Sabtu, 15 Desember 2018 17:41:08 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 175
Total pengunjung : 450778
Hits hari ini : 1175
Total hits : 4152613
Pengunjung Online : 2
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Perjalanan ke Panti Asuhan MotherTeresa- Bandung.
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 06 September 2007 00:00:00
Perjalanan ke Panti Asuhan MotherTeresa- Bandung.
Yang paling penting bukan seberapa besar masalah yang kuhadapi, tapi seberapa besar imanku kepada Allah yang dahsyat.



Sebab selama aku memiliki iman, aku masih memiliki harapan, solusi dan kemenangan. Mata saya langsung tertuju kepada tulisan diatas yang ditempel di dinding ruangan tamu, di bawah potret Mother Teresa.



Panti Asuhan Teresa-Bandung adalah salah satu tujuan kunjungan saya dan Ibu Meilania pada tanggal 28 Agustus 2007 yang lalu. Begitu saya turun dari bis Primajasa setelah pintul tol Pasir Koja, tidak berapa lama kemudian, Ibu Mei datang menjemputku.



Kami langsung menuju Panti Asuhan dan begitu tiba disana, gerbang dibuka oleh salah seorang anak panti asuhan.



Sr.Vero mempersilahkan kami masuk dan duduk di ruang tamu. Pada saat bincang-bincang dengan pengasuh, sebagian anak asuh menghampiri kami dan saya langsung menggendong mereka di pangkuanku. Tangan mungil anak itu mengusap pipiku yang membuat kami tersenyum. Sepertinya mereka merindukan pelukan seorang ayah.



Kemudian kami meninjau ruangan dan tempat tidur mereka sambil bercanda dengan anak-anak diatas kasur. Ada seorang anak terus berbaring diatas kasur. Dia hanya bisa menggerakkan mata dan senyum. Kalau anak itu digendong, lehernya seperti tidak mempunyai tulang, jadi harus ditopang dengan tangan. Anak ini mengalami cedera otak sehingga pertumbuhan fisiknya terganggu. kakinya mengecil terus.Anak ini menjadi fokus perhatian kami, dimana dia masih mampu senyum, menonton sambil berbaring. Dia cukup mengerakkan bola matanya. Menurut Glend Doman, anak cedera otak bisa disembuhkan dengan melakukan pelatihan motoriknya. Ini bagian dari pelayanan kami saat ini.



Ada juga anak-anak yang seharusnya sudah bisa diterima di sekolah formal, tetapi bermasalah karena data-datanya tidak lengkap. Padahal mereka itu sdh jelas anak terlantar. Inilah gambaran anak-anak yang diasuh di panti asuhan Teresa Bandung. Apakah ada teman2 yang bisa bantu?



Anak-anak ini tidak mengenal lagi orangtua kandungnya, kecuali pengasuhnya yaitu Sr.Vero dan Nn.Mega. Mereka berdua dengan setia mengurus anak-anak yang berjumlah 10 orang. Kesulitan-kesulitan dapat mereka atasi berkat 'kasih' yang tidak padam dalam diri mereka.



"Aku tidak sampai hati meninggalkan anak-anak ini, aku mengasihi mereka", demikian pernyataan Mega yang cekatan ini. Tadinya dia ingin kuliah ke Bandung, tetapi Tuhan membawanya untuk mengasuh anak-anak terlantar.



Mulutku mengatakan keluar saja dari panti ini, tetapi hatiku sudah tertambat untuk mereka. Sebagai wanita normal, dia ingin merasakan sebagaimana pergaulan muda-mudi bercanda, menikmati alam terbuka. tetapi hal demikian tidak dialaminya lagi karena seharian waktunya tersita mengurus anak-anak asuh.



Pada saat anak-anak tidur, kadang melintas dipikirannya: "Apakah aku begini terus?". Aku suka sedih bila mendengar ucapan teman2ku" Untuk apa kamu di panti terus?". Doakan aku pak, biar tidak tergoda meninggalkan panti ini.



Mega pernah marah kepada anak-anak asuh ini, karena mereka kencing di teras rumah ramai-ramai saat ada tamu berkunjung ke panti. Dia merasa malu seolah-olah anak2 tersebut tidak mendapat pendidikan dari Mega.



Sore harinya, kami meninggalkan mereka, namun wajah dan senyum mereka tidak bisa lekang dari mata ini.



Mari kita doakan anak-anak dan mereka yang melayani disana. Biarlah nama Tuhan kita dimuliakan melalui pelayanan mereka.





salam

Walsinur Silalahi

dilihat : 1742 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution