Jum'at, 19 April 2019 13:19:33 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 140
Total pengunjung : 493549
Hits hari ini : 804
Total hits : 4537787
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kekristenan di Indonesia Hadapi 3 Tantangan Besar






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 15 Agustus 2005 00:00:00
Kekristenan di Indonesia Hadapi 3 Tantangan Besar
“Kekristenan di seluruh dunia termasuk di Indonesia pada masa kini menghadapi 3 tantangan besar yang mau tidak mau harus dihadapi,”demikian pernyataan Rev. Prof. Joseph Tong, Ph.D. dalam orasi ilmiahnya pada saat wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Theologi Injili Efrata (STTIE) dan wisuda pasca sarjana International Theological Seminary yang telah membuka kelas khusus di Indonesia hasil kerjasama dengan STT IAA Pacet Mojokerto (Pusat Study Theology Internasional/PSTI), yang diadakan di aula Departemen Agama (Depag) Jawa Timur hari sabtu (6/8).



Dengan mengacu pada I Korintus 8:5-6, ketiga tantangan yang harus dihadapi oleh Kekristenan tersebut menurut President of International Theological Seminary, (ITS), Los Angeles, USA tersebut adalah tantangan agama-agama, tantangan kebudayaan dan tantangan politik yang telah menjadi system mengakar sehingga gereja Tuhan di Indonesia mau tidak mau harus menghadapinya..



Hal yang menyebabkan adanya tantangan tersebut menurut pakar Teologi Sistematika dan Filsafat Teologi tersebut adalah penguasaan setan terhadap segala segi kehidupan manusia baik sosial, ekonomi, kemanusiaan dan politik. Karena mengakarnya kuasa gelap tersebut semua pemimpin dan pengambil keputusan telah terikat ke dalam sistem yang kacau sehingga kebijakan dan garis sistem yang dihasilkan seringkali menimbulkan permasalahan yang harus diselesaikan oleh orang-orang yang dipimpinnya.



Mengenai jalan keluar dari ketiga tantangan tersebut, pada bagian akhir orasi ilmiahnya, saudara dari DR. Stephen Tong dan MR. Solomon Tong tersebut menyatakan bahwa gereja harus kembali kepada Firman Allah dalam membangun sistem kehidupan yang dapat mengarah kepada pemulihan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. (Yos/Yusak)

dilihat : 428 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution