Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/pustaka1/domains/pustakalewi.net/public_html/config.php on line 10
PUSTAKALEWI NEWS
 Jum'at, 13 Desember 2019 17:58:09 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 2
Total pengunjung : 20599
Hits hari ini : 855
Total hits : 567038
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -BPS: Harga Bahan Pokok Jatim Stabil






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 01 November 2019 17:30:59
BPS: Harga Bahan Pokok Jatim Stabil
Surabaya - Bulan Oktober 2019 Jawa Timur mengalmi deflasi sebesar 0,02 persen. Hal tersebut menunjukan harga berbagai komoditas bahan pokok (Bapok) cukup stabil karena kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur cukup baik.

Dari delapan kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jawa Timur, lima kota mengalami inflasi dan tiga kota mengalami deflasi. “Inflasi tertinggi di Kediri yang mencapai 0,32 persen, sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Banyuwangi sebesar 0,09 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono, kepada JNR Kominfo Jatim, Jumat (1/11).

Menurutnya, deflasi Oktober 2019 lebih rendah jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2018, dimana pada bulan Oktober 2018 mengalami inflasi sebesar 0,19 persen. Apabila dilihat tren musiman setiap bulan Oktober selama sepuluh tahun terakhir (2010-2019), terjadi lima kali inflasi dan lima kali deflasi.

“Bulan Oktober 2014 merupakan inflasi tertinggi yaitu sebesar 0,44 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi pada bulan Oktober 2015 sebesar 0,19 persen,” tuturnya

Pada Oktober 2019, dari tujuh kelompok pengeluaran, dua kelompok mengalami deflasi dan lima kelompok mengalami inflasi. Kelompok yang mengalami inflasi tertinggi adalah kelompok kesehatan sebesar 0,44 persen, sedangkan kelompok yang mengalami deflasi tertinggi adalah kelompok bahan makanan sebesar 0,40 persen.

Sementara komoditas utama yang memberikan andil terbesar terhadap deflasi Jawa Timur bulan Oktober 2019 ialah turunnya harga telur ayam ras, cabai rawit, dan emas perhiasan. Sedangkan komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar ialah naiknya harga daging ayam ras, rokok kretek filter, dan bawang merah.

Sedangkan laju inflasi tahun kalender Jawa Timur di bulan Oktober 2019 mencapai 1,35 persen, sementara tingkat inflasi tahun ke tahun (Oktober 2019 terhadap Oktober 2018) mencapai 2,24 persen.

Selama Oktober 2019 kelompok inti mengalami inflasi sebesar 0,07 persen, komponen yang diatur pemerintah mengalami inflasi 0,07 persen, dan komponen bergejolak mengalami deflasi sebesar 0,52 persen.info/red

dilihat : 15 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution