Sabtu, 18 Agustus 2018 04:00:13 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 154
Total pengunjung : 414140
Hits hari ini : 2691
Total hits : 3795525
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Sigmund Freud Dan Teori Psikoanalisis






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 15 September 2006 00:00:00
Sigmund Freud Dan Teori Psikoanalisis
Banyak orang mengenal

dan mengetahui hasil karyanya, tetapi hanya sedikit orang yang mengetahui kehidupan dia yang sebenarnya. Apakah Anda tahu bahwa

ia menyimpan banyak sekali rahasia berupa koleksi hasil karyanya yang disimpan di Library of Congress di Washington. Rahasia

tsb sampai detik ini tidak boleh dipublikasikan maupun dibaca oleh siapapun juga. Koleksi karya dia ini baru boleh dibuka pada

tahun 2113. Apakah ini rahasia mengenai kehancurannya umat manusia?



Freud yakin dan juga cemas bahwa pada suatu

saat umat manusia ini akan punah. Jadi mirip seperti surat rahasia dari Fatima yang mewahyukan tentang kiamat. Hanya bedanya

Freud adalah seorang ateist tulen dan pendukung beratnya teori Darwin. Menurut dia agama itu hanya sekedar ilusi atau

iming-iming saja. Agama itu dasar utamanya hanya sekedar angan-angan (wishfulfillment), karena manusia takut mati dan

menderita. (The Future of an Illusion - 1927).



Ia juga menilai sebagai infantilisme (kenakan-kanakan). Tuhan itu

sebenarnya adalah ciptaan dari daya khayal manusia, sebagai pengganti dari sang ayah. Jadi akar kebutuhan terhadap agama ada di

father complex. Seorang Bapak yang berkuasa, adil dan pengasih hal ini menjadi hidup kembali di dlm sosok figur Tuhan. Oleh

sebab itulah umat Nasrani paling merasa genah dan cocok dimana mereka diperkenankan untuk menyapa Sang Pencipta dengan

panggilan nama "Bapa". (Totem and Taboo - 1913)



Sigmund Freud dilahirkan 150 th yang lampau tepatnya pada tgl 6 Mei

1856 di Morovia. Nama dia yang sebenarnya adalah Sigismund Schlomo Freud. Ia lahir dari keluarga Yahudi. Memiliki dua kakak

tiri dan tujuh adik kandung. Dimana empat adik perempuannya dibunuh oleh Nazi (Hitler). Ia sendiri berhasil melarikan diri ke

London. Buku-buku hasil karyanya dibakar oleh Nazi di th 1933.



Berdasarkan analisanya sendiri, ia mengakui bahwa

pada masa kanak2nya ia pernah mengidap Odipus Kompleks. Dimana ia mencintai ibu kandungnya sendiri dan cemburu terhadap

ayahnya. Oleh sebab itulah ia menilai setiap anak sekitar usia 5 tahun akan mengalami nasib yang serupa seperti

dia.



Pada awalnya ia ingin melanjutkan studinya dalam bidang hukum, tetapi mengalami kesulitan karena adanya tekanan

dari golongan antisemit. Akhirnya ia mengambil jurusan medis.



Ia pernah mengadakan penelitian mengenai kokain

(sabu-sabu) dimana ia sendiri yang dijadikan kelinci percobaannya. Akhirnya ia jadi kecanduan. Hal ini diakuinya dalam surat

pribadi yang ditujukan kepada tundangannya Martha Bernays. Bahkan banyak musuhnya yang menilai bahwa kebanyakan hasil karya

Freud itu ditulis pada saat ia sedang dalam keadaan ON. Jadi mirip dengan mang Ucup baru bisa nulis kalau sedang dalam keadaan

mabok githu. Hasil studinya Freud mengenai Kokain pernah pernah ditulis di th 1887 dengan judul "Ueber Coca"



Ia

pernah mencoba menganalisa dirinya melalui biographi yang ditulisnya sendiri. Walaupun demikian diketahui, bahwa ia sendiri

telah memusnahkan biographinya minimum dua kali di th 1885 & th 1907 sehingga sedikit yang kita ketahui mengenai masa

remajanya.



Melalui pasiennya yang disebut Anna O - nama aslinya Bertha Pappenheim, ia menemukan terapi kongkouw

(talking cure). Agar bisa kongkouw dengan santai maka disediakan sofa dimana pasiennya bisa kongkouw sambil berbaring begitu.

Original sofa Freud masih bisa dilihat di Museum Freud di Wien.



Ia sendiri pernah mendapatkan kritikan keras dari

kaum feminist atas teorinya dimana ia menilai bahwa perempuan itu sebenarnya adalah makhluk pria yang dikebiri, karena tidak

memiliki penis. Hal inilah yang mengakibatkan kaum perempuan itu selalu memiliki perasaan iri terhadap penis pria yang

disebutnya sebagai Penisneid (Penisenvy).



Ia juga menilai bahwa setiap manusia di kolong langit ini didorong oleh

dua instink utama ialah disatu pihak ingin tetap bisa hidup terus yang berkaitan dengan sex (Eros), tetapi dilain pihak juga

siap untuk mati thanatos (Thanatos = nama dewa maut Yunani).



Freud adalah perokok berat serutu, hingga akhir

hayatnya ia masih saja tetap merokok. Pada tahun 1922 diketahui bahwa Freud menderita kanker. Ia telah menjalani operasi hingga

30 kali walaupun demikian tidak bisa disembuhkan. Pada tgl 23 Sep 1939 melalui Dr pribadinya Dr Schur ia minta di euthanasia

(dibunuh) melalui suntikan morphin yang overdosis.



Mang Ucup

Email: mang.ucup@wanadoo.nl

Homepage:

www.mangucup.net

dilihat : 223 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution