

3. Kaum Lewi, meski belum lahir, memberikan kepada Melkisedek persembahan perpuluhan lewat Abraham

4.

Ketetapan keimamatannya dalam Kristus menyatakan pembatalan/pencabut an sistem keimamatan Lewi

5. Dia dijadikan Imam

tanpa sumpah

6. Keimamatannya tidak dapat diubah/dibatalkan sekalipun oleh kematian. Aturan Melkisedek.



Nah,

siapakah pribadi Melkisedek sesungguhnya? Apakah Kristus atau seorang manusia biasa yang punya jabatan Imam dan Raja? Beberapa

penafsir Alkitab menyatakan dia adalah Kristus, ada juga yang menyatakan dia manusia yang dipakai menjadi perlambangan Kristus,

dikarenakan silsilah Melkisedek tidak diketahui oleh orang Yahudi dan tidak tercatat dalam sejarah siapa Ayah dan Ibunya, tidak

ada keterangan atau catatan mengenai kelahirannya juga kematiannya sehingga penulis kitab Ibrani mengatakan ”Melkisedek sama

seperti Yesus Kristus”.



Mengenai Ibrani 7:3

7:3 Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya

tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai

selama-lamanya.

7:3 Without father, without mother, without descent, having neither beginning of days, nor end of life;

but made like unto the Son of God; abideth a priest continually.—KJV—

7:3 Mengenai Melkisedek ini tidak ada keterangan di

mana pun bahwa ia mempunyai bapak atau ibu atau nenek moyang; tidak ada juga keterangan tentang kelahirannya, ataupun

kematiannya. Ia sama seperti Anak Allah; ia adalah imam yang abadi.—Alkitab LAI BIS=Bahasa Indonesia Sehari-hari—





Alkitab LAI BIS lebih jelas membahas Ibrani 7:1-28

7:1. Melkisedek ini adalah raja dari Salem dan imam Allah

Yang Mahatinggi. Waktu Abraham kembali dari pertempuran mengalahkan raja-raja, Melkisedek datang menyambut dia dan

memberkatinya.

7:2 Maka Abraham memberikan kepada Melkisedek sepersepuluh dari segala apa yang direbutnya. (Nama

Melkisedek berarti, pertama-tama, "Raja Keadilan"; dan karena ia raja dari Salem, maka namanya berarti juga "Raja Sejahtera".)



7:3 Mengenai Melkisedek ini tidak ada keterangan di mana pun bahwa ia mempunyai bapak atau ibu atau nenek moyang; tidak

ada juga keterangan tentang kelahirannya, ataupun kematiannya. Ia sama seperti Anak Allah; ia adalah imam yang abadi.

7:4

Jadi, kita lihat di sini betapa besarnya Melkisedek ini; ia begitu besar sehingga Abraham, bapak leluhur bangsa kita,

memberikan kepadanya sepersepuluh dari segala sesuatu yang didapatnya dari pertempuran itu.

7:5 Di dalam hukum agama

Yahudi ditentukan bahwa imam-imam keturunan Lewi harus memungut sepersepuluh dari pendapatan umat Israel, yakni saudara-saudara

mereka sendiri, walaupun mereka sama-sama keturunan Abraham.

7:6 Melkisedek bukan keturunan Lewi, namun ia menerima juga

sepersepuluh dari segala yang direbut Abraham, dan memberkati pula Abraham yang justru sudah menerima janji-janji dari Allah.

7:7 Memang tidak bisa dibantah bahwa orang yang diberkati adalah lebih rendah daripada orang yang memberkatinya.

7:8

Imam-imam yang menerima pungutan sepersepuluh bagian itu adalah orang yang bisa mati. Tetapi menurut Alkitab, Melkisedek yang

menerima pemberian sepersepuluh bagian itu adalah orang yang tetap hidup.

7:9 Boleh dikatakan, bahwa Lewi--yang

keturunannya memungut sepersepuluh bagian dari umat Israel--membayar juga bagian itu lewat Abraham, pada waktu Abraham

membayarnya kepada Melkisedek.

7:10 Walaupun Lewi belum lahir, tetapi boleh dikatakan ia sudah berada di dalam tubuh

Abraham nenek moyangnya, pada waktu Melkisedek bertemu dengan Abraham.

7:11. Di bawah pimpinan imam-imam Lewi, hukum

agama Yahudi diberikan kepada umat Israel. Karena imam-imam Lewi dahulu itu tidak dapat melakukan dengan sempurna apa yang

harus dikerjakannya, maka harus ada imam lain, yaitu yang seperti Imam Melkisedek, dan bukan dari golongan Imam Harun lagi!



7:12 Nah, kalau kedudukan imam-imam berubah, hukum agama Yahudi pun harus berubah juga. 7:13 Yang dimaksudkan di sini

ialah Tuhan kita: Ia dari suku lain, dan belum pernah seorang pun dari suku-Nya bertugas sebagai imam.

7:14 Semua orang

tahu bahwa Tuhan kita berasal dari suku Yehuda; dan Musa tidak pernah menyebut suku itu sewaktu ia berbicara tentang imam-imam.



7:15 Hal yang dibicarakan ini menjadi lebih jelas lagi, dengan munculnya seorang imam lain yang seperti Melkisedek.



7:16 Ia diangkat menjadi imam, bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, melainkan berdasarkan hidup-Nya yang

berkuasa dan yang tidak ada akhirnya.

7:17 Sebab di dalam Alkitab dikatakan, "Engkau adalah imam selama-lamanya, seperti

Imam Melkisedek."

7:18 Jadi, sekarang peraturan yang lama sudah dikesampingkan, sebab tidak kuat dan tidak berguna.



7:19 Hukum agama Yahudi tidak dapat membuat sesuatu pun menjadi sempurna. Itu sebabnya kita sekarang diberikan suatu

harapan yang lebih baik; dengan itu kita dapat mendekati Allah.

7:20 Lagipula, semuanya itu disertai dengan sumpah dari

Allah. Tidak ada sumpah seperti itu pada waktu imam-imam yang lain itu diangkat.

7:21 Tetapi Yesus diangkat menjadi imam

pakai sumpah, pada waktu Allah berkata kepada-Nya, "Tuhan sudah bersumpah, dan Ia tidak akan merubah pendirian-Nya, 'Engkau

adalah imam selama-lamanya. '"

7:22 Dengan ini pula Yesus menjadi jaminan untuk suatu perjanjian yang lebih baik.



7:23 Ada lagi satu hal: imam-imam yang lain itu ada banyak, sebab mereka masing-masing mati sehingga tidak dapat

meneruskan jabatannya.

7:24 Tetapi Yesus hidup selama-lamanya, jadi jabatan-Nya sebagai imam tidak berpindah kepada orang

lain.

7:25 Oleh karena itu untuk selama-lamanya Yesus dapat menyelamatkan orang-orang yang datang kepada Allah melalui

Dia, sebab Ia hidup selama-lamanya untuk mengajukan permohonan kepada Allah bagi orang-orang itu.

7:26 Jadi, Yesus itulah

Imam Agung yang kita perlukan. Ia suci; pada-Nya tidak terdapat kesalahan atau dosa apa pun. Ia dipisahkan dari orang-orang

berdosa, dan dinaikkan sampai ke tempat yang lebih tinggi dari segala langit.

7:27 Ia tidak seperti imam-imam agung yang

lain, yang setiap hari harus mempersembahkan kurban karena dosa-dosanya sendiri dahulu, baru karena dosa-dosa umat. Yesus

mempersembahkan kurban hanya sekali saja untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai kurban.



7:28 Hukum agama Yahudi mengangkat orang yang tidak sempurna menjadi imam agung. Tetapi kemudian dari hukum itu, Allah

membuat janji dengan sumpah bahwa Ia mengangkat sebagai Imam Agung, Anak yang sudah dijadikan Penyelamat yang sempurna untuk

selama-lamanya.”



Saya mengagumi sosok misterius Melkisedek ini, yang melambangkan Kristus Yesus, Tuhan kita. ”Roti

dan anggur” yang dibawa Melkisedek untuk Abraham, melambangkan Tubuh dan Darah Yesus, yang menjadi tebusan dosa umat manusia.





Yang pasti Melkisedek lebih tinggi dari Bapa Abraham karena ia yang memberkati Abraham. Dari berbagai hal yang

dipaparkan di atas, maka saya menganggap Melkisedek adalah manusia biasa yang menjadi/menjabat Imam dan Raja, bukan Yesus

Kristus.



Jarang ada raja dari Yehuda yang punya dua jabatan sekaligus sebagai Imam dan Raja. Hanya Yesus dari suku

Yehuda yang memenuhi kedua jabatan ini.



Jadi ia hanya perlambangan sempurna Yesus Kristus yang menjadi Imam Besar

Kekal pengantara Allah dan manusia berdosa. Yesus Kristus punya 3 jabatan: Imam, Raja dan Nabi. Kedua jabatan Melkisedek (Imam

dan Raja) ada pada Yesus Kristus.



Sumber : dedewijaya.blogspot.com

dilihat : 375 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution