Minggu, 16 Desember 2018 01:57:52 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 31
Total pengunjung : 450856
Hits hari ini : 108
Total hits : 4153293
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Bapak Prayitno (50 tahun): Disembuhkan dari Sakit Kusta
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 17 September 2006 00:00:00
Bapak Prayitno (50 tahun): Disembuhkan dari Sakit Kusta
”Allah Tidak Pernah Ingkar Janji”



Kisah mujizat berikut ini dituturkan oleh Bapak Prayitno (50 tahun) yang oleh ketekunannya menghadiri KPPI berkali-kali dan dengan iman yang teguh, disembuhkan dari sakit kusta....



Dari latar belakang keluarga yang tidak mengenal Kristus, saya sungguh-sungguh memperoleh kasih karunia yang luar biasa dari Tuhan. Ia tidak hanya menyelamatkan saya dan keluarga, namun juga memberikan mujizat kesembuhan yang luar biasa.



Pada tahun 1988, saya merantau ke Jakarta bersama seorang anak saya. Setiap hari Minggu, kami rajin beribadah di gereja terdekat.



Penderitaan Itu Dimulai



Sekitar bulan September 2000, saya merasakan kesemutan pada kedua kaki saya yang semakin lama semakin parah. Jika saya berjalan tanpa alas kaki maka akan terasa sakit sekali apabila menginjak pasir kecil. Akhirnya saya pergi ke dokter umum dan melakukan cek darah, ternyata hasilnya baik. Saya tetap mencoba memeriksakan diri ke dokter lain. Kurang lebih 10 orang dokter telah saya kunjungi dan semuanya menyatakan saya menderita penyakit asam urat.



Namun penderitaan saya terus berlanjut. Jari-jari tangan saya mulai membengkak, sehingga saya tidak dapat memegang sendok. Jari-jari kaki juga membengkak, sehingga saya tidak dapat memakai sepatu, diikuti dengan kebas/mati rasa, terutama pada kaki kiri.

Pada tahun 2002, saya berusaha mencari kesembuhan dengan minum air rebusan buah mengkudu. Badan saya terasa lebih enak dan bengkaknya mulai berkurang. Saya juga berusaha berobat ke akupuntur dan mengkonsumsi 5 jenis jamu. Semua usaha saya sia-sia, tidak mendatangkan kesembuhan sama sekali.



Dinyatakan Sakit Kusta



Pada awal bulan November 2003, kaki saya semakin terasa panas, sakit, bengkak, kesemutan dan kebas/mati rasa. Selain itu, pada kedua tangan saya yang bengkak mulai muncul bercak-bercak putih. Akhirnya, saya memeriksakan diri saya ke sebuah rumah sakit di wilayah Jakarta Pusat. Saya menjalani pemeriksaan darah dan biopsi (pengambilan sampel kulit). Hasil pemeriksaan menyatakan saya menderita penyakit kusta. Dokter menjelaskan bahwa penyakit kusta adalah infeksi kronis yang disebabkan oleh kuman bakteri kusta yang menyerang syaraf tepi dengan tanda di kulit. Gejalanya adalah bercak-bercak berwarna putih atau kemerahan yang tampak merata di seluruh tubuh. Bagian tubuh tersebut menjadi mati rasa/kebas.



Saya diberi obat-obatan dan vitamin untuk mematikan kuman dan meningkatkan daya tahan tubuh yang harus saya minum selama 1 tahun. Namun bukannya sembuh malah efek samping obat tersebut membuat kulit saya menjadi hitam, telapak kaki pecah-pecah dan berat badan saya turun dari 70 kg menjadi 57 kg.

Dalam keadaan demikian setiap tengah malam saya terus berdoa dan memohon belas kasihan Tuhan. Tuhan mendengarkan doa-doa saya.



KPPI: Perjuangan Iman Terus-Menerus



Pada hari Sabtu, tanggal 6 November 2004, saya menyetel radio Heartline dan mendengar acara “Talkshow KPPI” yang menceritakan tentang mujizat kesembuhan yang terjadi di KPPI. Malam itu juga saya menelepon ke radio Heartline untuk memohon bantuan doa dari hamba-hamba Tuhan yang melayani di Talkshow KPPI. Tidak kebetulan, di apotik dimana anak saya bekerja selalu tersedia undangan KPPI. Sehingga ia membawakan undangan KPPI tersebut untuk saya. Saat itu saya memutuskan akan datang sendiri ke KPPI.



Beberapa hari kemudian, 2 orang hamba Tuhan dari KPPI datang dan mengundang saya ke KPPI. Dengan senang hati saya menerima undangan mereka.



Pada hari Kamis, tanggal 11 November 2004, saya datang ke KPPI untuk pertama kalinya. Ketika puji-pujian berlangsung saya merasa begitu dihiburkan dan merasa Tuhan begitu dekat. Iman saya dibangkitkan dan dikuatkan. Pada saat doa kesembuhan, saya belum merasakan kesembuhan secara total namun hal ini tidak membuat saya kecil hati. Saya tetap beriman. Saya terus menghadiri KPPI berkali-kali dan selalu merasakan ada perubahan pada penyakit saya.



Mengalami Jamahan Tuhan yang Nyata



Pada hari Kamis, tanggal 24 Februari 2005, saya datang kembali ke KPPI dengan kondisi kaki yang bengkak dan terasa panas sekali. Saya tetap beriman bahwa saya pasti disembuhkan. Saat Firman Tuhan disampaikan iman saya semakin dibangkitkan. Pada saat doa kesembuhan, hamba Tuhan di panggung bertanya kepada saya : “Bapak sakit apa?” Saya menjawab, “Saya sakit kusta.” Beliau bertanya, “Bapak percaya Tuhan Yesus pasti menyembuhkan ?” Lalu beliau menumpangkan tangan di atas kedua kaki saya dan mendoakan saya. Seketika itu juga rasa panas pada kaki kanan saya hilang. Puji Tuhan ! Saya tahu saya telah disembuhkan.



Pada tanggal 10 Maret 2005, saya datang kembali ke KPPI untuk kesekian kalinya. Setelah didoakan oleh hamba-hamba Tuhan di KPPI, kedua tangan dan kaki saya banyak mengalami perubahan.



Dinyatakan Sembuh Total Secara Medis



Untuk meyakinkan kesembuhan yang saya alami di KPPI, saya pergi ke rumah sakit pada tanggal 14 Maret 2005. Dokter kembali melakukan tes darah dan biopsi. Ternyata hasilnya negatif : Sudah tidak terdapat kuman lagi pada tubuh saya, penyakit kusta saya telah sembuh total. Haleluya ! Tuhan Yesus sungguh ajaib bagi saya.



Saya sangat bersyukur atas mujizat kesembuhan yang Tuhan berikan dan saya memutuskan untuk mengasihi dan melayani Dia dengan lebih sungguh-sungguh. (sumber www.kppi.or.id)



dilihat : 593 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution