Senin, 16 Juli 2018 23:21:42 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 153
Total pengunjung : 406089
Hits hari ini : 1758
Total hits : 3701428
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Presiden Korsel Telepon SBY soal Sandera






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 02 September 2007 00:00:00
Presiden Korsel Telepon SBY soal Sandera
JAKARTA--MIOL: Presiden Korea Selatan Roh Moo Hyun mengucapkan terimakasih kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan

seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan terhadap pembebasan warga Korea Selatan yang disandera di Afganistan.





Demikian diungkapkan oleh Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal di Jakarta, Sabtu (1/9).



Menurut

Dino, Presiden SBY menerima telepon dari Presiden Korea Selatan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusumah pukul 15.00 WIB,

setiba dari kunjungan kerja di Bali.



"Presiden menyatakan sangat gembira dan selamat atas bebasnya sandera dari

Korsel itu. Beliau sendiri mengatakan sejak kunjungan ke Korea Selatan baru-baru ini di mana masalah sandera ini sudah mulai

menjadi isu, beliau segera memerintahkan agar kedutaan kita di Kabul sebisa mungkin membantu proses perundingan terhadap warga

Korsel itu. Beliau sendiri selalu memantau dan memonitor perkembangannya. Dan Beliau gembira akhirnya sandera dapat dibebaskan

dengan selamat," kata Dino.



Pada kesempatan berkomunikasi melalui telepon itu, Presiden Korsel juga menyatakan

kepuasannya atas kunjungan Presiden SBY beberapa waktu lalu.



Presiden Korea Selatan menyatakan akan terus berupaya

bekerjasama dengan Presiden SBY untuk meningkatkan hubungan strategis kemitraan antara Indonesia dan Korsel.



"Satu

poin yang beliau (Presiden Korea Selatan) tambahkan, walaupun agenda persahabatan antara Indonesia dan Korea Selatan cukup

ekstensif, namun apa yang terjadi baru-baru ini mencerminkan bahwa kedua negara juga bersahabat bukan saja di masa senang,

tetapi juga di masa susah. Beliau senang sekali bahwa Indonesia dapat membantu di masa-masa krisis yang sulit," papar

Dino.



Dia melanjutkan, Presiden SBY sangat gembira bisa membantu Korsel karena penyanderaan adalah masalah

kemanusiaan. Indonesia dapat menggunakan aset diplomatik di lapangan untuk dapat membantu pembebasan sandera di

Afghanistan.



"Indonesia memprioritaskan bahwa sandera itu harus keluar dengan selamat. Sehingga apapun hasil dari

perundingan itu itu adalah hasil yang telah disetujui oleh pemerintah Korea Selatan. Dan Indonesia merasa gembira atas

keluarnya sandera dengan selamat sekaligus merasakan kegembiraan pemerintah dan rakyat Korea Selatan," ungkap Dino.

(Uud/Far/OL-03)

dilihat : 234 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution